
Kediri,20 Oktober 2109
"Yang semangat sel latihannya buat pertunjukan lusa malam,gimana sih"teriak si pemilik sirkus.
"I..iya Pak"ucap Marsel
Kemudian si pemilik sirkus menemukan sebuah undangan berwarna hitam yang ditulis dengan tinta emas di luar gedung sirkus
"Dari presiden untuk Marsel?"batin si pemilik sirkus.
Karena penasaran,Ia pun mencoba membuka undangannya.
"Undangan dari pernikahan siapa Pak?"ucap Marsel sambil berjalan menghampiri si pemilik sirkus
Si pemilik sirkus pun mengurungkan niatnya untuk membuka undangannya dan memberikan undangan tersebut kepada Marsel.
"Tuh Undanganmu dari Presiden.Lo nggak macem macem kan?kok pake di undang presiden segala"tanya si pemilik sirkus.
"Nggak kok"jawab Marsel
"Ya udah,gue masuk dulu ya"ucap si pemilik sirkus sambil berjalan menuju gedung pertunjukan.
"Kok penasaran sih gue"batin Marsel sambil membuka undangannya.
Untuk marsel dwitito dari Presiden
Kami mengundang anda ke istana presiden untuk memperlihatkan kemampuan Anda dalam bermain sirkus.Datanglah ke Istana pada tanggal 28 Oktober 2109 jam 10:00 pagi.
Undangan ini hanya untuk anda.Jadi Anda tidak boleh mengajak siapapun.Anda boleh membawa alat alat Anda saat bermain sirkus.
TTD
Presiden
"Anjrit,gue diundang Presiden ke Istana"batin Marsel sambil meloncat kegirangan
Bandung,20 Oktober 2109
"Belum jadi Mas?"tanya si Pemesan
"Belum kang,Akang tunggu dulu ya,bentar lagi jadi kok"ucap Dimas sambil terus membuat pesenennya
"Kang,ada Undangan nih.Katanya dari Presiden"ucap Istri Dimas.
"Coba sini liat,bentar ya kang nanti kulanjut buat pesenennya"ucap Dimas sambil membuka undangannya.
Untuk Dimas Kurniawan dari Presiden
Kami mengundang Anda ke Istana Presiden untuk membuatkan Kami sebuah peralatan untuk bertempur dari baja.Datanglah ke Istana pada tanggal 28 Oktober 2109 jam 10:00 pagi.
Undangan ini hanya untuk Anda.Jadi Anda tidak boleh mengajak siapapun.Anda boleh membawa peralatan Anda sendiri bahkan Anda juga boleh membawa pedang dari karya Anda.
TTD
Presiden
"Buat peralatan tempur dari baja?Apakah mereka bosan dengan hanya memakai senjata api"batin Dimas.
"Oke akang,pesenan akang akan kuselesaikan hari ini"ucap Dimas
Jakarta,20 Juli 2109
"Gue harus memperlihatkan apa lagi ya ke penonton?"batin Arya.
"Sayang kamu dah bangun"ucap Istri Arya.
"Tentunya sayangku kan gara gara Kamu kemarin jadi Aku nggak bisa tidur"ucap Arya
"Ya sudahlah kalo gitu,Aku mau mandi terus pergi ke swalayan"ucap Istri Arya sambil berjalan ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi,Ia pun berjalan ke luar rumah.
"Yang,ini undangan apa?"tanya istri Arya sambil berjalan menghampiri Arya.
"Emang dari siapa?"tanya Arya.
"Dari Presiden nih katanya"ucap Istri Arya sambil memberikan undangannya.
"Dari presiden?"gumam Arya sambil membuka undangannya.
Untuk Arya Lesmana dari Presiden
Kami mengundang Anda ke Istana Presiden untuk menujukkan kemampuan Anda dalam bermain sulap.Datanglah ke Istana pada tanggal 28 Oktober 2109 jam 10:00 pagi.
