Alfino

Alfino
penggemar berat alfin



esoknya di meja makan


"fin,,kalo kemana2 pamit biar ayah dan bunda GK khawatir,,"ucap Fian pelan


tapi yg yang diajak ngomong hanya cuek


"fiiinn,,"


"iya"jawab Alfin singkat


"trs kemarin pulang sampe malam darimana"tanya Fian lagi


"kerumahnya teman"


"sampai malam"


"udahlah yang penting kan Alfin pulang"ucap Alfin ketus dan memutuskan untuk mengakhiri sarapannya dan meninggalkan piring yang masih tersisa makanan nya..


"Alfin habiskan dulu sarapan nya"


"gak selera"ucap Alfin berlalu dan menunggu di dalam mobil


5menit kemudian Fian Vina dan dino keluar menuju mobilnya yang akan mengantarkan mereka sekolah,,,


"ceklek


Fina yang membuka pintu mobil terkejut ternyata Alfin sudah menunggu di dalam mobil.


"tumben mau nunggu,,biasanya jg naik gojek"


ledek Vina Fian hanya tersenyum..


dan yang di ledek hanya acuh.


15menit kemudian mereka sampai di sekolah


"assalamualaikum yah,,"pamit Vina dan dino,Alfin jangan ditanya,, seperti biasa dia nyelonong kayak tikus lewat tanpa pamitan..Fian maklumi itu.."yang rajin belajar nya anak-anak ayah,,"


"siap"ucap Dino dan Vina


"pagi vin,,,"sapa farel yang datang bersamaan..


"pagi rel",,,


"pagi om,,"sp farel Pada Fian


"pagi,,"


"ayah pergi dulu"


"iya yah,,bye bye"


"kakak kamu jutek bgt"


"ya begitulah"jawab Vina sambil berjalan menuju kelas mereka.


"pasti banyak fans nya itu"


"fansnya"tanya Vina bingung


"iya dia kan tampan kayak aku"PD farel


"hahahaha,,kamu PD banget Dhe"tawa Vina


"emang kan,,,"


"oke oke,,,kamu tampan"kata Vina yang masih menahan tawanya,,,


ya Vina dan farel satu kelas dan satu bangku .


di kelas Alfin,,,


Alfin di kejutkan dengan beberapa kotak hadiah di mejanya...dia duduk di kursinya dan menatap kotak2 tersebut,,,"gue kan belum ultah"batin nya sambil melihat dari siapa pengirimnya tetapi tidak ada nama yg ada di situ,,


Naura dan Niko yang baru datang pun sampe terkejut jg,,


"widih hadiah dari siapa tu, banyak bener"ucap Niko yang ikut duduk di bangku nya.alfin hanya mengedikan pundaknya.


"bukalah biar tau dari siapa"kata naura mengambil salah satu hadiah itu,,


"ambil ja semua,,gue gak butuh"


"yakin,,, seperti nya lu punya fans berat Dhe,,"ledek Naura


"gue penasaran,,,gue buka satu ya"akhirnya Naura membuka kotak tersebut


"ambil aja semua,,"Alfin


"bentar2 lihat Dhe ini ada tulisan nya,,"ucap Naura yang menahan tawa,,,


"sejak pertama kali aku bertemu denganmu,,entah kenapa hatiku rasanya dag Dig dug,,apa aku jatuh cinta pada pandangan pertama,,, entah lah tapi sejak saat itu diriku selalu memikirkan mu,,,"


"cieeee,,, dari penggemar rahasia nieeeh,,,"ledek Naura dan Niko,Alfin hanya memutar bola malas.. Naura pun meneruskan membaca tulisan tadi.


"maukah kamu berteman denganku atau jadi pacar ku😁,,


"dari penggemarmu yang sangat cantik"


"wow"ucap Niko dan Naura bersama kemudian tertawa


"PD banget dia,,hahaha"niko


"udah lu buang aja kalo lu gak mau,"ucap Alfin


"eh jangan ini hadiahnya jam tangan keren bro,,,"ucap Naura


"pengeluaran terbaru tu,,,gue aja blm beli"ucap Niko melihat jam tersebut


"kalo lu mau ambil ja"kata Alfin


"eh jangan ini hadiah buat lu,,lu simpen,,lu harus menghargai pemberian orang ih,,"niko


"tapi kan kan gue gak tau dari siapa "


"makanya cari tau" kata naura


"males"ucap Alfin santai.


"hadiahnya simpan aja gi"Alfin memutar bola matanya malas,


"udah terima saja"


akhirnya hadiah2 itu di masukin ke dalam tasnya karna pelajaran akan dimulai.


kring,,,,


bel pulang sekolah berbunyi,,


"Ra ,nik gue duluan ya"pamit Alfin


"eh buru2 amat"teriak Niko saat Alfin beranjak dari duduknya.tp Alfin nya tak jawab.


saat Alfin hendak keluar dari gerbang sekolah seorang gadis yg sepertinya buru2 menabrak alfin..


"aww,,,"


"maaf maaf aku buru2"ucap si gadis menunduk kn kepalanya.. lalu pergi begitu saja . Alfin hanya menggeleng kn kepalanya.


