5 Boys to 1 Story

5 Boys to 1 Story
Mereka



Kediri,16 Maret 2109


 


"Yaaa kita sambut badut kesukaan kalian semua,badut pinky"teriak Pemilik sirkus kepada semua penontonnya.


Setelah badut itu muncul,mereka pun bersorak menandakan mereka sangat antusias dengan si badut.


"Kalian ingin lihat yang baru?"kata si Badut.


"Yaaa.."teriak semua penonton.


Badut itu pun kemudian berjalan di seutas tali yang berada sangat tinggi dari tanah.Karena kurang latihan Badut itu pun terjatuh.


Sorak penonton melihat kejadian itu karena mereka menganggap itu sebagai salah satu dari aksinya.


Kemudian Badut itu pun berlari keluar panggung.


"Keren lo sel,minggu depan aksi jatuhnya di tambahin ya,biar makin rame"ucap si Pemilik sirkus


Marsel (Sang Badut) pun hanya terdiam.


Bandung,15 April 2109


Tinggg...tingg...tinngg..


Suara seperti itu sudah biasa terdengar di rumah Dimas karena Dia merupakan seorang pandai besi.


"Lo lagi bikin apa mas?"tanya temannya yang berkunjung ke rumah Dimas.


"Lagi buat pedang sama tameng nih pesenan pelanggan"ucap Dimas sambil terus memukuli besi.


"Lo bisa main pedang ama tameng?"tanya temannya.


"Tentu,lo mau jadi contohnya?"ucap Dimas sambil tertawa dan menghunuskan pedangnya.


"Nggak jadi Mas"ucap temannya.


"Dah pergi sono,ganggu aja"ucap Dimas


Semarang,8 Mei 2109


"Hei bung,rekeningku masih kosong nih"ucap Bima.


"Lo kerja dulu baru itu gue bayar"ucap clientnya


"Nggak gitu cara mainnya bro"ucap Bima.


"Sebentar lagi nih orang bakal gue biarin masuk ke gedung jika lo belum bayar nyet"ucap Bima sambil mengarahkan kamera ponselnya ke targetnya.


100 milyar telah masuk kedalam rekening Bima.


"Senang berbisnis denganmu"ucap Bima sambil menembakkan pistol ke leher targetnya.


Jakarta,22 Agustus 2109


"Lihat,kosong kan"ucap Arya kepada semua penontonnya.


Kemudian Arya masuk kedalam benda seperti kapsul dan meminta asistennya untuk menusuknya.


5 pedang sudah menancap ke kapsulnya.Setelah itu para asistennya melepas pedangnya dan membuka kapsul tersebut.


Namun kapsul tersebut sudah kosong karena Arya sudah duduk diantara penontonnya.


Tepuk tangan dari semua penontonnya langsung memenuhi gedung pertunjukan Arya.


Medan,17 Juli 2109


"Sini lo maju"ucap Toni sambil menepuk nepuk dadanya.


"Sok sok an lo anjing"ucap musuhnya dan mulai berlari ke arah Toni.


Tanpa perlu waktu yang panjang,Toni pun berhasil membanting tubuh lawannya tersebut.


"Dan juaranya adalah...Toni"teriak sang wasit ke semua penonton yang hadir malam itu.


"Nih bayaranmu Ton"ucap sang pelatih.


"Dah ya,gue mau pulang.Gue mau latihan buat besok lagi"ucap Toni.


~Sementara itu di Istana Presiden


"Mereka ini orang orang yang menarik dan sudah lama Aku mengawasi mereka"ucap Presiden sambil melihat monitor yang memperlihatkan mereka berlima.


"Tentu Pak.Apakah Bapak mau mengambil mereka sekarang"ucap salah satu mentri.


"Hmm sepertinya mereka harus segera dikenalkan satu sama lain.Undang mereka kesini"ucap Presiden ke semua bawahannya.


Kemudian semua bawahan Presiden pun bergegas menyebar ke seluruh Indonesia untuk memberi "undangan"kepada mereka.


"Bapak mengundang mereka?"tanya salah satu mentri.


"Aku akan memberikan mereka sebuah misi yang akan cukup menarik untuk mereka selesaikan"ucap Presiden sambil berjalan meninggalkan ruangannya.


"Misi yang menarik?apa itu Pak"tanya sang mentri.


"Setelah mereka terkumpul,akan Aku beri tau apa misinya"jawab Presiden