![[MINE] |VSoo](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-mine---vsoo.webp)
HAPPY READING β
Tersirat Cahaya terang, perempuan itu terbangun.
Meraba-raba kasur di sebelahnya, Namun ia tidak menemukan sang Suami. Jisoo berusaha Duduk dari tidurnya, dan Melihat Tempat tidur bayi yang sudah kosong di sebelah Ranjang nya.
Hingga matanya tertarik melihat Sesuatu. Balkon kamar.
Dilihat nya pria dengan Kaos putih serta Celana Training nya. Sedang menggendong Bayi berumur 1tahun.
sesekali Pria itu mencium bayi kecil nya.
Jisoo Tersenyum melihat nya,"Lucu sekali mereka," desis perempuan itu, yang sampai sekarang masih sangat bahagia di buatnya.
Kehidupan mereka telah di karuniai seorang Bayi perempuan bernama Kim Taeguk.
Perempuan itu menyingkirkan selimut nya, dan berjalan mendekati Suami serta anaknya.
"Ututu. Anak Eomma Lucu banget si," Jisoo mengendus Pipi anaknya yang sedang berada di gendongan Taehyung.
Taehyung Tertawa,"Lihat, dia Cantik seperti mu," semenjak mereka menikah, Taehyung menjadi sangat perhatian.
Jisoo Tertawa menanggapi pujian itu,"Aku memang Cantik. Dan jangan lupa, Dia juga lucu seperti Appa nya," Jisoo terus memuji Suami nya yang menurut ia seperti Pangeran.
Taehyung Tersenyum lalu menatap putrinya,"Nanti kalau sudah besar, dia pasti sangat mirip dengan mu," ujar Taehyung. lalu menatap Jisoo dengan Tangan kirinya menyentuh Pipi isterinya.
Jisoo Tersenyum kembali,"Oppa masih kerja hari ini?" tanya Jisoo seraya mengambil alih menggendong anaknya.
Taehyung sedikit merentangkan tangannya,"Oppa masih bekerja hari ini. Dan mungkin akan pulang larut malam," jelas Taehyung membuat Jisoo bersedih.
Hampir 3 minggu Taehyung pulang larut malam, Bahkan Taehyung tak punya waktu untuk mereka, mereka berkumpul hanya saat pagi saja, Seperti sekarang.
Jisoo memanyunkan bibirnya,"Ya Oppa. Padahal hari ini aku ingin bersama mu saja. kita bertiga menghabiskan watu bersama," ujar Jisoo memperlihatkan Anaknya yang sedang tertidur pulas, dalam pelukan nya.
Taehyung Ikut bersedih, tapi mau bagaimana lagi.
Dia hanya mendekatkan wajahnya, lalu mengecup Dahi sang istri lama. Cup!
"Maaf, Nanti Oppa akan luangkan waktu bersama kalian ya."
Taehyung mengalihkan pandangannya pada sang putri yang terlelap,"Appa sayang kalian," ujar nya sebelum memeluk kedua perempuan yang Sangat ia sayang.
Pria itu menumpu Dagunya di Kepala isterinya, dengan mengelus lembut Kepala Sang Wanita.
~M I N E~
Rumah yang cukup besar itu hanya di tinggali oleh suami istri dengan anaknya. Di sertai dua orang pelayan
"Bibi Nam," panggil Jisoo, pada salah satu pelayan di rumah nya.
Jisoo terduduk di bangku Meja makan, seraya menggendong putrinya agar tidak menangis lagi.
"Ya nyonya," ujar Bibi Nam menghampiri Jisoo dengan terburu-buru.
Jisoo Tertawa mendengar sahutan Bibi Nam tadi,"Bibi Nam. Tak perlu memanggil ku Dengan sebutan nyonya Jisoo. Panggil saja aku Jisoo nee," ucap Jisoo pada sang pelayan, yang sudah ia anggap seperti ibunya.
Bibi Nam mengangguk,"Baik Jisoo, jika itu mau mu," ujar Bibi Nam, lalu mereka berdua Tersenyum.
"Ah Bibi, Apa Taehyung sudah berangkat bekerja?" pertanyaan itu membuat Bibi Nam Tertawa.
"Ya ampun Jisoo. Tadi itu, tuan Taehyung sendiri yang berpamitan pada Jisoo, Apa Jisoo lupa?" ya, akhiran ini Jisoo sering pelupa.
Jisoo Tertawa akan kebodohan nya,"Aku lupa Bibi."
Bibi Nam hanya memaklumi nya,"Lalu sekarang Jisoo ingin apa?" tanya Bibi Nam lembut.
