Alfino

Alfino
pertama masuk sekolah



pagi ini ayu bersama anak-anaknya pergi ke sekolah favorit termasuk Alvin. ayu akan mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah itu di saat ayu sudah selesai mendaftarkan anak-anak ada seorang teman kuliahnya dulu juga mendaftarkan anaknya.


"ayu"panggil wanita itu


"eh kamu Delia kamu apa kabar?"


"Alhamdulillah baik kamu sendiri gimana?"


"Alhamdulillah aku juga baik"


wanita itu melihat satu-satu para bojol di samping ayu yang sedang duduk.


"anak kamu udah berapa yu"


"tiga"


"wow hebat kamu"kata Delia ayu hanya tersenyum.


"Alvin Vina Dino kenalin tante Delia teman kuliah bunda dulu"


"hai Tante saya Vina"


"saku Dino Tante" Vina dan Dino berdiri Salim ke Delia.


kecuali Alvin yang bersedekap dada acu.


"dia anak pertamaku namanya Alvin,, Alvin Salim dulu sama Tante"


Alvin hanya menatap sekilas mengganggu kemudian kembali acu.


"maaf anakku yang satu itu emang agak jutek kayak bapaknya"bisik ayu.


"o,,"Delia hanya membulatkan mulutnya berbentuk o


"kamu ke sini sama siapa"


"sama anakku dia masih ada di toilet"


"sudah punya anak berapa kamu del"


"masih satu seumuran dengan anakmu yang kedua kayaknya deh baru masuk SMP soalnya"


"Sama dong tante aku juga baru masuk SMP"


"iya semoga kalian satu kelas ya "


kata Delia


"nah itu dia rel sini kenalin teman mama dan anak-anaknya temennya mama"


"hai Tante"ucap farel anak Delia sambil Salim.


"hai kenalin aku Vina semoga kita bisa satu kelas"Vina mengulurkan tangan ke farel sambil senyum manis.


"aku farel"


Alvin hanya diam saja sampai di rumah seperti biasa dia akan mengurung dirinya di kamar.


"Fin makan siang yuk"teriak ayu dari balik pintu kamar Alvin.


ceklek,,


Alvin keluar dengan gaya cueknya sebenarnya males tapi dia laper mau nggak mau dia turun.


sampai di meja makan Vina mulai mengejeknya


"tumben mau turun makan bareng"


"Vina udah ayo makan"kata ayu dan Alvin hanya cuek.


mereka makan dalam keheningan.setelah Alfin selesai makan dia membawa piringnya ke wastafel kemudian ia mencucinya.


mereka bertiga melongo apa yang di lakukan oleh Alfin.


satu Minggu kemudian


tok tok tok


"kak,,"ketuk ayu ke kamar Alfin


ceklek


Alfin membuka kamar dengan malas,,


"ini seragam kamu sudah jadi,,besok kan sudah masuk sekolah,,ada tas dan sepatunya juga"ayu tersenyum sambil memberikan nya..


Alfin langsung menerima nya,,


"sama2 sayang,,habis ini turun ya makan malam"


"hmm,,"ayu turun dan Alfin menutup pintunya.


Alfin seminggu ini emang mau makan bersama keluarga ayahnya tanpa bicara selesai makan mencuci piring kemudian naik ke atas.


"udah biarin Kak biar bunda nanti yang nyuci"tapi tetap tak di hiraukan sama sekali..dia juga masih mendiami Fian.


paginya setelah selesai sarapan fian mengantar ke tiga anak nya kesekolah,,


"Vina masuk dulu ya yah"


"Dino juga"


"belajar yang pintar ya nak"


"assalamualaikum ayah"salam kedua anaknya kecuali Alfin yang langsung keluar mobil dan mau masuk,,


"Walaikumsalam"


"eh mau kemana,,Salim dulu sama ayah,,tidak punya sopan santun sama orang tua"ucap Vina sambil menarik tas Alfin.


"lepasin nggak "ucap Alfin datar


"nggak,,Salim dulu sama ayah"


"Vina udah gpp"kata Fian pasrah..


"dasar Gak punya sopan santun,,


"ayo no masuk"


"nanti di jemput sama pak datang ya"


"iya yah"


Alfin Vina dan Dino langsung masuk ke sekolah mereka masing-masing..


Alfin masuk ke kelas mencari bangku yang kosong dengan muka yang datar,, banyak para siswi yang menatapnya kagum dengan gayanya yang cuek dan dingin,,entah kenapa sejak kepergian sang mama Alfin agak pendiam..


dia duduk di meja paling belakang pojok kanan,


"hai kenalin gue Naura"kata siswi baru yang duduk di depan nya sedang mengulurkan tangannya dan di sambut ole alfin.


"Alfin,,"dengan muka datar..


"datar amat"batin naura


"hai bro gue Niko"kata siswa di sebelahnya.


"Alfin"


mereka berbincang2 sampai guru datang memperkenalkan diri,,guru wali kelas mereka seorang perempuan Bu endang..seorang perempuan mungkin usianya 40 tahun.


karna hari ini hari pertama masuk sekolah,,sekolah hanya mengadakan perkenalan sesama murid juga guru lain nya..


"eh Fin,,loe di jemput apa bawah motor sendiri"kata Niko yang berjejer dengan Naura juga.


"gue naik Angkotan"


"Angkotan"Niko dan Naura terkejut memandang satu sama lain..


"emang kenapa"kata Alfin dengan datar,,,


"lu bukan anak orang kaya"


"biasa aja,,"


Niko dan Naura masih belum mengerti dengan Alfin,,dia masuk ke sekolah ini karna biasiswa ato dia anak orang kaya"batin mereka berdua.


setelah sampai di depan gerbang Alfin yang berniat nunggu Angkotan di halte karna ia juga mau mencari kerja part time..


"kak cepetan,,lama amat sih"teriak Vina kesal yang nunggu Alfin gak keluar2,,


"pulang duluan Sono,,gue mau cari angin"datar Alfin


"iih nanti ayah marah kalo lu keluyuran"


"bukan urusan lu,"jawab Alfin berjalan melewati mobilnya pak Dadang.


"aku bilangin lu sama ayah,,biar di usir sekalian sama ayah"


"bilangin Sono,,gue gak takut"


"udahlah pak kita pulang aja,,gak usah pedulikan dia,, tidak tau terimakasih sama sekali"guman Vina..