angelia

angelia
6



angelia berlari meninggalkan dewi menuju toilet, disana ia menangis menumpahkan semua rasa sakit yang ia rasakan. memandang wajah menyedihkannya didepan cermin seakan bertanya apa salahnya hingga rasa sakit ini yang dia dapatkan. angel menuju ruang guru untuk meminta ijin pulang mendahului dengan alasan sakit, setelah mendapatkan ijin ia pun masuk ke kelas untuk mengambil tasnya. dewi hanya diam saat melihat langkah gontai sahabatnya, dia menggenggam tangan sahabatnya namun tak berani untuk berkata - kata karena ia mengerti dengan rasa kecewa yang dirasakan sahabatnya saat ini. Angel hanya tersenyum walau terpaksa ia berkata "gue ga pa pa" dan pergi dari kelasnya.


**


disebuah cafe terlihat seorang gadis cantik dengan dress selutut berwarna navvy tanpa lengan duduk asyik dengan jus ditangannya seraya senyum manis setelah melihat kedatangan gadis lainnya.


"sorry, gue telat" gumam dewi sambil duduk dan memesan beberapa menu. Angelia tampak kaget melihat menu makanan yang dipesan oleh sahabatnya.


"gpp, tapi kenapa loe banyak banget pesen makanan? emank bakalan bisa loe habisin" tanya angelia heran. dewi yang sibuk dengan handphonenya hanya nyengir menatap sahabatnya.


"ngel, loe udah ga pa pa kan tentang kejadian tadi pagi??" tanya dewi dengan pandangan serius.


"kejadian apa?" jawab angel pura-pura lupa sambil menyeruput jusnya untuk menghilangkan rasa kering kerongkongannya.


sebelum dewi melanjutkan kalimatnya ari dan kawan - kawannya sudah duduk didepan mereka.


"haii" sapa ari merasa tak enak melihat tatapan penuh curiga dari angelia. Melihat sikap ari yang sok akrab membuat angelia malas. dewi yang merasakan kecanggungan itu berusaha mencairkan suasana.


"gue yang ajak mereka kesini buat hang out bareng" ujar dewi.


"ooo" jawab angelia singkat seraya meletakkan handphonenya.


"jadi kita mau kemana sekarang" tanya angelia menatap sahabat dan teman - temannya bergantian.


"kita ke mall, udah lama banget gue ngga shopping2, terus nonton ke bioskop" jawab dewi penuh semangat.


"oke..!!!!" jawab mereka sepakat.


2 minggu kemudian semua kembali seperti biasanya, angel sudah terbiasa dengan sikap mesra andre dan maya, angelia pun terlihat akrab dengan ari dan kawan-kawannya. seperti pagi ini angelia dijemput dewi untuk berangkat sekolah bareng.


tiiiinnnt......tiiiinnntt..!!! terdengar suara klason mobil dewi


"ma, pa angel berangkat dulu ya, itu dewi udah jemput" pamit angel sambil mencium pipi mama dan papa ya bergiliran dan berlari kecil menuju gerbang.


"ngel" panggil dewi sambil fokus menyetir


"yupz, kenapa" jawab angel sambil mengetik pesan keseseorang


"sejauh mana hubunganmu dengan indra" tanya dewi kembali


"biasa az, dia udah nembak gue beberapa kali cuma gue belum jawab"


"gue harap loe putusin contact sama indra dech, karena entah kenapa dari awal kita ketemu dia......" dewi menggantung kalimatnya dan menatap angelia. dewi menghela nafas


"gue ngrasa dia cowok ngga bener" lanjut dewi ragu takut sahabatnya kesal. angelia tersenyum dan menepuk bahu sahabat baiknya "percaya sama gue, gue ngga akan kemakan gombalnya"


dewi hanya terdiam dan mengikuti sahabatnya turun dari mobil menuju kelas.


**


pelajaran telah usai, semua siswa berhamburan keluar kelas menuju rumah masing - masing namun angel masih mematung di bangkunya sambil membolak balik kertas ditangannya. mata angelia sesaat membulat membaca isi kertas tersebut.


"hai kamu gadis manis yang duduk di bangku ini apa ada kesempatan untuk mengenalmu lebih dekat"