ALENA QUEEN OF THE DARKNESS

ALENA QUEEN OF THE DARKNESS
13.



Happy reading 📖✨


Telpon on.


" Kak Lena" teriak seseorang di sebrang sana


" Zee budek telinga guee " ujar Lena, yupz zea Princessa G. Tangan kanan Lena di Paris


" Zee kangen kak Lena "


" Panggil Lena Zee, sama Lena juga kangen Zee" ujar Lena


" Ya udah main ke Paris Kak Lena"


" Secepatnya deh Lena bakal kesana sekalian ngecek markas dan perusahaan" ujar Lena


" Seriusan ya kak, Zee kangen banget sama ka Lena kita ketemu 1 tahun yang lalu ihh "


" Haha iya iya gue cari waktu luang dulu ya " ujar Lena


" Oke oke , ya udah Zee tutup dulu ya kak telponnya"


" Sip" ujar Lena dan langsung mematikan teleponnya sepihak


Telpon of


Jelasin dikit ya


Jadi Lena mempunyai 2 tangan kanan yang di markasnya yang berada di Paris. Satu laki laki dan satu perempuan. Nah yang perempuan itu adalah Zea Princessa G. Usianya masih 15 tahun dan ia bergabung di GDK itu sejak berusia 13 tahun, ia sangat jenius. Zea juga menjadi sekretaris Lena di perusahaannya yang di Paris. Sedangkan yang laki laki itu berusia 16 tahun dan ia menjadi tangan kanan GDK ia bergabung sejal GDK baru dibangun


Oke back to the topik


" Dek , mau ikut Abang ketemu tangan kanan kamu gak ?" Teriak bang Marvel seraya


" Ikut, Lena siap siap " balas Lena berteriak


" Ya udah Abang tunggu di bawah " teriak bang Marvel seraya berjalan menuju lantai 1 Mansionnya


Lena sedang bersiap siap, ia mengenakan celana jeans hitam robek di bagian lututnya, baju putih yang tertuliskan "leader " didepannya, serta jaket yang berlambang kan " Diamond blue" dibelakangnya, tak lupa dengan rambut yang berwarna biru ia gerai sehingga menambah kecantikannya


Lena pun turun menuju lantai 1 yang di sana sudah ada Marvel yang sedang menunggunya. Meraka pun langsung pergi menuju cafe tempat mereka bertemu


Sesampainya di cafe tersebut Lena dan Marvel langsung masuk dan menanyakan di mana meja yang sudah ia pesan. Lena dan Marvel langsung berjalan menuju meja paling pojok dan ternyata di sana sudah ada seseorang yang menunggunya


" Ya udah Abang tunggu di bawah " teriak bang Marvel seraya berjalan menuju lantai 1 Mansionnya


Lena sedang bersiap siap, ia mengenakan celana jeans hitam robek di bagian lututnya, baju putih yang tertuliskan "leader " didepannya, serta jaket yang berlambang kan " Diamond blue" dibelakangnya, tak lupa dengan rambut yang berwarna biru ia gerai sehingga menambah kecantikannya


Lena pun turun menuju lantai 1 yang di sana sudah ada Marvel yang sedang menunggunya. Meraka pun langsung pergi menuju cafe tempat mereka bertemu


Sesampainya di cafe tersebut Lena dan Marvel langsung masuk dan menanyakan di mana meja yang sudah ia pesan. Lena dan Marvel langsung berjalan menuju meja paling pojok dan ternyata di sana sudah ada seseorang yang menunggunya


" Tama?" Tanya Marvel saat sudah ada dimeja yang sudah ia pesan


" Iya, leader Gustavo " ujar Tama seraya bangkit dari duduknya dan langsung menjabat tangan Marvel


" Sans, lagi di luar gak ngejalanin misi panggil bang Marvel aja " balas Marvel


" Oh ya ini Lena " lanjut Marvel


" Nona queen? Maaf nona saya tidak terlalu mengenali anda " ujar Tama dengan sopan seraya mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Lena


