
halo.. "terdengar suara lembut menyapa telinga dibalik layar. angel terdiam ada perasaan gugup menyertainya.
"ya... " jawab angel pelan
"maaf yaw telat balas chatnya tadi lagi bicara sama mama, kamu ngga marah kan" tanya mike begitu lembut.
angel spontan menggeleng kan kepalanya walaupun tidak ada yang melihatnya. dia seolah - olah sedang berhadapan dengan sipemilik suara merdu itu.
"santai az, bagaimana besok jadi" tanya angel
"okey, besok aku samperin kamu di kantin dech" jawab mike
"ya Udah sampai ketemu besok yaw" lanjut angel sambil mematikan pendeknya saat Nike menjawab perkataannya.
***
keesokan harinya angel segera menarik sahabatnya dewi untuk menuju kantin sekolah ketika suara bel istirahat berbunyi
" heiiii, sabar donk gue rapiin buku dulu, tumben banget loe ngebut ke kantin" teriak dewi.
angel hanya diam tak menjawab pertanyaan dewi namun tetap menarik paksa sahabatnya itu. sesampai di kantin angel langsung mencari tempat duduk paling pojok dan dengan santainya berkata pada sahabatnya.
"pesenin gue jus strawberry, kentang goreng sama sandwich yaw, gue laper banget neh"
dewi terlihat kesal namun tetap pergi untuk memesan pesanan sahabatnya. angel hanya tersenyum dan fokus kembali kepada ponselnya. sekali - sekali ia mengedarkan pandangan ke setiap sudut kantin yang terlihat mulai ramai dengan siswa siswi lainnya.
ketika dewi dan angel sedang menikmati makan siang mereka tampak lima cewe mendekati mereka.
"ooo jadi ini cewe yang kegatelan deketin cowok orang" ujar salah satu dari mereka
"cantik dari mana, lebih cantik loe kemana-kemana deh sis, apa sih yang dilihat cowok loe dari cewek ini" tambah yang lainnya
angel dan dewi hanya saling pandang karena mereka merasa tidak pernah mencari masalah dengan kakak kelas. karena merasa diacuhkan cewe yang bernama siska kemudian berkata.
angel menatap siska setelah nama kekasihnya disebut, terlihat olehnya cewek tersebut tersenyum mengejeknya dan pergi begitu saja bersama teman-temannya.
"apa maksud nenek lampir tadi? " tanya dewi penasaran. angel hanya mengangkat kedua bahunya acuh tak acuh padahal dada terasa bergemuruh menahan amarah. angel bukan gadis bodor yang tidak mengerti maksud dari kakak jelasnya. ia yakin ini pasti ada hubungannya dengan kekasihnya indra.
tiba - tiba ponselnya berbunyi dan mimik wajah angel pun berubah, ada senyuman tipis terlihat pada wajahnya.
"hai... " sapa angel
terdengar hela nafas panjang di seberang telp kemudian sang penelpon berkata
"maaf sebelumnya, aku ingkar janji lagi mungkin kamu ngga bakalan mau ketemu aku deh, hari ini aku lagi ada urusan mendadak jadi ngga bisa ketemu sama kamu"
angel yang mendengar penjelasan sang penelpon hanya tersenyum dan menjawab
" ngga apa apa mike santai, masih ada waktu. kamu selesai dulu semuanya"
sebelum Nike menjawab terdengar suara memanggilnya
"ayo mike temen - teman udah pada ngumpul"
"nanti aku telp lagi yaw, makasih atas pengertiannya" lanjut mike dan mematikan ponselnya.
angel hanya menghela nafas dan tersenyum sedangkan dewi menatap penasaran ke sahabatnya.
"apa ada yang mau loe ceritaan ke gue" tanya dewi dengan tatapan penuh tanya.
belum sempat Angel menjawab tiba - tiba terdengar suara lonceng berbunyi menandakan mereka harus kembali ke ruang kelas untuk mengikuti pelajaran berikutnya.
"