[MINE] |VSoo

[MINE] |VSoo
BERUBAH |Season 1



jisoo sedang berada di ruangan Jennie, menunggu dirini nya akan di panggil ke ruangan CEO nya lagi...


"Wah Jennie, ruangan mu bagus ya," ucap jisoo sambil melihat lihat isi ruangan tersebut


Jennie tertawa, " pasti, ini kan perusahaan terkenal jisoo " ucap Jennie


Jisoo mengangguk, " menurut mu apakah aku akan menjadi sekertaris pak Jimin? " Tanya jisoo


Jennie mengangguk, " bisa saja, lagi pula seperti nya dia CEO di sini jisoo " ucap jennie pada jisoo


Jisoo tersenyum, " wah bagus kalau seperti itu " ucap jisoo senang


Jennie tersenyum selidik, " atau jangan jangan kau naksir ya dengan pak Jimin?? " Tanya Jennie


Jisoo mengangkat alisnya, " enak saja! Aku tak suka dengan nya, aku suka karena sikap nya yang baik itu! " Bantah jisoo


" Oh baiklah, awas saja jika kau suka dengannya! Aku akan menjadi orang pertama yang mentertawakan mu " ucap jennie


" Huh! Tak akan ! " Ucap jisoo


Tok!! Tok!!


" Masuk! " Teriak Jennie


Seorang asisten masuk, " ah permisi, di sini benar ada yang bernama Kim jisoo? " Tanya asisten tersebut


" Ah iya itu aku " ucap jisoo


" IBu jisoo di panggil ke ruangan khusus Bu.." ucap asisten tersebut


Jisoo tertawa pelan, " ah tak perlu memanggil ku dengan IBu, seperti nya kita seumuran? Jadi siapa namamu? " Tanya jisoo balik


Asisten itu membungkuk, " ah perkenalkan, nama ku Kim lalisa atau lisa " ucap asisten bernama nayeon itu


" Nah lisa, kau memanggilku jisoo saja ya " ucap jisoo


" Ah baiklah jisoo, kalau begitu ayo ikut aku ke ruangan khusus dulu " ucap lisa mengajak jisoo


Jisoo melihat ke arah Jennie, " Jen aku pergi dulu ya, jangan lupa nanti istirahat kita bersama ya " ajak jisoo


" Siap jis " ucap Jennie memberikan jempol nya


---


" Lisa-ah, apa aku akan menjadi sekertaris di ruangan ini eoh?? " Tanya jisoo


Lisa mengangguk, " iya jis, kamu jadi sekertaris di ruangan ini, selamat bekerja ya " ucap lisa


" Ah terima kasih lisa " ucap jisoo, lisa membalas dan pergi meninggalkan jisoo di depan pintu yang katanya ruangan khusus itu


" Ayo jisoo! Kamu pasti biasa " ucap jisoo


Tok!! Tok!!


" Masuk!? " Ucap seseorang di dalam ruangan tersebut


Jisoo masuk perlahan dan melihat seseorang yang tengah duduk membelakangi nya...


" Apa benar saya menjadi sekertaris bapak?? " Tanya jisoo, orang itu masih membelakangi jisoo


" Mulai hari ini kau menjadi sekerta---" ucap orang itu dan mulai menghadap jisoo


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Jisoo kaget, " ta--tae--hyung " ucap jisoo terbata bata..


Ya pria itu Taehyung, pria uang meninggal kan jisoo 6 tahun lalu itu kini sudah kembali...


Taehyung yang mengetahui itu jisoo langsung berlari memeluk nya...


" Jis, kamu kemana aja? " Tanya Taehyung


Jisoo menahan tangis nya agar tak keluar, jujur ia merindukan Taehyung, tapi di satu sisi ia takut Taehyung sudah memiliki kekasih...


" Tae--taehyung, jangan seperti ini, ini di kantor " ucap jisoo berusaha melepaskan pelukan Taehyung


Taehyung melepaskan nya dan menatap mata jisoo dalam, " jujur jis, kamu ga rindu sama aku ? " Tanya Taehyung dengan mata yang sudah me merah


Jisoo yang tak kuat menahan lagi, langsung pergi ke pelukan Taehyung, " aku rindu Tae, kamu kemana saja hah? " Tanya jisoo kesal dan menangis


" Aku baru saja pulang jis, seminggu yang lalu?? " Ucap Taehyung membalas pelukan jisoo dan mengelus puncak kepala gadis yang sangat di rindukan nya itu


" Kenapa tak mengabari ku eoh? " Tanya jisoo dan melepaskan pelukan nya itu


" Aku sudah berkali kali menghubungi mu dan mencari mu?? Tapi aku tak mendapat kan satu pun informasi tentang mu jisoo " ucap Taehyung memegang pundak jisoo erat


" Baiklah tidak apa, yang terpenting sekarang kita sudah bertemu lagi, " ucap jisoo dan tersenyum senang


" Apa aku akan menjadi sekertaris mu Tae?? " Tanya jisoo pada Taehyung..


