
Happy reading 📖✨
^^^" Queen kembaran gue "^^^
^^^" Abang rindu lu queen "^^^
^^^_Alaric Alan_^^^
^^^" Gue gak punya kembaran, dan gue gak punya Abang yang tega mengusir adiknya tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi"^^^
^^^_ Alqueena_^^^
^^^" Maaf queen, gue tau gue salah gue menyesalll gue mohon ku balik"^^^
^^^_alan _^^^
" Bang?" Ujar Alan tiba tiba datang berserta teman temannya kecuali bara
" Apa maksud semua ini ?" Tanya Anna dengan sendu
" Dan apa maksud dari lu yang memeluk Lena bang dan perkataan tentang bara " ujar Alan
" Kita dengar semuanya, jelaskan semuanya bang " ujar Anna. Sedangkan Lena kasih berada di dalam pelukann Arlan ia menyadari bahwa teman temannya berada di luar saat bara menyatakan kalau ia Cinta dengan Lena
" Len apa maksud dari semua ini ?" Tanya Anna terhadap Lena
" Gue akan jelaskan semuanya" balas Lena
" Guee---------
" Gue Alqueena Alena Dirgantara, gadis yang telah lu usir karena kesalah pahaman dan ya gue Al sahabat kecil Aluna Anna Winata " ujar Lena
Deg
" Al " gumam Anna
" Gak mungkin lu queen kita gue gak percaya " ujar Alan menatap Lena tak percaya
" Bang apa benar itu Al gue ?" Tanya Anna
" Iya di Al dan Queen Dirgantara" ujar Arlan
" Kalau kalian gak percaya ya udah itu terserah kalian" ujar Lena seraya berjalan meninggalkan mereka
Grepp
Anna memeluk Lena dari belakang dengan Isak tangisnya
"Al" gumam Anna yang masih bisa di dengar oleh Lena, Lena yang tak sanggup mendengar Anna menangis pun membalikkan badannya dan memeluk Anna
" Gue di sini " ujar Lena
" Gue rindu lu " balas Anna seraya mengeratkan pelukannya
" Lu hari ini ke mansion gue sendiri an aja ya " bisik Lena yang di balas dengan anggukan kepala oleh Anna
" Queen kembaran gue " Gumam alan
" Abang rindu lu queen" lanjut Alan
" Gue gak punya kembaran, dan gue gak punya Abang yang tega mengusir adiknya tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi" ujar Lena seraya pergi meninggalkan mereka
" Maaf queen, gue tau gue salah gue menyesalll gue mohon ku balik" gumam Alan
" Apa yang kau perbuat itu yang akan lu tuai " ujar Arlan seraya menepuk bahu Alan dan berjalan meninggalkan nya, tak lupa ia merangkul Anna dan membawanya pergi dari perpustakaan
" Emang penyesalan selalu berada di akhir bro kalau di depan namanya pendaftaran " ujar Brian meninggalkan Alan
" Lu tenang in diri lu dulu " ujar Denis dan pergi menyusul teman temannya di ikuti oleh Jessica
" Arghhhh gue bangsat gue emang Abang yang gak bergunaaa" teriak Alan seraya menjambak rambutnya sendiri
Di tempat lain
Lena melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ia bahkan membawanya dengan ugal ugalan ia tak menghiraukan sumpah serapah dari para pengguna jalan lainnya
Saat ini ia sedang emosi dalam tingkat tinggi karena teman temannya. Ia tidak menyangka apa yang ia sembunyikan selama ini hancur dalam sekejap. Ia belum membalaskan dendam nya terhadap keluarga tetapi identitas nya yang asli sudah di ketahui oleh teman temannya dan Abang nya
" Gue harus mengatur rencana ulang untuk membalaskan dendam gue terhadap keluarga Dirgantara" gumam Lena seraya tersenyum smirk nya
Lena pun sampai di markas GDK, ia memutuskan untuk pergi ke markas dan mengatasi emosinya di sini
" Selamat siang nona " sapa Riko saat bertemu dengan Lena di lorong markasnya
" Siang, cari tau tentang Baratayudha Ghandi " ujar Lena
" Baik nona" balas Riko
Lena pun pergi meninggalkan Riko dan berjalan menuju ruang latihan para anggotanya
Sesampainya di ruang latihan ia melihat anggotanya yang sedang fokus berlatih tanpa bermain main
" Selamat siang nona queen" sapa salah satu anggota GDK
" Siang, kalian istirahat dan tinggalkan ruangan ini " ujar Lena
" Baik nona " balas Anggo tersebut
" Anggota yang latihan pun langsung keluar atas perintah Lena
" Huhh, sudah lama aku tidak berlatih " gumam Lena ia pun langsung meninju samsak yang ada di sana tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Lena meluapkan emosinya dengan memukuli samsak bertubi tubi. Ia teringat dengan kenangan masa kecilnya dimana ia dan abangnya bermain bersama bercanda tawa tanpa adanya beban. Setelah kejadian 10 tahun yang lalu semuanya hilang begitu saja kebahagiaan, tawa itu pun lenyap seketika karena kesalah pahaman tersebut
" Arghhh " teriak Lena
" Gue akan buat menjadi terpuruk bara, karena ku apa yang udah gue sembunyikan selama ini terbongkar dengan mudahnya " gumam Lena
Lena pun terus memukuli samsak tersebut hingga jam sudah menunjukkan pukul 7 malam
" ****, 4 jam gue di sini " gumam Lena dan langsung keluar dari tempat latihan dan pulang menuju Mansionnya
Sesampainya di mansion Lena langsung masuk dan terkejut melihat ada seseorang yang duduk dengan tenang di ruang tamu nya sembari menonton TV dengan cemilan yang berada di tangannya
...TBC...
...jangan lupa tinggalkan jejak :)...
...jangan lupa tekan love dibawah pojok kiri:)...
...jangan lupa tekan tombol like ya:)...
...jangan lupa comment and vote ya man teman:)...