ALENA QUEEN OF THE DARKNESS

ALENA QUEEN OF THE DARKNESS
16.



Happy reading 📖 ✨


^^^" Abang minta kalian jangan pergi dari hidup Abang, karena cuma kalian yang Abang punya, jangan pergi dari Abang dan Zee Lena, tanpa lu mungkin kita udah mati"^^^


^^^_ Britama_^^^


^^^" Gue janji gak akan pergi dari kalian, kecuali kalian sendiri yang minta Gie untuk pergi dari kehidupan kalian "^^^


^^^_ Alqueena Alena_^^^


" Zee hahaha Tama udah hahaha udahhh gue capeeee, udah dong jangan lagi ahh hahahha" ujar Lena seraya tertawa, bagaimana tidak saat ini ia sedang di gelitiki oleh Zee dan Tama


" Mangkanya jangan nantangin " balas Zee seraya tersenyum


" Sudah Sudan yuk kita mampir ke kedai itu aja" ujar Tama seraya berjalan mengandeng tangan Lena dan Zee sehingga saat ini ia berada di tengah-tengah Lena dan Zee


Mereka kini sedang berada di menara Eiffel, Lena meminta untuk berjalan jalan sembari menghabiskan waktu liburan


" Ice cream Chocolat two " ujar Tama memesan es cream


" Wait a minutes" balas pelayan kedai tersebut


Tak lama kemudian es cream yang Tama pesan sudah jadi. Tama pun langsung membayar nya dan berjalan menuju Zee dan Tama


" Nih makan dulu " ujar Tama seraya menyerahkan es cream ke arah Zee dan Lena


Lena dan Zee makan es cream dengan tenang dan sangat menikmati nya sedangkan Tama hanya tersenyum melihat dua orang perempuan yang berada di depannya ini


" Kenapa sih bang senyum senyum Mulu dari tadi heran " ujar Zee tiba tiba


" Abang bahagia aja punya dua bidadari cantik di depan Abang ini " ujar Tama seraya tersenyum


" Bisa aja " balas Zee , sedangkan Lena yang mendengarnya pun hanya tersenyum


" Abang minta kalian jangan pergi dari hidup Abang, karena cuma kalian yang Abang punya, jangan pergi dari Abang dan Zee Lena, tanpa lu mungkin kita udah mati" ujar Tama


" Gue janji gak akan pergi dari kalian, kecuali kalian sendiri yang minta Gue untuk pergi dari kehidupan kalian " ujar Lena


" Gue sayang sama kalian berdua" ujar Tama seraya memeluk Zee dan Lena


" Ternyata masih ada yang sayang sama gue, gue kira gak ada lagi selain Abang abang angkat gue " batin Lena


" Udahhh ah kenapa malah jadi melow gini sih ihh, gak asikkk ah " ujar Lena cemberut


" Ga usah cemberut gitu kak jelek lu " ejek Zee


" Bodo Zee bodoo " ambek Lena yang masih cemberut


" Gak usah ngambek gitu gue jadi gemas sama lu jadinya " ujar Tama


" Bodo amat, gue mau ke toko itu dong yuk ah " ujar Lena seraya menunjuk toko yang berada di seberang kedai ice cream tersebut


" Ya udah yuk " balas Tama


Mereka pun berjalan menuju toko aksesoris tersebut, Lena sibuk memilih aksesoris, Zee pun juga sama , sedangkan Tama hanya memperhatikan Lena yang sedang memilih milih aksesoris tersebut


" Gue cinta sama lu len" batin Tama


" Tama udah yuk " ujar Lena memecahkan lamunan Tama karena dia juga mendengar batinan Tama


" Yuk " balas Tama


Mereka pun langsung membayar belanjaan mereka dan langsung pulang menuju mansion Lena. Tetapi saat di perjalanan pulang Lena ingin berfoto dengan background menara Eiffel, Lena pun memberhentikan Tama yang sedang menyetir mobilnya