Jisoo berpikir sebentar,"Aku ingin Pewangi ruangan di ganti Bibi. Aku tak menyukai Wangi yang ini," indra penciuman Jisoo mendengus akan we wangian.
Bibi Nam sedikit terkejut,"Bukan nya ini pewangi Ruangan yang sangat Jisoo suka? Tapi kenapa sekarang ia tak menyukainya," batin Bibi Nam. Namun segera ia singkirkan.
Bibi Nam mengangguk,"Baiklah. Nanti akan Bibi Gantikan ya," Bibi Nam segera pergi mengganti Pewangi Ruangan nya.
Jisoo kembali Fokus menggendong Anaknya. Hingga Bibi Nam kembali dan menghadap ke Jisoo.
"Maaf sebelumnya, Apa Bibi boleh bertanya?" tanya Bibi Nam.
Jisoo mengangguk,"Tanya saja Bibi."
Bibi Nam sedikit Tersenyum Malu,"Apa nona Jisoo akhiran ini telat Datang bulan?" pertanyaan itu membuat Jisoo berpikir.
Jisoo mengangguk setuju dengan semangat,"Iya Bi. Aku telat Datang bulan, kalau tidak salah sudah dua bulan yang lalu," ucap Jisoo.
Bibi Nam Tersenyum bahagia,"Apa nona Jisoo hamil lagi?" cetus Bibi Nam sukses membuat Jisoo Tersenyum malu, dengan Pipi merah merona.
Jisoo Tertawa,"Ah mungkin bukan hamil Bibi Nam, bisa saja karena terjadi masalah," elak Jisoo, Namun Bibi Nam tak percaya semudah itu.
Bahkan Jisoo saja meyakini kalo dia memang Hamil sekarang.
Jisoo bangkit dari duduknya,"Bibi. Apa aku bisa menitipkan Taeguk? Aku ingin ke kamar sebentar," pinta Jisoo.
"Baiklah," Bibi Nam mengambil alih Taeguk dan mengendong nya.
~M I N E~
Jisoo Tersenyum tak percaya melihat benda pipih yang di pegang nya. Ia sekarang hanya menunggu Teman nya, dan akan menyalurkan Rasa bahagia nya.
"Maaf jis gue lama ya?" tanya Jennie yang menghampiri Jisoo di meja Cafe.
Jisoo menggeleng,"Tidak," perempuan itu masih tak bisa menghilangkan senyumnya.
Jennie yang melihat itu pun bingung,"Kenapa Jis? Kok senyum terus ya," desis pelan Jennie.
Jisoo memperlihatkan benda kecil itu.
Dua garis Biru
Jennie menutup mulutnya terkejut,"Lo hamil lagi?" pertanyaan itu sukses membuat Jisoo mengangguk.
Jennie pun ikut bahagia,"Astaga Jisoo, gue turut bahagia ya," Jennie memeluk nya.
Jennie menatap lekat Jisoo.
"Bagaimana? Lo mau kasih tau Taehyung sekarang atau Nanti?" tanya Jennie penuh semangat.
Jisoo hendak berpikir,"Gue mau kasih kejutan buat Taehyung," niat Jisoo.
Jennie Tersenyum,"Semoga berhasil ya," do'a Jennie untuk Temannya itu.
Jisoo mengangguk, hingga bola matanya melihat benda yang di bawa Jennie tadi. Sebuah Kue.
"Kue? Buat siapa Jen?" tanya Jisoo menunjuk sekotak kue.
Jennie sudah tahu, pasti Jisoo akan menanyakan hal itu,"Ini buat Adiknya Kai. Dia ulang tahun hari ini," jelas perempuan itu.
Hingga Jennie mulai Terkekeh,"Gue denger. Katanya Lo jadi pelupa ya Jis?" tanya nya. Membuat Jisoo malu.
"Iya, mungkin efek kehamilan gue kali ya?" cetus nya.
Jennie hanya Tertawa kecil melihat keanehan Temannya. Mereka sama-sama sudah memiliki keluarga, Bahkan Rose dan Lisa juga baru menikah 3 bulan lalu.
~M I N E~
Siang ini, Jisoo kembali ke rumahnya. Setelah menumpah ruahkan kebahagiaan nya pada Jennie, ia dengan bangga mengelus perut nya yang terdapat janin kecil di dalamnya.
"Loh? Eomma, ada apa kemari?" kaget nya, ketika melihat sang Ibu mertua, Yaitu Yoona.
