ALENA QUEEN OF THE DARKNESS

ALENA QUEEN OF THE DARKNESS
20.



Happy reading 📖✨


Sesampainya di mansion Lena langsung masuk dan terkejut melihat ada seseorang yang duduk dengan tenang di ruang tamu nya sembari menonton TV dengan cemilan yang berada di tangannya


" INI SIAPA YANG MENGIZINKANN CEWEK LUAR MASUK KE MANSION GUEE " teriak Lena melengking


" TELINGA GUE BUDEKKK ALL" teriak seseorang tersebut


" Anna?" Ujar Lena terkejut


" Yess, ini sahabat lu yang Vans bin imut sepanjang masa" ujar Rere percaya diri


" Serah lu lun" balas Lena jengah dengan sahabatnya yang satu ini terlalu percaya diri menurutnya


" Lu habis dari mana ?" Tanya Anna


" Dari luar" balas Lena seraya duduk di sebelah Anna


" Iya gue tau lu dari luar tapi gue tanya dari mana ? Dari mall kah ? Atau dari mana gitu" oceh Anna


" Dari suatu tempat" balas Lena seraya merebahkan dirinya di sofa dan memejamkan matanya


" Bodo ah Len kesel gue ngomong sama lu " ujar Anna cemberut


" Oh ya gue mau nginep di sini ya " lanjut Anna


" Why? Ada apa dengan keluarga lu ?" Tanya Lena dengan nada seriusnya


" Ng--gaa kk ada Len" ujar Anna gugup


" Jangan bohong sama gue, ada apa?" Tanya Lena lagi


" Maaf gue belum siap cerita " balas Anna dengan sendu


" Gak papa, kalau lu udah suap boleh kok cerita ke gue, karena kita sahabat" ujar Lena seraya memeluk Anna


" Makasih Al lu udah mau jadi sahabat gue setelah 10 tahun yang lalu" ujar Anna yang di balas senyuman oleh Lena


" Ya udah yuk ke kamar, lu tidur sama gue dulu ya " ujar Lena sembari merangkul Anna menuju kamarnya


" Ini mansion lu len ?" Tanya Anna, sedangkan Lena hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban


" Nanti gue jelasin, lu juga belum tau pastinya tentang kecelakaan 10 tahun yang lalu kan, Gue mau mandi dulu, suruh maid bawakan makan malam, gue males turun" ujar Lena dan langsung memasuki kamar mandinya


30 menit kemudian, Lena sudah selesai membersihkan badannya. Ia dan Anna pun makan malam terlebih dahulu karena Lena sangat lapar saat ini. Tak lama kemudian mereka selesai makan, Lena berjalan menuju balkon kamarnya di ikuti oleh Anna di belakangnya


" Bisa lu jelaskan sekarang?" Tanya Anna, Lena pun membalasnya dengan anggukan kepala


Flashback on


" Bang Dana ayo kejar Lena dongg" teriak Lena dan langsung berlari. Arlan yang mendengar teriakkan Lena pun langsung berlari mengejar Lena


" Hahahaha aduhhh aduhhh gelliiii abangggg" teriak Lena sambil tertawa. Arlan yang berhasil mengejar Lena pun langsung menggelitik Ki perut Lena


" Mauu kemana hemm" ujar Arlan seraya terus menggelitik Ki perut Lena. Lena pun tertawa dengan kencang nya


" Udahhh banggg udahhh " ujar Lena, Arlan pun langsung berhenti menggelitik Ki perut Lena


" Tunggu bentar bang, ada kucing" ujar Lena dan langsung berlari menghampiri kucing yang berada di tengah jalan


Tiba tiba ada sebuah truk yang melaju sangat kencang ke arah Lena, Arlan yang menyadari truk tersebut berjalan ke arah Lena pun langsung berlari untuk menyelamatkan Lena


" Lenaaa lariiii" teriak Arlan


" Lenaaa awassss" teriak Arlan


Bruakk


Tubuh Lena pun membentur trotoar sedangkan yang tertabrak oleh truk tersebut adalah Arlan


" Banggg dana " teriak Lena


" Bang dana bangun, bang dana jangan tinggalin Queen banggg" Lena menangis sembari mengguncang tubuh Arlan yang sudah ber simpah darah


" Qquu--een--ja--jang--ann--nangis--aba--ngg-gak --pp-ppaa-paa kok "ujar Arlan yang mulutnya juga mengeluarkan darah


" Bang dana hiks hiks jangan tinggalin hiks queen" ujar Lena menangis sesenggukan


" Bang dana ga--ga-kk bak--alan-- ting--gal --in queen kok " ujar dana dan saat itu pun dana menutup matanya


