ALENA QUEEN OF THE DARKNESS

ALENA QUEEN OF THE DARKNESS
8



Happy reading 📖✨


^^^" lu bukan cinta sama gue^^^


^^^tapi lu hanya ingin tahu identitas^^^


^^^gue yang sebenarnya "^^^


^^^_ Alqueena Alena_^^^


Sore ini teman teman Lena akan berkunjung ke mansion Lena yang pastinya ada Abang Lena disana tapi saat ini ia masih berada di los angeles dan akan tiba disini sore hari


Tok


Tok


Tok


ceklekkk


Pintu terbuka dan menampilkan wajah khas orang bangun tidur


" Maaf nona, teman teman nona sudah datang dan sekarang berada diruang tamu, mereka menunggu nona " ujar maid tersebut


" Oke, buatkan mereka minuman dan cemilan jangan lupakan minumanku bi" ujar Lena yang dibalas dengan anggukan oleh maid tersebut


Lena pun memasuki kamarnya dan langsung membersihkan dirinya, butuh waktu lima belas menit untuk membersihkan dirinya


Lena pun keluar dari kamarnya dan langsung turun menuju ruang tamu


" Hai udah lama nunggu ?" Tanya Lena kepada teman temannya dan langsung duduk disebelah Anna


" Nggak kok Len santai aja lah" balas Alan sambil melihat lihat se isi Mansion tersebut sesekali ia mengagumi interior design mansion ini


" ini lu yang punya mansion ini Len ?" Tanya brian yang hanya dibalas dengan anggukan oleh Lena


" Itu foto siapa Len?" Tanya Arlan yang melihat foto Lena bersama Marvel Brian


" Abang gue " balas Lena yang membuat mereka menganggukkan kepalanya Masing masing, dan tiba tiba


Ting


Tong


Ting


Tong


(Bunyi bel mansion Lena )


Salah satu maid pun membukakan pintu utama untuk melihat siapa yang datang


Tak lama kemudian maid itu masuk dan berjalan menghampiri Lena


" Permisi non, di depan ada seorang laki laki yang katanya berasal dari los angeles ingin menemui nona" ujar maid tersebut


" Suruh masuk saja bik" balas Lena


Maid tersebut pin kembali ke pintu utama untuk menyuruh sang tamu untuk masuk


Tak lama kemudian datanglah seorang laki laki berkulit putih, yang mempunyai postur tubuh jangkung dan mata yang berwarna coklat terang


Lena yang melihat seorang laki laki tersebut pin langsung tersenyum dan berlari untuk memeluknya, Lena memeluknya dengan sangat erat hingga membuat laki laki tersebut hampir terhuyung ke belakang jika dia tak bisa menahannya


" I Miss you Abang kesayangan Lena " gumam Lena. Sedangkan teman teman Lena yang melihat adegan tersebut pun diam memperhatikan sang ratu es yang berbeda dari biasanya saat bersama mereka


" Abang lebih kangen sama adek, wah itu teman teman kamu ya dek " balas Marvel yupz laki laki tersebut adalah Marvel Brian seseorang yang telah merawat dan mengajarkan bela diri kepada Lena


" Heheh iya bang ke sana yuk bang" ujar Lena seraya memeluk pinggang Marvel Marvel yang dipeluk pun tersenyum, yang dipikir Marvel adalah gimana cara membuat Lena bahagia selalu tanpa kekurangan kasih sayang Abangnya


" Hei kenalin ini Abang gue bang Marvel" ujar Lena saat sudah sampai di dekat teman temannya


" Gue Marvel Brian" ujar Marvel dingin


" Alaric Alan Dirgantara, panggil saja Alan bang " ujar Alan


Deg


" Orang yang sudah tega mengusir Lena hanya karena kesalahpahaman" batin Marvel dengan wajah yang semakin dingin


" Aluna Anna Winata, panggil Anna atau Luna bang " ujar Anna memperkenalkan diri


" Jessica vendric, panggil Jessica"ujar Jessica


" Brian putra Regan, panggil Brian bang hehe " ujar Brian sambil nyengir


" Denis Saputra,Denis bang "


