
"Fin kesini sebentar"dengan suara lemahnya Mita memanggil anaknya Alfin yang sedang belajar di ruang tamu.
"Iya ma,,
"Kenapa,,mama mau minum"
Mita menggelengkan kepalanya lemah.
"Kalau mama sudah tidak ada,kamu mau kan ikut papa,,"
"Mama jangan bilang seperti itu,mama pasti sembuh"kata Alfin dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Mita tersenyum
"Alfin gak mau ikut papa,papa udah jahat sama kita,dia sudah gak sayang sama kita dan gak peduli sama kita,,"kata Alfin lagi dengan air mata yang sudah mengalir di pipi.
Mita merai tangan alfin
"Alfin ingin ketemu sama papa kan,,"sambil mengelus punggung tangan alfin
"Udah gak"sambil menggelengkan kepalanya
"Mama tidak akan tenang jika mama udah pergi,kamu gak ada yang menemani,,"
"Ada mama dan juga ibu Arum,,mama jangan ngomong gitu terus donk"ucap Alfin yg sudah sesenggukan 😭.
"Kamu sayang mama kan,,"yang di angguki ole Alfin .
"Jadi mau kan kamu ikut papa,karna kita tidak punya siapa-siapa jalan satu2nya adalah kamu ikut papa,,mama tidak ingin ngrepotin ibu Arum terus menerus sayang.
"Nanti papa gak sayang sama Alfin"
"pasti sayang kamu,,,dulu waktu kamu masih kecil papa sayang banget sama kamu"
"Iya dulu,,sekarang kan udah beda lagi,,apalagi kalau papa udah punya istri lagi dan anak lagi pasti Alfin gak di pedulikan lagi"
"Semoga papa dan keluarganya tidak begitu sayang"sambil mengelus rambut alfin
"Pokoknya mama harus sembuh gak boleh ninggalin Alfin sendiri"😭Mita langsung memeluk Alfin yang sudah sesenggukan.
Sesaat kemudian
"Tolong kamu ambilkan kotak yang ada di atas lemari itu"
Alfin pun mengulas pelukan nya dan berjalan mengambil sebuah kotak yang di maksud oleh mamanya dan memberikan nya.mita pun membuka kotak itu dan di dalam nya ada sebuah foto pengantin sederhana dan foto bertiga.di foto itu ada seorang laki2 tampan yang sedang menggendong seorang bayi laki2 yang berumur sekitar 3bulan itu,yang tak kalah tampannya dengan yang menggendongnya.
"Ini papa,,dan ini kamu "tunjuk Mita pada gambar tersebut,,dia tampan kan sama kayak kamu"
"Tampanan juga aku"
Kata Alfin cemberut di sisa sesenggukannya.
"Iya tampan kamu"senyum mita
"Dan ini alamat rumah papa kamu,jika nanti mama udah pergi kamu datang ya kerumah papa"dengan air mata yang sudah mengalir.
"aaahhh,,mama jangan ngomong pergi2 terus donk"Alfin di buat menagis lagi dengan memeluk mamanya .
"Mama sayang banget sama kamu Fin,jadilah anak yang kuat dalam segala hal,jadi anak yang Sholeh pinter,,jangan lupa sama sholatnya",,
Alfin hanya mengangguk an kepalanya,dan tiba2 badan Mita menggigil,,Alfin sangat panik dan berlarian keluar untuk meminta bantuan kepada Arum tetangga yang sangat baik yang sudah ia anggap ibu sendiri untuk membawa mita kerumah sakit,,setelah di rumah sakit Mita segera di periksa.dokter keluar dan,,
"Keluarga pasien"
"Saya dok saya anaknya"
"Saya saudaranya dok"
"Ayah kamu dimana nak,,karna ini masalah serius jadi kami harus membicarakan secara langsung kepada dia,,"
"Ayah saya,,(Alfin sempat terdiam)masih kerja di luar kota nanti akan saya hubungi ayah saya,tapi gimana keadaan mama saya,,"masih dengan air mata yg mengalir,,
"Dia dalam keadaan kritis,,makanya adek cepat hubungi ayahnya segera ya,,
"Baik dok,,terima kasih,,,"
Bu Arum mengusap punggung Alfin dengan menguatkan dia.