Undangan ini hanya untuk Anda.Jadi Anda tidak boleh mengajak siapapun.Anda boleh membawa peralatan Anda saat melakukan pertunjukan sulap.
TTD
Presiden
"Isinya apa yang?"tanya sang Istri.
"Aku diundang Presiden ke Istana sayangku"ucap Arya sambil memeluk sang Istri.
Buukkk..bukkk..buukkk
"Santai aja Ton mukulnya"ucap sang pelatih.
"Nggak bisa,gue harus menang besok"ucap Toni
"Harus itu hahaha"ucap sang pelatih.
"Ton lo di undang ke khitanan anak orang nih"ucap sang pelatih sambil menyodorkan sebuah undangan.
"Khitanan bapak kau coach,dari Presiden ini"ucap Toni.
"Buka Ton,buka"ucap sang pelatih.
"Oke oke gue buka"ucap Toni.
Untuk Toni Sinaga dari Presiden
Kami mengundang Anda ke Istana Presiden untuk menujukkan kemampuan Anda dalam bergulat.Kami akan memberi Anda seseorang lawan yang seimbang.Datanglah ke Istana pada tanggal 28 Oktober 2109 jam 10:00 pagi.
Undangan ini hanya untuk Anda.Jadi anda tidak boleh mengajak siapapun.
TTD
Presiden
"Coach,dalam seminggu kedepan,jadwal tandingku hanya ada 2 kan,besok sama tanggal 26 Oktober?"tanya Toni.
"Bener Ton"ucap sang pelatih.
"Gue harus ke Istana nih.Gue penasaran sama kekuatan para ajudannya"batin Toni.
Semarang,20 Oktober 2109
"Sayang bangun dong,Papa dah buatin Kamu sarapan nih"ucap Bima.
"Siap Pa.."ucap Vivi
"Gimana sekolahmu Vi?"tanya Bima sambil berjalan menuju ruang makan.
"Ya gitulah Pa"ucap Vivi
"Dah yuk kita makan dulu"ucap Bima.
Tinnn...tonggg
"Bentar ya Vi,Papa mau buka pintu dulu"ucap Bima sambil berjalan menuju ke pintu.
"Atas nama Bapak Bima ya?"ucap sang kurir
"Benar Saya sendiri"
"Ini paketnya Pak"ucap sang kurir sambil memberikan sebuah kotak besar.
"Tanda tangan disini Pak"
"Oke terima kasih Pak"ucap sang kurir
"Undangan apa ini?"batin Bima sambil mengambil undangan yang tergeletak di lantai dan berjalan ke dalam Rumah
"Papa beli sembako lagi ya?"ucap Vivi.
"Iya nih Vi.Papa juga dapat undangan nih,katanya dari Presiden"ucap Bima sambil membuka undangannya.
Untuk Bima Putra Pangestu dari Presiden
Kami mengundang Anda ke Istana Presiden untuk menjadi Juru masak Istana.Datanglah ke Istana pada tanggal 28 Oktober 2109 jam 10:00 pagi.
Undangan ini hanya untuk Anda.Jadi Anda tidak boleh mengajak siapapun.
TTD
Presiden
"Untung gue juga dikenal sebagai juru masak,kalau dikenal sebagai pembunuh bayaran kan repot gue"batin Bima sambil menghela nafas lega.
"Dari siapa Pa"tanya Vivi.
"Papa disuruh ke Istana untuk jadi juru masak nih.Kamu sendirian di Rumah nggak apa apa?"
"Nggak apa apa kok Pa,kan Vivi dah gede"ucap Vivi.
"Makasih sayang"ucap Bima sambil memeluk anaknya tersebut.
Istana Presiden,20 Oktober 2109
"Sudah kalian sebar undangannya?"tanya Presiden.
"Sudah Pak"
"Oke kita tinggal tunggu mereka datang kesini saat hari Sumpah Pemuda"ucap Presiden