" Baiklah" balas Tama


" Bagaimana perkembangan markas di Paris ?" Tanya Marvel


" Semakin meningkat bang " ujar Tama


" Bagaimana dengan adikmu Zee?" Tanya Lena. Yupz Zee adalah adik dari Tama mereka sama sama terjun di dalam dunia gelap tanpa sepengetahuan keluarga mereka


" Ia semakin mahir dalam bela diri atau pun senjata Lena. Bahkan ia sendiri yang menjalankan misi saat pengiriman senjata yang di gagalkan oleh Danu cahyono dan ia berhasil membuat Danu cahyono hingga koma selama beberapa bulan " ujar Tama


" Waw Danu cahyono kenapa Zee tidak membunuhnya dia saja ? Tetapi itu tidak apa-apa buat aku sendiri yang membunuhnya dengan tangan ku sendiri " ujar Lena seraya tersenyum smirknya


" lalu mengapa ku pulang ke indo ? Dan membiarkan adik ku sendiri menjaga markas sedangkan dia juga harus menangani perusahaan" tanya Marvel


" Gue ada urusan penting bang dan urusan itu udah kelar, besok gue balik ke Paris " ujar Tama


" Urusan penting lu gue tau bang, lu ada meeting kan dengan perusahaan Dirgantara kan ? Meeting itu di laksanakan tadi pagi. Dan perusahaan lu di bawah naungan perusahaan A'Q company kan ? Yang sekarang perusahaan lu berada di peringkat ke 4 dunia kan ?" Tanya Lena


" Kenapa lu bisa tau ?" Tanya Tama terkejut


" Jelaslah orang gue yang punya A'Q company itu, kenapa gak jujur sih ? Kenapa sembunyi in dari gue ?" Tanya Lena


" Maaf gue gak bermaksud buat menyembunyikan ini ke lu len, gue mau bantu markas dengan hasil usaha gue sendiri walaupun itu berada di bawah naungan A'Q company gue ingin mengembangkan GDK lebih jauh dari apa yang gue perkirakan, maaf kalau gue lancang Len. Dan gue bersyukur karena perusahaan gue berada di urutan ke 4 dunia" ujar Tama


" Gue berterima kasih banget sama lu tam lu udah peduli sama GDK, bahkan lu rela mati demi GDK thank you" balas Lena seraya memeluk Tama


" Sama sama, karena GDK yang membuat gue sampai sekarang dan gue berhutang Budi sama lu len " ujar Tama


" Lu gak ada hutang Budi sama siapa pun, sekali lagi thank you ya " balas Lena dengan senyum tulusnya


" Dan gue berencana untuk membuat panti asuhan di Paris " ujar Tama


" Seriusan ? Oke nanti gue buat surat kontraknya " ujar Tama


" Eh tapi ngomong-ngomong lu kek gue pernah liat ya " ujar Lena seraya menatap wajah Tama


" Muka gue pasaran Len " balas Tama


" Iya iya muka lu kan pasaran " gumam Lena yang masih bisa di dengar oleh Marvel dan Tama


" Ya udah pulang yuk bang ngantuk gue udah jam 10 malam " ujar Lena yang di balas dengan anggukan kepala oleh Marvel


" Ya udah gue sama bang Marvel pulang duluan ya , lu bawa kendaraan kan ? Hati hati Tama " ujar Lena


" Yok gue duluan " ujar Marvel


" Hati hati bang, Lena " teriak Tama, sebelum pergi Lena sudah membayar terlebih dahulu jadi Tama tidak perlu membayarnya


...TBC...


...jangan lupa tinggalkan jejak :)...


...jangan lupa tekan love dibawah pojok kiri:)...


...jangan lupa tekan tombol like ya:)...


...jangan lupa comment and vote ya man teman:)...