" Bang dana bangunnn" teriak Lena


Tiba tiba datang lah mama dan papanya yang berlari menghampiri Lena dan Arlan


" Kau apa kan Arlan hah " Teriak mama Rika kepada Lena


" Quee--enn ga --gak ngapa -- ngapain bang dana ma " ujar Lena tersedu sedu


" Bohongh kamu, kamu masih kecil saja sudah menjadi pembunuh" tuduh mama Rika


" Queen gak bunuh bang dana ma pa " ujar Lena


" Apa salah Arlan sampai kamu membunuhnya hah ? Dasar pembunuhan kecil" teriak mama Rika


Plakk


Papa Lena menampar Lena dengan kerasnya hingga sudut bibir Lena mengeluarkan darah


" Pa apa apann papa nampar queen?" Tanya Alan yang saat itu baru datang


" Alan, adik mu ini sudah menjadi seorang pembunuh kecil " ujar mama Rika


" Gak gak mungkin pa ma " ujar Alan


" Ini buktinya Abang kamu sudah meninggal karena ikan dia" ujar papa emosi atau uang di panggil Arya


" Kau apakan Abang dana sampai ia meninggal hah " bentak Alan yang membuat Lena menangis kencang


Mereka pun membawa Arlan ke rumah sakit milik keluarga dirgantara. Lena pun mengikuti mereka hingga sampai di rumah sakit


" Mengapa kau ikut hah, mendung kau pergi sekarang " teriak Rika saat mereka sudah berada di lorong rumah sakit


" Aku ingin melihat Abang dana " balas Lena yang masih menangis


" Kau tidak boleh melihatnya dasar pembunuh " bentak Alan


Plak


" Pergi kau dari sini, dasar anak pembawa siall, aku tak Sudi mempunyai anak seorang pembunuh seperti Kau" teriak Arya


" Pergi kau dari sini " bentak Alan


" Abang kenapa Abang mengusir aku " ujar queen


" Karena kau pembunuh" teriak Rika


" Pergi kau pembunuh kecil, dan jangan kau memakai marga keluarga ku lagi. Karena mulai detik ini kau bukan anak ku lagi " teriak Arya


Sedangkan seseorang yang melihat ini dari balik tembok pun tersenyum smirk karena semua rencananya berhasil


" Oke aku akan pergi. Aku gak akan menampakkan diri ku lagi dihadapan KALIAN. Benar kata kalian aku ini ” PEMBUNUH KECIL dan akan menjadi " PEMBUNUH BESAR dan jangan pernah menyesal jika suatu saat kebenaran terungkap" Uujar Lena dengan suara parau nya namun menekankan kata kalian, pembunuh kecil dan besar dan langsung meninggalkan lorong rumah sakit


Lena pun berlari sekencang kencangnya hingga ia sampai di jalanan sepi, ia duduk di sebuah bangku di pinggir jalan


Tiba tiba ia melihat seseorang laki laki remaja yang berjalan mendekati nya


" Jangan jangan ganggu aku" ujar Lena ketakutan


" Aku tidak akan mengganggu mu gadis kecil " balas laki laki tersebut


" Lalu mengapa kau di sini ?" Tanya Lena yang sudah tidak ketakutan lagi


" Siapa nama mu gadis kecil ? Dan mengapa kau di luar malam malam begini ? Dengan keadaan yang sangat kacau dan ada noda darah di pakain mu ?" Tanya laki laki tersebut


" Nama ku Alqueena Alena dirgantara tetapi marga keluarga ku sudah lepas Dari nama ku. Aku telah di usir oleh ke dua orang tua ku , karena aku di tuduh menjadi pembunuh Abang ku. Mengapa kau peduli kepadaku bahkan kau pun tidak mengenalku " ujar Lena


" Maaf. Aku ingin menjadikan mu adik ku Lena. Dan kamu bisa memanggilku bang Marvel . Namaku Marvel Brian " ujar laki laki tersebut atau yang bernama Marvel


" Baiklah mari kita pulang dan aku akan mengajarkan mu bela diri " ujar Marvel seraya berjalan menuju Mansionnya


Setelah kejadian itu Lena di ajarkan banyak bela diri dan bersenjata oleh Marvel dan ia juga bekerja menjadi seorang pelayang di sebuah restoran yang tanpa di ketahui Marvel. Ia juga mengikuti kelas akselerasi hingga di usia 12 tahun ia lulus S2 dan di usia 13 tahun ia sudah lulus S3 dan membangun sebuah perusahaan yang bernama A'Q company yang berada di peringkat pertama dalam beberapa bulan saja saat ia berusia 15 tahun. Tak lama setelah membangun sebuah perusahaan ia berhasil membangun sebuah organisasi mafia yaitu Golden Dark KNIGHT yang juga menduduki peringkat pertama dalam dunia gelap dan tentunya hanya dalam waktu beberapa bulan saja


Flashback off


...TBC...


...jangan lupa tinggalkan jejak :)...


...jangan lupa tekan love dibawah pojok kiri:)...


...jangan lupa tekan tombol like ya:)...


...jangan lupa comment and vote ya man teman:)...