" Ama berhenti, gue mau foto di sini background nya bagus " ujar Lena


" Ya udah sini gue foto in " balas Tama seraya menghentikan mobilnya dan berjalan keluar


" Di sini yah, hitung Ama awas aja ku kalau hasilnya jelek kepala lu taruhannya" ujar Lena


" Zee keluar yuk foto sama bareng gue yuk " ajak Lena


" Iya iya " balas Zee


Cekrek


" Udah Ama thank you" ujar Lena seraya berterima kasih kepada Tama. Mereka pun segera melanjutkan perjalanan mereka menuju Mansionnya


Tak lama kemudian mereka sampai di mansion pada jam sudah menunjukkan pukul 6 sore yang artinya mereka sudah berkeliling kota Paris, Perancis selama 4 jam


" Gue ke kamar, kalian istirahat " ujar Lena


" Siap " balas Tama dan Zee barengan


Mereka pun istirahat di kamar mereka masing masing. Lena pun langsung membersihkan badannya, tak lama kemudian ia keluar dengan menggunakan hotspans biru dengan kaus putih polos, dan tak lupa rambut nya yang sudah ia Cepol asal tetapi menambah kesan Cantiknya


" Eh anjing " lantah Lena


" Gak usah ngagetin gue Ara untung gue gak punya riwayat penyakit jantung" ucap Lena


" Hehe maap kak " balas Ara. Masih ingat dengan Ara ? Kalo ga baca part 10 yak :) author males kalau buat ngejelasin lagi


" kenapa hmmm?" Tanya Lena


" Kakak kapan akan membalas kan dendam ku ?" Tanya balik Ara


" Secepatnya kakak akan belas kan dendam lu dek " balas lenaa


" Tapi kapan kak ? Aku lelah kak menunggunya, aku ingin tenang di alam ku kak " ujar Ara sendu


" Kakak masih mencari waktu yang tepat dek, biarkan mereka bersenang-senang dahulu dengan harta ayahmu sebelum mereka kakak kirim ke neraka " balas Lena dengan senyum smirk nya


" Baiklah kak, tapi aku ingin secepatnya kakak membunuh mereka dan membalas kan dendam ku, setelah mereka mati aku ingin kakak memberikan harta ayahku ke bunda ku kak " ujar Ara


" Secepatnya kakak akan bunuh mereka tetapi tidak dengan waktu dekat ini , bersabarlah dek, baiklah " balas Lena


" Terimakasih kak" ujar Ara seraya memeluk Lena , Lena lun membalas pelukannya dengan erat.


" Ya udan kak Ara pulang dulu yah, kakak jaga kesehatan " ucap ada yang di balas anggukan kepala oleh Lena


Ara pun langsung pergi menyisakan Lena sendiri di kamarnya


" Aku yang akan menjadi malaikat maut kalian hahah" tawa Lena menggelegar


" Dan Ara sendiri yang akan membunuh kalian bangsat " gumam Lena


" Huhh aku lelah" gumam Lena


INDONESIA


" Woyy Lena kemana ? Tumben gak pernah keliatan batang hidung nya tu anak " ujar Brian


" Ga tau gue, gue telpon ga pernah di angkat " ujar Anna


" Heran gue sama tu anak , sukanya ngulang mulu " ujar Alan


" Ke luar negeri mungkin " ujar Jessica


" mungkin kali ya, gak enak gak ada si Lena, gak ada yang buat rusuh lagi anjir " ucap Brian


" Iya iya sepi gak ada Lena, Lena gak ada di sini berasa hidup gue gak nentu, sama kayak queen kalau gue ga bisa tanpa dia " ujar Anna sendu, ia teringat lagi dengan queen mereka


" Gue juga rindu queen " ujar Alan


" Semua orang rindu lu dek, pulang lah walaupun Abang gak tau ada dimana kamu dek. Abang rindu kamu dek pulang'lah " batin Arlan


" Gue yakin kalau queen yang kalian cari itu adalah Alena " ujar bara tiba tiba