
"kembalikan mama pada Alfin"ucap Alfin datar sambil memainkan hp nya.
"alfiiinnn,,,ayah juga sedih mama gak ada,,tapi mohon ikhlaskan mama,,"
"Alfin belum ikhlas"
"Fin kasihan mamamu,dia akan sedih melihat kamu seperti ini"
"itu karna ayah"
"ayah minta maaf nak"ucap Fian berkaca kaca.
"Alfin belum bisa memaafkan ayah"
"Fin,,ayah juga sayang sama mama"
"bohong"ucap Alfin menatap tajam Fian dengan mata yang memerah.
"jika ayah sayang sama mama dan juga Alfin,ayah gak bakal ninggalin mama dan Alfin hanya berdua berjuang sendirian disana bekerja mati matian untuk bisa bertahan hidup tapi akhirnya apa,,mama terlalu lelah untuk berpikir dan akhirnya meninggalkan Alfin sendirian"dia sudah tak bisa mengontrol emosi dan air matanya jatuh,
Fian langsung berdiri memeluk Alfin mengecup kepalanya.
"maafin ayah yang terlambat untuk mencari keberadaan kalian,ayah menyesal karna tidak percaya sama mamamu"
"terlambat,,"Alfin dengan suara paraunya.
Alfin mendorong ayahnya pelan untuk melepas pelukan nya.
"Alfin pingin sendiri"ucap Alfin menunduk
"baiklah kamu istirahat"kata Fian mengusap sisa air matanya.
Alfin kembali bersedih menangis kemudian terlelap..
esoknya
Fian mengantar anak2nya ke sekolah,Vina dan Dino pamit dan Salim kepada Gian kecuali Alfin yang langsung turun mobil kemudian berjalan masuk ke kelasnya,,
"hei Alfin,,gak sopan lu ya sama orang tua"
"kakak,,panggil Abang"kata Fian
Vina hanya memutar bola matanya.
"Dino sekolah dulu yah"
"belajar yang baik ya dek"Fian
"siap ya"kata Dino dengan gaya hormat.
"ALFIIN"teriak Naura dan Niko
Alfin yang panggil namanya pun menoleh ke belakang Niko dan Naura merangkul leher Alfin.kemudian masuk ke kelas bareng.
kriiinnggg
suara bel pulang berbunyi untuk SMP dan SMA yang SD sudah pulang jam 12 tadi.
mang Dadang supir mereka dah menunggu di depan sekolah dan yang keluar Duan Vina tinggal menunggu Alfin keluar.
"bang cepetan"teriak Vina yang melihat Alfin di halaman sekolah bersama teman nya.
"Vin lu di jemput"Naura
"iya gue duluan ya"
"oke"jawab Naura dan Niko dan langsung naik mobil masing masing.
setelah sampai di mobil jemputan ya Alfin bilang ke mang Dadang.
"mang Dadang pulang saja sama Vina,,saya ada keperluan,,nanti kalo bunda tanya bilang saya mau kerumah Bu Arum"
"tapi mas,,-"
"gak apa-apa"
"lu pulang aja sama mang Dadang,gue ada urusan"lanjut alfin bicara sama Vina.
"tau gitu gue tinggal dari tadi"kata Vina kesal.
"ayo mang kalo gitu,,buang2 waktu aja"
setelah mobil mang Dadang pergi,,Alfin langsung naik gojek yang sudah menunggu dari tadi.
"maaf mas lama,,"kata Alfin sambil membuka seragam sekolahnya.
"oke"
"maaf pak telat,,pulang sekolah nya jam 2 soalnya,,"
"ya sudah saya maklumi karna butuh waktu kesini untuk menempuh sekolah kamu dari sini,asal telatnya jangan sampai lebih dari 15menit,,mengerti"
"baik terimakasih pak"
"sekarang kamu saya perkenalkan sama karyawan2 di sini,,,
"perkenalkan semuanya,,dia anak baru yang menggantikan Hesti namanya Alfin,,
Alfin semoga kamu betah disini"kata pak anugrah.
"terimakasih pak"
"Mayang tolong ajarin Alfin apa aja yang harus ia kerjakan"
"baik pak"Mayang perempuan 4 tahun lebih tua dari Alfin,bisa di katakan dia paling senior daripada lain nya.
setelah memberi tahukan apa saja yang harus di kerjakan Mayang ke pada Alfin,Alfin langsung paham dan langsung mulai bekerja.
waktu sudah menunjukkan pukul 21.45 kafe tutup.alfin bersama teman temannya membersihkan ruangan dulu sebelum pulang.
Alfin memesan gojek untuk pulang menuju rumah ayahnya.sampai sana pukul setengah sebelas malam.
ayu yang gelisah karna Alfin tak pulang2 akhirnya menunggu di teras rumah,meskipun tadi mang Dadang sudah bilang tapi sampai jam 8 kok belum pulang,akhirnya Fian telepon Bu Arum,tapi Bu Arum bilang Alfin tidak kesana,,lalu kemana dia.
flashback of
"assalamualaikum mbk,,Alfin di situ"fian
"Walaikumsalam,,dia tidak kesini Ian
"kemana dia ya mbk,, tadi pulang sekolah katanya dia mau kerumah mbak"
"duuh kemana ya dia Ian,,tidak biasanya Lo dia main keluar malam2,,apa kamu udah telepon dia"Bu Arum
"hp nya tidak aktif mbak,makanya aku telepon mbak,,dia juga baru di disini,,ya sudah mbak,,,cb aku cari keluar"
"ya udah semoga cepat pulang"
"aamiin,, assalamualaikum"
"Walaikumsalam"
Fian mencoba mencari keluar barang kali dia nongkrong dimana ato dimana, tetap tak ketemu.akhirnya Fian menunggu di rumah bersama ayu,,karna ayu tak bisa tenang akhirnya ayu menunggu di teras rumah.
flashback on
Alfin yang berjalan santai menuju rumah di sambut pelukan dari ayu.
"kamu darimana nak kok sampai larut malam"
"apa mang dadang tadi tidak bilang"jawab Alfin datar.
"sudah,,tapi bunda cemas sayang kamu malam banget pulang nya,,hp kamu juga gak bisa di telepon,,
ya sudah ayu masuk,,kamu sudah makan"
"sudah"jawab singkat
di dalam Fian menunggu di ruang tv.
"kamu darimana Fin,,di telepon gak bisa pulang larut,,"
"tadi Alfin sudah bilang ke mang Dadang kalo Alfin ke rumah Bu Arum"jawabnya datar
"kata Bu Arum kamu gak kesana"
deg
Alfin pun langsung berjalan ke kamarnya
"Alfin ayah Belum selesai ngomong"teriak fian
braaakkk
suara pintu di banting
"yah sudah"ucap ayu lembut
"bunda selalu membelahnya"
"dia juga anak bunda yah"ucap ayu menghela nafas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...