Alfino

Alfino
cerita lama part 2 (pengakuan sang mama)



"Bilang sekali lagi,,,


"Aku suka kamu,,,"


"Opsss,,ayu langsung berdiri dan menutup mulutnya,,


Tapi Fian langsung menarik tengkuk ayu dan membuka tangan ayu yg ada di mulutnya kemudian Fian mel****t bibir ayu dengan lembut beberapa menit,,,kemudian Fian mengusap bibir ranum ayu yang basah karna ulahnya..


"Tuan,,,"


"Kenapa,,,kamu suka kan,,"


ayu mengangguk kemudian menggeleng,,,


"tidak"


"AW,,,ayu kena jitakan dari Fian,,,


"Aneh,,cepat lakukan yg bener,,"


"Ah iya tuan"


setelah ayu menyelesaikan pekerjaan ayu keluar ke dapur dengan senyum 2 sendiri


"ah mikir apa sih aku ini' guman ayu mnepok jidatnya sendiri.


kemudian ia mengambilkan makanan untuk Fian dan di bawah ke kamarnya.


"tuan kan sudah bisa makan sendiri,,saya keluar untuk pekerjaan lain ya tuan"


"suapin saya dulu"ucap Fian ayu hanya diam..


"kenapa,,,mau aku cium kamu"


ayu langsung menggeleng cepat


"baiklah"


akhirnya ayu menyuapi Fian Dengan telaten sampai habis.meskipun ia harus menahan jantungnya yang mulai tak karuan.


"maukah kamu menikah denganku"tanya Fian di hadapan ayu,,"ayu pun terkejut dan membelalakkan matanya.


"tuan bercanda,,"


"aku serius"


ayu terkekeh,,,


"saya tidak pantas buat tuan"


"yang pantas itu yang seperti apa"


"ya sederajat dengan tuan,,saya kan hanya seorang perawat"


"tapi di hadapan Allah kita itu sama"


ayu terdiam,


"saya permisi sebentar tuan"ayu pun keluar dengan membawa piring kotor.


'kamu pasti sudah bahagia bersama laki2 lain mita'guman Fian..


'aku juga akan menunjukkan kepadamu bawah aku juga bahagia dengan lainnya.


kalo boleh jujur,,Fian masih mencintai Mita,,tapi dia harus move on.


"fian apa kamu tidak ingin menikah lagi"tanya mama yg ada di meja makan.


"mau,, tapi dengan pilihan ku sendiri"


"tapi mama sudah memilihkan kamu perempuan yang baik"


"yang mama maksud baik seperti angel"ketus fian


"udalah ma,,Fian sudah punya pilihan sendiri,,Fian akan menikahi ayu"


"ayu,,!!"mama terkejut


"kenapa harus dia Fian,,yang lain nya kan banyak,,apa kamu lupa dengan mantan istri kamu kemarin,apa kamu tidak takut akan di tinggalkan lagi,,"


"cukup ma,,jika mama tidak setuju maka Fian tidak akan menikah lagi,dan jika mama trs menjodohkan Fian,Fian akan pergi dari rumah"ucap Fian tegas dan meninggalkan mamanya sendiri.


dan sesuai rencana Fian hari ini ia menikah dengan ayu sang perawat,,ayu tidak punya ibu,dia hanya punya ayah dan kakak laki-laki yang sudah menikah.


dan mau tidak mau mama Fian setuju,,3 bulan menikah dengan Fian ayu tidak pernah di tegur sapa dengan mamanya,,mamanya hanya diam dan agak ketus sama ayu.


'apa mbk Mita juga merasakan seperti yang aku rasakan'kata ayu dalam hati


Fian sudah menceritakan semua tentang ia dengan Mita dulu dari awal ia berpacaran dengan Mita hingga menikah dan punya anak sampai terjadi lah kecelakaan.


'apa mbk Mita pergi juga karna mama ya,,dan ada sesuatu yang di sembunyikan mama'batin ayu.


"assalamualaikum,,"salam Fian pulang dari kantor.


"Walaikumsalam,,"


"mama mana kok sepi"


"udah biarin,, nanti juga bosan sendiri"


5bulan Fian menikah ayu sudah hamil 2 bulan,,awalnya mama Fian biasa saja,,tapi lama2 dia kasihan melihat ayu yang kepayahan karna mual muntah terus,,dia teringat saat ia hamil Fian dulu,,


ayu merasa bahagia karna mama mertuanya bisa baik juga,,kenapa sama istrinya Fian dulu tidak pernah baik,,,.


hingga akhirnya ayu melahirkan anak mereka yang pertama,anak mereka perempuan cantik,,mata hidung dan bibir mirip Fian tp rambut dan kulitnya ikut sang ibu yang berkulit kuning Langsat,,tidak seperti Alfin,,,semuanya mirip dengan Fian.


"cucu Oma cantik aduduh mirip kamu banget Fian,, apa kamu sudah punya nama untuknya.


"Alvina Barata putra,,sama dengan nama kakaknya,,,"ucap Fian lirih di akhir kalimat,,


"maksud kamu,,!"tanya mama fian


"hah,,bukan maksudnya dia akan menjadi kaka nanti,,ayu dan Dian hanya saling memandang.


