
hari ini Alfin sudah di perbolehkan pulang,,sudah 2 hari Alfin di rawat di rumah sakit.
Alfin yang sedang ada di kamar untuk beristirahat,,
tok tok tok,,
"Fin bunda masuk ya,,"
ceklek
Alfin yang rebahan telentang kini memunggungi ayu.
"makan dulu yuk nak,,bunda sudah masak yang enak buat kamu,,"
tidak ada jawaban.
ayu mencoba untuk duduk di tepi ranjang Alfin dan mengusap rambutnya,,
"sedih boleh tapi tidak boleh terus menerus,"ucap ayu lembut
" mama kamu pasti sedih melihat kamu seperti ini,,
"bunda suapi ya,,"alfin tetap diam
"ya sudah makanan nya bunda di meja belajar kamu,,nanti di makan ya,,,bunda keluar dulu"
setelah ayu keluar dan menutup pintu Alfin membalikan badan nya,,
"mama,,aku kangen mama,,"ucap lirih Alfin dan meneteskan air matanya..
kruk kruk kruk
bunyi suara dari perut Alfin,sebenarnya dia laper banget tapi mulutnya malas untuk mengunyah.akhirnya Alfin pun memakan makanan nya,dia terdiam setelah merasakan masakan ayu,,'rasanya seperti masakan mama'
ia makan dengan air mata mengalir di pipinya..lagi2 dia teringat mamanya ia memakan makanan nya sampe habis tak tersisa.
Ting
bunyi pesan dari group di hp nya,,bahwa alfino Barata putra di nyatakan lulus dalam ujian Minggu kemarin,dan besok ia di suruh datang ke sekolah untuk mengambil ijazahnya.
ia juga belum tau harus daftar di sekolah mana,,ayahnya juga belum membicarakan soal sekolahnya mau di lanjut di SMA mana..
di ruang makan
"gimana Bun dia mau makan"tanya Fian
"aku taruh di meja belajarnya biar nanti dia makan"
"apa dia masih diam"ayu mengangguk
"anak ayah itu maunya apa sih,,kalo di tanya diem melulu"kata Vina kesal.
"Vina,,kak Alfin itu masih berduka,,dan kita juga harus bersabar,,mungkin dia masih sedih"ayu Vina hanya memutar bola malas,,
"yah,,Vina nanti pengen lanjutin sekolah di sekolah favorit boleh kan,,"(sekolah yang jadi satu dari SD-SMA,,ya kalian tau sendiri lah sekolah nya gimana)
"oke nanti ayah daftarin kalian di sana sekalian"
"kak Alfin juga yah"kata Dino
""hu um"
"kenapa jadi satu sama dia sih yah"
"Vina,,GK boleh ngmng gitu sayang,dia kan saudara kamu juga"
"dia nyebelin Bun"
"kita kan belum tau sifat kak Alfin"
"udah kelihatan kali Bun"kata Vina malas
paginya Alfin bersiap siap pergi ke sekolah untuk mengambil ijazahnya.
"Alfin,,kamu mau kemana"tanya Fian yang mau menuju ruang makan untuk sarapan dengan baju kantornya.
"sekolah"jawabnya singkat dan terus berjalan tanpa menatap ayahnya.
"ayah antar kamu tapi kita sarapan dulu"Alfin diam sejenak
"tidak perlu,,Alfin bisa berangkat sendiri"
"Alfin,,"panggil Fian menyekal tangan Alfin
"sarapan dulu nanti ayah antar,,kamu jangan keras kepala donk"
"bukan urusan anda"kata Alfin dingin tanpa menatap ayahnya.
"biarin aja ayah kalo dia tidak mau,,kenapa sih ayah selalu memaksa dia,buang2 waktu aja Dhe ngomong sama dia"ucap Vina yang turun dari kamarnya yang bersebelahan dengan Alfin..