"kakak cepetan donk selalu lama"teriak Vina dengan nada menyebalkan..


"pak Dadang,,lain kali tidak perlu nunggu saya,,pak Dadang pulang duluan aja sama Vina"ucap Alfin


"tapi mas nanti pak Dadang di marahin sama pak bos"kata pak Dadang..


"saya antar aja ya mas"


"GK perlu pak"


"lu bohong ya,,gue bilangin sama ayah"ucap Vina tajam tapi tidak di hiraukan oleh Alfin


"udah pak saya buru2"ucap Alfin yg lansg naik gojek yang di pesan tadi.


"kakaaaakk"teriak Vina kesal


"udah pak pulang aja"kata Vina ..


10menit kemudian Alfin sampai di kafe dan langsung ganti seragam kerjanya..


dua jam kemudian


Fian yang sudah ada janji dengan teman sekolah sekaligus rekan bisnisnya, mereka ketemuan di kafe tempat Alfin bekerja..


"halo gue dah nyampe di kafe lu nih"ucap Fian lewat telepon, yang udah duduk di dalam kafe tersebut.


yang di telepon menengok kanan kiri untuk mencari sang penelpon,,


setelah menemukan sang penelpon melambaikan tangan nya.


"oke"


"hei apa kabar"tanya anugrah


ya temen sekaligus rekan kerja nya adalah anugrah pemilik kafe tersebut.


"Alhamdulillah baik,,"


"gue denger lu udah Nemuin Mita dan anak lu,,,gue turut berdukacita ya,,"ucap anug menepuk pundak Fian.


"terimakasih,,


"tapi anak gue masih belum terima mamanya pergi dan benci banget sama gue"


" sabar,,,aku yakin anak lu mau Nerima lu,,dia butuh waktu "


"mungkin"


"Oia mau minum apa"


"seperti biasanya "


"oke"


anugrah yang melihat sosok Alfin yang habis nganter pesanan langsung di panggil,,


"fiiinn,,,sini"panggil sang bos


"iya pak"


Fian yang penasaran dengan suara tersebut yang mirip suaranya Alfin pun menoleh,,


Alfin yang berjalan kearah sang bos pun berhenti ketika melihat sang ayah ada di depan bosnya dan menatap nya


"Alfin"


Alfin sedikit gugup tapi dia mencoba untuk Santai berjalan menuju bosnya.


"kamu kenal dia Ian"


"dia putraku"ucap Fian lirih


"iya pak"jawab Alfin yang sudah di depan ayah dan bosnya.


"fin,, ternyata kamu sering pulang malam karena kerja,,kenapa?"tanya Fian sendu


"bosan di rumah"jawab Alfin santai


"fin jadi kamu anaknya Fian"Alfin mengangguk


"kenapa GK bilang,,, sorry Ian gue gak tau"


"gak papa"


"ya udah gue tinggal dulu,,Fin duduk dan ngmng baik2 sama ayah kamu"


"tapi saya harus kerja pak"


"gak papa saya bosnya "


akhirnya Alfin duduk berhadapan dengan sang ayah yang menatapnya sedih, alfin yang di tatap memalingkan mukanya ke arah luar,,,


"kenapa tidak jujur sama ayah,, kenapa harus sembunyi2 seperti ini,,apa uang jajan dari ayah masih kurang"


"ayah jangan mengekang Alfin"


"ayah nggak mengekang kamu nak,,ayah sayang kamu,,ayah gak mau lihat kamu seperti in,ayah sedih lihatnya,, sekarang pulang bareng ayah ya,,,"


"nggak mau Alfin suka kok kerja disini"tolak Alfin yang masih memalingkan wajahnya..


"tatap ayah kalo ayah lagi bicara"


"Alfin GK mau yah"


"kamu itu masih sekolah nanti kalo udah lulus sekolah kuliah kamu boleh kerja dimana pun kamu suka,,skrg fokus SM sekolah"


"ayah tu maksa banget ya,,"kesal Alfin lalu beranjak pergi ke dalam,, anugrah yang melihatnya menegur Alfin.


"fin maaf nih,,bukannya om membela ayah kamu,,tp lebih baik kamu ikut ayah kamu pulang dulu,,"


"pak bos mecat saya,,"


"dengan berat hati om katakan iya,,,"


"baik terimakasih "ucap Alfin berlalu ke loker untuk berganti baju.


Fian sudah menunggu Alfin yang sudah berganti baju,, anugrah tadi sudah mengatakan kalo Alfin ia berhenti kan.


mau tak mau Alfin menuruti ayahnya,,


di dalam mobil


"aku mau ngekos aja"


"kenapa harus ngekos Fin,,,ada ayah bunda dan adek2"


"aku gak nyaman aja di rumah"


"kenapa,,,ada yang buat kamu kesal"


"gak ada"


"terus"


"ya gak ada,,aku cuma pengen mandiri saja"


"nggak ayah gak setuju"


"ck,,"


...****************...


maaf lama gak up,,, author nya lagi sibuk dengan dunia nyata 🤭🤭🤭


maaf juga kalo banyak typo nya,,🙏🙏


jangan lupa like dan vote nya Makasih 🙏🙏