"kenapa kamu tidak ngomong aja Sama mama kalo dia juga punya cucu laki-laki,,"kata ayu setelah mamanya pulang.


"aku tidak mau merusak kebahagiaan Mita sayang,,kalo mama tau dia akan merebutnya dan membawa pulang.lagian aku sudah punya kamu,,"jawab Fian tersenyum"


"yakin kamu sudah tidak ada perasaan dengan nya,,7tahun Lo,,"ledek ayu,,


"sedikit,,"sambil mengelus pipi ayu dan ayu hanya mencebik,,


'kamu mirip bgt dengan Mita jika seperti itu,,maafkan aku yu,,aku belum bisa melupakan dia sampai detik ini,,tapi aku juga sayang sama kamu,,,'dinpamdamginya ayu kemudian ia mengecup keningnya,,istirahatlah,,,


beberapa tahun kemudian saat ayu dan Fian sudah mempunyai anak lagi yang kedua laki laki berumur 2tahun,mama Fian sakit keras,,rasanya ajalnya akal menjemputnya,,itu yang dia rasa,,sepertinya malaikat sangat ingin dia meminta maaf kepada Mita yang sudah membuat ia pergi dan memfitnah nya,,


"fi,,an""kata mama Fian yang ngomongnya sudah tersedat2 di kamar rumah sakit.fiam sendiri disitu, sedang


ayu lagi keluar mencari makan.


""ada apa ma,,mama mau minum"mamanya hanya menggeleng.


"ma-ma,, minta-ma-af,,dulu ma-ma sudah,,memisah-kan kamu dengan Mita-, ma-ma sudah- membohongi kamu-mita tidak pernah-pergi dengan-laki2 lain,,ma-ma yang- sudah mengusirnya,,tolong sampaikan-maaf mama kepadanya." dengan nafas terengah-engah"


duuaaaarrrr


hatinya bagai di hantam ribuan batu yang sangatlah menyakitkan dan sesak.mayanya berkaca kaca


"kenapa mama melakukan itu,,padahal ada anak kecil dan masih bayi yang membutuhkan Fian ma,,cucu mama,,kenapa mama tega memisahkan Fian dan Mita,,"lirihnya sambil menangis terisak


deg


hati mama Fian tersentak mendengar penuturan Fian, bawah ada bayi yang membutuhkan dia.mamanya sangat lah berdosa dan bersalah telah melantarkan cucunya,,dia tidak tau bawah Fian sudah mempunyai anak dengan Mita.


beberapa hari ini mama Fian sering bermimpi bertemu Mita dengan seorang anak laki2 berusia 12tahun,,saking merasa bersalahnya dia hingga sampai kebawah mimpi.


"maafin mama nak,-"setelah itu mama Fian menghembuskan nafas terakhirnya.


"ma,,,mama!pekik Fian.. innalilahi,,


"kenapa baru terungkap ma,,terus dia dimana ma,,"tangis Fian


"mas,,kenapa"tanya ayu yang baru balik membeli makanan,,


"mama sudah tidak ada bun,,"


"innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un,,mama,,"


setelah mengurus segala adminitrasi di rumah sakit,,jenazah di bawah pulang di sembayangkan kemudian di kebumikan,,,


malam nya Fian termenung di kamarnya..


"ikhlaskan mas,,"


"mas udah ikhlas Bun,,


"sebelum mama pergi mama bilang kalo selama ini Mita tidak pernah pergi meninggalkan aku,, tapi Mita pergi karna di usir dengan mama"


"astaghfirullah,,bener kan feeling ku kalo mabk Mita tidak pernah pergi meninggalkan mas,,


"cari dia mas dan anak mas,,"


"tidak,,,mas sudah punya kamu dan anak2,,mungkin dia sudah bahagia"


"iya kalo bahagia kalao tidak,,setidaknya mas harus tau keadaan mereka,,mas harus tanggung jawab,,"


"kamu tidak apa-apa"tanya Fian dengan senduh


",,aku percaya sama mas,,"jawab ayu dengan senyuman,,,


"terimakasih,,kamu memang terbaik,,"


"baikan mana aku sama mbk Mita,,"goda ayu


"kalian sama2 perempuan yang baik"


mereka saling berpelukan.


Fian coba mencari kesana kemari tidak pernah ketemu,,(gimana mau ketemu,,orang Mita dan anaknya ada di gang sempit dan Mita juga jarang keluar karna sakit ya GK ketemu,,Mita jg TDK pernah periksa,,dia hanya periksa 1kali dan setelah mengetahui bahwa dia terkena kanker otak tidak pernah berobat,ia sembunyikan penyakit nya dari siapapun hingga stadium 3 baru Mita bercerita kepada Arum tapi Mita tetap tidak mau berobat karna biaya kemo sangat mahal,mending buat Fian sekolah. )


hingga pada sampai detik2 Mita ingin menghembus kan nafas terakhir baru ia bertemu dan itupun ia di pertemukan oleh anak nya.