angelia

angelia
4



saat tatapan mereka saling beradu kedua cowok tersebut tersenyum kepada angel. angel pun mengalihkan pandangannya karena merasa canggung, namun dia terus merasa seperti ditatap oleh kedua cowo tersebut.


Angel pun berbisik kepada dewi " udah sampe mana cowo yang kamu tunggu??" dewi tak menjawab tapi sibuk dengan hpnya. angelia pun berkata " coba liat 2 cowo disana, apa mungkin mereka?" dewi pun mengalihkan pandangannya kepada mereka dan dia menjawab "kayaknya bukan dech". setelah berjam - jam menanti dan yang ditunggu tak kunjung terlihat batang hidungnya, akhirnya mereka pun sepakat untuk balik pulang dan kedua cowok yang dari awal menatap mereka telah menanti di tangga.


"hai cewe, boleh kenalan??" tanya salah seorang cowo sambil memegang tangan angel. angel kaget dan menghempas tangan cowo tersebut dan pergi begitu saja namun kedua cowo tersebut tetap mengikuti langkah mereka. setelah masuk ke dalam mobil angel menggerutu habis


"apaan sich itu cowo main pegang - pegang tangan, udah ngga kenal" dewi hanya tertawa seraya menghidupkan mobilnya.


"tiiin....tiiiiinnn...!!! suara klason mobil mengikuti mereka sepanjang perjalanan, angel menoleh ke arah suara tersebut " eh, wi minggirin mobil dech, apa sich maksud mereka dari tadi kaya gitu" geram angel, dewi hanya diam dan mengikuti kata - kata sahabatnya.


saat mereka menepi mobil tersebut pun menepi, kaca mobil pun dibuka dan angel melihat bahwa itu cowok yang tadi memegang tangannya. "ada masalah apa loe berdua ngikutin kita dari tadi" bentak angel, cowo itu hanya tersenyum dan berkata " gue nunggu loe dari tadi" angelia bingung dengan jawaban si cowok, sambil menatap sahabatnya dan berkata kembali " loe ivan kenalan sahabat gue???" cowo itu mengiyakan dan meminta angelia untuk menepi mencari tempat untuk berbicara sebentar saja dan akhirnya mereka sepakat menuju pantai.


baru saja angel akan turun dari mobil salah satu cowo tersebut langsung menarik tangannya, angel kaget dan mengikutinya sambil menatap dewi. " boleh minta nomor hp loe??" angel bingung dan menanti sahabatnya yang berjalan menghampiri mereka. " maaf bukannya tadi loe bilang kalo loe ivan kenalan sahabat gue" ujar angel sambil menunjuk sahabatnya dewi yang tersenyum menatap cowok tersebut. cowok tersebut menatap dewi sebentar dan kembali mengalihkan pandangan kepada angel


" bukan, gue dari tadi mandangi loe dan pengen kenal sama loe lebih deket" ujarnya seraya mengambil hp dari tangan angel dan menyimpan nomornya. angel terdiam bagai patung karena merasa tidak enak dengan sahabatnya yang telah berdiri disampingnya.


"ini nomor gue dan nomor loe udah gue save juga" ujar cowok tersebut sambil mengembalikan hp angel. angel hanya terdiam menatap cowo tersebut dan meninggalkannya begitu saja, sepanjang perjalanan angel hanya terdiam, pikiran berkecamuk antara rasa bersalah, kesal dan senang sampai akhirnya suara dewi mengagetkannya


"ngel, udah sampe rumah loe nich"


" makasi, loe hati - hati yaw nyetirnya" ujar angel seraya turun, "oke, besok gue jemput loe yaw, jangan sampe kesiangan gara - gara sibuk chat sama cowo tadi" jawab dewi sambil tersenyum, angel hanya tersenyum menatap mobil sahabatnya pergi menjauh.