" Ya kau menjadi sekertaris ku sekarang??" Ucap Taehyung


" Kenapa kamu, bukan nya CEO nya itu pak Jimin " tanya jisoo


Taehyung berjalan semakin mendekat ke arah jisoo, jisoo pun berjalan semakin mundur dan mundur hingga punggung nya menyentuh tembok


" Kenapa eoh jika kau menjadi sekertaris ku? Kenapa kau ingin menjadi sekertaris Jimin itu? Apa kau tertarik dengan nya huh? " Tanya Taehyung menaruh tangannya di samping kepala jisoo


Jisoo meneguk ludah nya susah payah, bagaimana tidak, jarak di antara mereka sudah dekat sekali...


" Ti--dak seperti itu-- Tae " jawab jisoo gugup karena dia sudah dapat merasakan hembusan nafas Taehyung


" Apakah bibir ini sudah pernah ada yang merasakan nya jisoo?? " Tanya Taehyung dengan jari telunjuk nya yang kini sudah ada di bibir jisoo


Jisoo sudah berkeringat dingin sekarang, ia ingin pulang saja...jika harus seperti ini dengan Taehyung, jantung nya se akan ingin meledak, dan mulutnya seakan ingin berteriak sekarang


" Permisi pak, saya membawa kan berkas pen--- " ucap seseorang yang tiba tiba membuka pintu membuat jisoo dan Taehyung terkaget


" Hey! Siapa yang menyuruh mu masuk tanpa mengetuk pintu dulu hah? " Kesal Taehyung karna asisten yang membawa jisoo tadi ( Lisa ) sudah mengganggu ke romantisan nya dengan jisoo


" Ah, maaf pak, tadi saya sudah mengetuk pintunya namun tak ada balasan dari dalam, jadi saya langsung membuka nya, sekali lagi saya minta maaf pak, " jelas lisa membungkuk


" Baiklah saya memaafkan mu? Jadi kau ada apa ke sini ? " Tanya Taehyung


" Ini pak, ada berkas yang harus saya kasih ke bapak " ucap lisa memberikan berkas ke Taehyung


" Baiklah, berikan itu pada jisoo ya, dan mulai sekarang dia sekertaris saya, jadi kalau ada apa apa beritahu pada nya " ucap Taehyung berjalan ke meja kerjanya


Sedangkan jisoo masih berdiri dengan wajah yang sudah merah padam akibat malu..


" Ini jisoo, berkas ini penting jangan sampai hilang ya jisoo " ucap lisa, jisoo mengangguk malu dan lisa langsung keluar ruangan


" Hay kau kenapa berdiri di situ? Kemari duduk " ucap taehyung menyuruh jisoo duduk


Jisoo menatap Taehyung, " aku duduk di mana? Di sini tak ada kursi selain kursi mu...? " Tanya jisoo


Taehyung menyeringai licik, " sini kau duduk di pangkuan ku? " Ucap Taehyung


Jisoo membulatkan matanya sempurna, bagaimana jika ada yang melihat mereka? Mau di taruh di mana muka jisoo...


" Tapi Tae? " Tanya jisoo bingung


" Sudah ayo, kau tak bisa menolak ku, lagi pula aku atasan mu " ucap Taehyung dan langsung menarik jisoo agar duduk di pangkuan nya


Jisoo menahan malu dan jantung nya yang sudah berdetak lebih cepat sekarang...


" Kau pasti bingung kan? Perkenalkan aku Kim Taehyung, CEO di perusahaan ini! " Ucap Taehyung, jisoo langsung terkejut


" Kenapa Taehyung yang dulu berubah menjadi Taehyung yang mesum eoh? Bagaimana nasib ku ini? Jika pacar nya tahu bagaimana, bisa bisa aku di jadikan makanan singa oleh nya " batin jisoo


(Maaf kalo tanda baca masih jelek, belum sempat di Revisi. Nanti author Revisi)