Bagiaman bisa anak yang beranjak dewasa ini yang masih SMP kelas 2 mengalami ini semua tanpa ada sanak keluarga di sampingnya.bu Arum sampai ikut meneteskan air matanya.
"Yang sabar ya nak,,"
"Bu Arum,,apa Alfin boleh nitip mama sebentar,,2jam saja nanti Alfin akan kembali.."mohon Alfin
"Kamu mau kemana nak"
"Mau jemput papa Bu"
"Kamu tau papa kamu dimana"
Alfin mengangguk"iya Bu,,"
Bu Arum memang mengerti kisah hidup Mita,dia adalah tetangga yang paling dekat dg Mita di banding yg lain,,dia juga menyukai Alfin,,dia anak yg baik dan Sholeh,,Bu Arum sudah mengganggap Mita sebagai adiknya sendiri,,Bu Arum tinggal di sebelah rumah Mita bersama kedua anaknya yang sekarang sudah bekerja dan satu masih sekolah SMA.
Mita yang dulu satu temen kerja bersama Arum di toko kue sebelum Mita jatuh sakit.
"Ya sudah hati2 kamu ya,,"
"Iya Bu,,"
Alfin pun pergi kerumah dan mencari kotak yang di berikan Mita ke Alfin tadi,,di situ terterah alamat dan no hp sang papa.
Dia mencoba untuk menelpon nomor papanya dengan memakai hp mamanya,,berkali kali ia telepon tapi tak di angkat juga oleh sang pemiliknya..
'Apa karna sudah malam ya,,jam menunjukan pukul 8 malam.
Apa aku datangin aja ke rumahnya,,'batin Alfin.
Alfin pun berlari mencari taxi untuk menuju ke alamat tersebut karna alamat tersebut tidak terlalu jauh dari kotanya,
'bahkan kita saling Deket papa tidak mau mencari keberadaan kita,papa memang pengecut..'batin Alfin yang matanya sudah sembab.
1,5jam Alfin sampai rumah papanya dan sekarang jam menunjukan pukul setengah 10 malam,,Alfin tidak peduli dengan papanya udah tidur ato belum,yang penting sekarang mamanya..
Brak brak brak brak,,bukan suara ketukan lagi yang Alfin gunakan,,karna Alfin sudah sangat marah sama papanya yg bernama Fian.
Fian yang masih terjaga di ruang tv karna tidak bisa tidur karna perasaan nya sangat gelisah sempat terlonjak kaget karna ketukan pintu,,bukan mungkin itu seseorang yg ingin mendobrak pintunya.
Dengan langkah lebar Fian segera membuka pintunya dan di lihatnya seorang remaja laki2 yang sudah terisak seketika mendorong Fian kebelakng dengan memaki fian habis2an,,
"Dasar laki laki pengecut,,tidak bertanggung jawab,bajingan,,apa kamu tidak tau kalau mama lagi berbaring di rumah sakit mencoba melawan penyakitnya yg terus menggerogoti tubuhnya,kamu kemana aja kenapa tidak mencoba mencarinya,kenapa kamu lepas dari tanggung jawabmu,,,kenapa!!!"
Emosi Alfin sudah tak terkontrol dengan teriakan nya dan pukulan2 yang mendarat di tubuh Fian, menggema di seluruh sudut rumah Fian,sampai seluruh penghuni nya pun keluar semua..
"Hei,,hei,,kontrol emosimu dan Siapa kamu,,apa yang kamu bicarakan,,"kata Fian mencoba menghentikan pukulan alfin dan mencoba menatap anak remaja di depan nya itu,,
Deg
'dia kok mirip aku"batin Fian
Alfin menghempaskan tangan nya dan melemparkan foto yang di perlihatkan mamanya tadi.dengan sesenggukan.
Fian mencoba memungut 2 foto yg di lmpar oleh Alfin,,
Dan,,,
Deg
"Mita,,Alfin"ucap Fian lirih.
"Siapa sih yah malam2 teriak2,,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa tekan love,,🙏🙏🙏