"Alfin hanya menatap Vina tajam"
"Bun ayah sarapan di kantor aja nanti,ayah mau anterin Alfin ke sekolah"
"ya udah yah hati2"
"terus Vina sama Dino gimana"kata Vina
"kakak sama Dino di antar pak Dadang"
"huh,, nyebelin"..
di mobil
"kamu kalo mau kemana-mana bilang sama ayah dulu ato bunda biar ayah gak bingung mencari kamu."
lagi lagi Alfin hanya diam dan memalingkan ke luar jendela.
"kamu sampai kapan mendiami ayah seperti ini,,ayah sungguh minta maaf,,ayah sungguh tidak tau kejadian yang sebenarnya,,ayah emang bodoh,,ayah tidak mau mencari kebenaran itu,tapi setelah ayah tau kebenaran nya,ayah langsung mencari kalian tapi tidak pernah ketemu"
"oke mungkin kamu butuh waktu untuk menerima ayah dan keluarga ayah kembali"
sesampai di sekolah Alfin hendak turun tapi tangan nya di cekal ole Fian..
"fiin tunggu,,"Fian mengambil dompet dan mengambil 2 lembar 💯 ribuan.
"nih buat kamu jajan"
"tidak perlu,,"tolak Alfin dldingin kemudian turun dari mobil.
"nanti ayah jemput jam berapa"tapi yang di tanya tak menghiraukan.
"ayah harus gimana lagi Fin,,"Fian menghela nafas panjang kemudian mengemudikan mobilnya ke kantornya..
Fian mempunyai sebuah pabrik aneka olahan seafood,,perusahan peninggalan sang papa.
"Alfin selamat kamu adalah siswa terbaik di tahun ini,,semoga kamu bisa meneruskan sekolah kamu dan bisa meraih cita-cita kamu"
ucap sang kepala sekolah yang memberikan ijazah nya.
"terimakasih Bu,,,
"hmm,,,Bu apa nanti di SMA saya bisa mendapatkan biaya siswa.."tanya Alfin ragu..
"insyaallah bisa,,kamu kan murid pintar pasti mendapat kesempatan itu"
"naik Bu terimakasih"
Alfin pun keluar dari sekolah,,waktu menunjukan pukul 10 pagi,,
'di rumah bosen,,apa lagi ada si Vina,males jadinya'batin nya.
'apa ke rumah Bu Arum aja ya,,
'nggak nggak aku gak boleh nyusain orang,,apa aku cari kerja sampingan aja ya,,pulang sekolah bisa langsung kerja gak perlu di rumah yang sangat membosankan itu.yang tidak membutuhkan ijazah ada gak ya,,hmm cb aja dulu Dhe'
Alfin mencoba keliling mencari pekerjaan paruh waktu yang sif sore kalo bisa,karna pulang sekolah nanti pasti jam satu siangan.dia pergi ke toilet umum untuk berganti pakaian yang telah ia bawah dari rumah tadi.
Alfin sudah mencari keliling tapi tidak ada yang mau menerimanya karna tidak ada pekerjaan paruh waktu.
dia beristirahat sejenak di halte bus,ia menengguk air mineral yang sempat ia beli tadi.
"harus mencari kemana lagi ya"sambil menghela nafas dia melihat jam tangan pemberian sang mama.pukul 13.00..
'sebenarnya kangen sama ibu dan mas imam,masih jam satu kesana aja Dhe terus pulangnya ke makam mama'
tok tok tok
assalamualaikum,,
Walaikumsalam..
"ibu,,"
"Alfin,,"ucap Bu Arum binar..
"Alfin kangen ibu,,"
"ibu juga,,"
"siapa Bu,,"tanya laki2 yang baru keluar kamar
"mas imam,,"sapa Alfin
"Alfin,,"imam langsung memeluk Alfin
"ayo ajak masuk Alfin nya mam"kata Bu Arum,,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa like nya,,matur nuwun 🙏🙏