angelia

angelia
5



angel menghempaskan tubuhnya diatas kasur setelah mengganti bajunya dengan piyama dan membasuh wajah, baru saja ia akan memejamkan mata, tiba - tiba handphonenya bergetar "drrrrrt...drrrrt....!!!!"


"udh tidur.." pesan dari nomor tak dikenal, angel memicingkan matanya dan mengingat siapa pemilik nomor itu


"belum, siapa ya??" balas angel


"gue indra, gue ngga nganggu kan" tanya nomor tak dikenal tersebut.


"indra, indra sapa ya?? ujar angel dalam hati sambil berpikir, tiba - tiba ia ingat cowo yang tadi tiba2 meminta nomornya itu.


"indra yang tadi ngaku2 kenalan temen gue?"


lama tak ada balasan dari nomor tak dikenal tersebut hingga tanpa sadar angel terlelap ke dalam mimpi.


***


seperti biasa tampak keriuhan suara didalam kelas sebagai tanda mereka siap untuk mengikuti aktivitas belajar mengajar hari ini. angel terlihat sibuk dengan handphonenya tanpa memperdulikan keributan teman - temannya yang lain.


"ehhhmmm" suara berat terdengar dari arah pintu dan suasana kelas terlihat hening kembali, mereka sibuk mendengar dan mencatat materi yang diberikan guru hari ini.


"teeeeett...teeeetttt..!!" suara bel pertanda pergantian jam pelajaran telah usai, keriuhan kembali terjadi didalam kelas saat punggung guru mereka menjauh dari pintu kelas.


"ngel, kekantin yuksss gue udah laper banget nich" ajak dewi sambil memasukkan bukunya. angel hanya tersenyum dan mengikuti langkah sahabatnya.


"ngel gimana kelanjutannya" tanya dewi penasaran sambil menggoyangkan tangan angel.


"kelanjutan apa??"ujar angel balik tanpa mengalihkan pandangannya.


"cowok yang kemarin" jawab dewi antusias


"indra maksud loe??nich gue lagi chat sama dia" kata angel santai sambil nunjukin ke dewi.


"ouch jadi namanya indra, baru juga sehari udah gombal banget nich cowok" mata dewi


membulat sempurna membaca seluruh pesan singkat antara angel dan indra.


angel hanya mengangkat sedikit bahunya cuek dan menikmati makanan mereka yang telah datang. saat mereka asyik bercerita tak karuan sambil menikmati makan siangnya, segerombolan anak cowo datang mendekati meja mereka.


" boleh ikut gabung ngga" tanya ari yang tak lain teman sekelas sekaligus ketua kelas mereka.


" tumben kalian mau gabung sama kita, biasanya kan kalian selalu gabung sama genknya tyas" tanya dewi heran sambil menggeser posisi duduknya memberi tempat untuk ari dan teman-temannya.


Angel hanya tersenyum dan bangkit dari tempat duduknya. baru saja akan melangkah tangannya di tarik oleh ari "mau kemana??". angel hanya diam dengan tatapan heran dengan sikap ari saat itu langsung tersadar dan menjawab "gue balik kelaslah, loe nikmati az makan siang loe sebentar lagi kan udah mau masuk kelas" menepis tangan ari dan menarik tangan dewi untuk pergi bersama. Ari hanya menghela nafas melihat angel pergi begitu saja, nafsu makannya menjadi hilang entah kemana.


ditempat lain setelah keluar dari dari angel dan dewi dibuat terkejut dengan apa yang mereka lihat. Andre cowok yang 1 tahun menghiasi hidupnya, cowok yang selama ini ia banggakan dan 2 hari lalu memutuskan hubungan mereka secara sepihak melalui telphone sekarang terlihat tertawa mesra dengan teman sekelasnya maya. tubuhnya bergetar menahan sesak dadanya, tangannya meremas rok abu - abunya. Angel menggigit bibir bagian bawahnya menahan agar air matanya yang sedari tadi memaksa untuk keluar tidak mengalir namun tetap saja ia tak kuasa menahan semua itu.