
Keesokan paginya Lena dan Anna tidak masuk sekolah karena Lena sangat malas untuk bangun pagi harinya. Lena dan Anna masih setia dengan selimutnya bahkan jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Setelah pulang dari kediaman Winata kemarin merek melanjutkan dengan latihan bela diri dan senjata hingga menjelang subuh. Mereka sangat nyenyak tidur sampai alarm weker yang berbunyi pun tidak membangunkan mereka berdua.
" Dekkk bangunnn" teriak Marvel seraya meloncat loncat di tempat tidur Lena dan Anna
" Astaga kebo banget mereka " gumam Marvel
" Woee bangunnnn " teriak Marvel dengan suara toanya. Kemungkinan tetangga sebelah mansion Lena pun mendengar teriakan Marvel
" Iyeee " balas Lena dan berjalan sempoyongan menuju kamar mandi
Dughh
" Awww, ini yang naruh nembok disini siapa dahh " ringis Lena seraya mengusap keningnya yang barusan kepentok tembok
" Mampus lu punya adek tolol bangett. Itu tembok udah ada dari duluu ogebb lu nya aja yang jalannya merem " balas Marvel
" Bodo " gumam Lena
Len pun membersihkan tubuhnya sedangkan Marvel membangunkan Anna yang masih ngebo. Ia tidak terusik dengan teriakan Marvel, membuat Marvel menyerah membangunkan Anna dan keluar dari kamar Lena begitu saja
Tak lama kemudian Lena selesai melaksanakan ritual pagi atau bahkan siang dengan menggunakan hotpants pendek dan baju kaos hitam dengan gambar kacamata di depannya dan tak lupa rambut yang ia Cepol sembarangan yang menambah kecantikannya
Kemudian ia pun membangunkan Anna dengan menguncang kan tubuhnya dan Anna pun langsung terbangun dan bergegas menuju kamar mandi tanpa di suruh oleh Lena.
Lena pun menunggu Anna selama kurang lebih 15 menit, lalu Anna keluar dengan menggunakan hotpants pendek berwarna merah dan kaos berwarna putih tak lupa dengan rambut yang ia gerai dan mereka langsung turun menuju meja makan untuk sarapan eh lebih tepatnya makan siang
" Bang, aku berfikir untuk membangkitkan GDM dan menyatukan GDK dengan GDM" ujar Lena
" Why?" Balas Marvel
" GDM sebenarnya tidak benar benar bubar, hanya saja GDM bersembunyi karena musuh GDM tau bahwa leader dalam keadaan Sakit waktu itu. Mami pun membubarkan sejenak GDM. Saat Tante Alana sembuh total GDM Kemabli dan tidak memberi tahu seluruh dunia hanya anggota GDM saja yang mengetahuinya. Sampai saat ini GDM masih ada. Dan semua anggota GDM bersama para leadernya " ujar Marvel dan Lena Anna pun hanya mengangguk mendengarnya
" Siapa Tante Alana?" Tanya Anna
" Mommy kandung Lena " balas Marvel
" What ?? Berarti Tante Rika itu bukan mommy kandung Lena ? Tanya Anna dan Lena hanya mengangguk sebagai jawaban
" Lalu GDM?" Tanya Anna lagi
" Golden diamond Masia. Organisasi yang didirikan oleh Tante Alana dan dulunya di peringkat pertama di dunia sebelum di ambil alih GDK " ujar Marvel
" woww " takjub Anna
" Berapa banyak anggota GDM" tanya Lena
" 11. 350 orang" balas Marvel
" Sangat banyak " gumam Lena
" Kalau boleh tahu mama umur berapa saat mendirikan GDM?" Tanya Lena
" Mungkin sekitar usia 15 tahun, Abang tidak mengingatnya" jawab Marvel
" Setelah sarapan kalian Siap siap, Abang akan mengajak kalian ke suatu tempat " ujar Marvel seraya meninggal Lena dan Anna yang masih di meja makan
" Batalkan pertemuan 3 hari lagi dengan tangan kanan ku, karena aku ada urusan yang lebih penting dari pada itu" ujar Lena dengan seseorang di seberang sana dan langsung mematikan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari seorang yang ada di seberang sana