" Ardana Arlan Dirgantara, Arlan "


Deg


" Kakak sulung Lena yang kecelakaan, Matanya sangat menyiratkan kerinduan yang mendalam kepada Lena " batin Marvel seraya menatap Arlan sendu


" Salken semua " ujar Marvel seraya duduk disamping lena


" Abang tau semua resikonya dek " ujar Marvel, Lena yang mengerti pun hanya bisa ter diam


" Arlan bisa ikut gue sebentar saja ?" Ujar Marvel yang dibalas anggukan kepala oleh Arlan san berjalan menuju sebuah ruangan


" Wooee pada diem diem baee " ujar Brian yang mencoba memecahkan keheningan yang ada


" Main TOD kuy " ucap Alan tiba tiba


" Kuyy " ujar mereka barenagn kecuali Lena dan bara


" Yaodah yok " ujar anna, mereka pun duduk melingkar dibawah dengan beralasan Karpet merah berbulu, Alan pun memutar botol tersebut yang mengarah ke arah Brian


" Anjir ke gue " gumam Brian


"True or Dare , cowok harus jantan " ujar Alan


" Dare, jangan aneh aneh bangsat,Lo kalau ngasih dare selalu saja yang aneh aneh " balas Adam


" Gue cuma mau lu gombalin maid yang ada disini" ujar Alan


Lena pun langsung memanggil maid


Yang paling muda untuk menjadi bahan gombalan Brian. Tak lama kemudian datanglah maid tersebut


" Oke calm down. Kamu tau gak apa perbedaan kamu dengn hujan " tanya Brian ke maid tersebut, yang dibalas dengan gelengan kepala oleh maid tersebut dan membuat manis tersebut salah tingkah oleh Brian


" Kalau hujan membasahi bumi kalau kamu membasahi hatiku ea ea ea ea" ujar Brian, maid tersebut yang mendengarnya pun langsung tersipu malu


" Uhuyy tarikk manggg " ujar alan


" Balik" ujar Lena kepada maid tersebut


" Oke lanjut " ucap Dennis


Brian pun memutar botol tersebut dan botol itu pun berhenti tepat mengarah ke bara


" Mampus kena lu bar" ujar Alan


" True or Dare?" Tanya Brian


" Dare " balas Brian


" Simpel aja, cium Lena " ujar Adam dengan seringkaian liciknya


" Ganti " balas bara, Lena yang mendengar itu pun bersikap biasa saja


" Gak jantan Lo " ujar Brian


"Oke " balas bara


" Dihh apaan dah gak mau ah gue " Tolak Lena


" Sekali doang mah " balas Brian


Tiba tiba


Cup


Bara mendaratkan kecupannya tepat di pipi kanan Lena , karena ia duduk disebelah kanan Lena,Lena pun terkejut dengan ciuman yang tiba tiba ia dapatkan dari bara


" Gue cinta ku Lena, dan gue yakin bahwa cinta pada pandangan pertama itu ada " batin Lena


" Hoekk, cinta apa mau mencari identitas gue, gue ladeni " batin Lena yang mendengar batiann dari bara


" Maaf " ujar bara , Lena yang mendengarnya pun langsung tersadar dari lamunannya "


" Ehh " gugup Lena


" Ga usah gugup gitu kali Len, santai aja" ujar Brian sambil terkekeh melihat ekspresi Lena yang kaget


" Bacot lu anjing " umpat Lena


Mereka yang mendengar umpatan Lena pun langsung tertawa, kecuali bara ia hanya terkekeh


Tiba tiba datang Arlan dan Marvel


" Balik" ujar Arlan singkat, yang dibalas dengan anggukan kepala oleh teman temannya


Teman teman Len pun meninggalkan mansion Lena, dan Lena langsung berjalan menuju kamarnya, ia sengaja tidak menghiraukan Marvel yang terus saja memanggilnya


...TBC...


...jangan lupa tinggalkan jejak :)...


...jangan lupa tekan love dibawah pojok kiri:)...


...jangan lupa tekan tombol like ya:)...


...jangan lupa comment and vote ya man teman:)...