Yoona Tersenyum melihat sang menantu sudah Kembali, dan tak lupa. Sekarang ia sedang menggendong Cucu kesayangan nya.
"Eomma hanya ingin kemari saja, eomma ingin bertemu dengan Taeguk hari ini," jelas Yoona seraya mencium gemas Taeguk.
Jisoo mengerti, sebelum akhirnya ada sesuatu kabar mencengangkan.
"Dan ya. Taehyung sudah pulang tadi, tapi badannya sedikit panas," ujar Yoona membuat Jisoo membulat kan matanya.
"Taehyung panas?" mencoba untuk memastikan.
Yoona mengangguk, dengan cepat Jisoo segera berlari kecil ke kamarnya. Dengan perlahan ia memutar kenop pintu kamarnya.
Ceklek!
Di lihatnya sang suami tengah berbaring lemah, masih menggunakan seragam kerjanya. Jisoo tak tega, perlahan ia mendekati nya, lalu segera duduk di samping suaminya.
"Oppa? Kau sakit nee," dengan lembut Jisoo menanyakan, seraya mengusap peluh yang ada di kening sang suami.
"Badan ku sakit Sooyaa," ujarnya dengan menggunakan panggilan kesayangan nya.
Jisoo ingin segera bangkit dan mengambil kotak obat, Namun Taehyung mencekal lengan Jisoo.
"Jangan pergi," larangnya dengan suara lemah.
Jisoo tercekat,"Tapi kau harus di obati Oppa. Nanti kau tambah sakit," Taehyung dapat menyadari bahwa isterinya sangat khawatir.
"Kau ingin aku sembuh kan?" pertanyaan itu membuat Jisoo mengangguk kecil.
Taehyung Tersenyum,"Kalau begitu, tidurlah di samping ku. Aku sangat kedinginan," suruh Taehyung seraya menepuk Ranjang yang kosong di samping nya.
Jisoo mengerti, seperti nya suaminya itu sedang ingin bermanja,"Baiklah," setujunya.
Jisoo segera berbaring, menghadap miring ke suaminya. Taehyung memeluk Jisoo dengan kepala yang di sembunyikan di ceruk leher jenjang isterinya.
Jisoo memandang Taehyung yang menyembunyikan kepalanya itu, di usap kepalanya lembut, agar sang suami juga merasa nyaman.
Jisoo mencium kepala sang suami,"Aku mencintaimu."
Pernyataan itu membuat Taehyung mendongak kan kepalanya, hingga membuat pertemuan wajah keduanya.
Cup!?
"Aku juga mencintaimu."
~M I N E~
Bangun dengan keadaan berbeda. Tak menemukan sang suami di sebelahnya.
"Taehyung?" mencari ke sudut sudut ruangan. Namun tak menemukan batang hidung sang suami.
Di lihatnya jam sudah pukul 5 sore,"Mungkin ia sedang Makan," ujar nya.
"Jennie?! Taehyung kenapa?" terkejut nya Jisoo melihat Jennie yang tiba-tiba muncul di ambang pintu kamarnya.
"Bagaimana kau bisa disini Jennie?" pertanyaan itu di hiraukan Jennie.
"Itu tak penting?! Yang lebih penting adalah Taehyung Jisoo!?" jelas Jennie dengan nafas terengah-engah.
"Taehyung kenapa?!" Jisoo Mulai khawatir, pasalnya Suami nya itu sedang sakit.
"Taehyung Pingsan Di Taman!? Tadi dia sedang bermain dengan Taeguk, namun tiba-tiba di merasa lemas, lalu pingsan," jelas Jennie.
Tunggu?! Bagaimana Jennie bisa mengetahui, lalu ada apa Ia datang kemari.
Tanpa banyak bicara, Jisoo Langsung berlari menuju lantai bawah. Ia segera mencari pintu menuju taman.
Setelah ketemu pintu itu, Dengan gemetar Jisoo membuka pintunya, Hingga...
-
-
-
-
-
-
"HAPPY ANNIVERSARY!?"
Tunggu! Jisoo diam dengan memegang gagang pintu.
Dilihat nya semua orang berkumpul.
Eomma dan Appa nya. Lalu ibu mertua serta ayah mertuanya.
Dan tak lupa, teman-teman nya yang juga datang bersama suaminya masing-masing.
Hingga matanya terbius untuk melihat ke tengah Taman, Taehyung sedang berdiri disana, dengan melihat kearahnya dengan senyuman manisnya.
Jisoo bingung. Katanya Taehyung pingsan tadi?
"HAPPY ANIVERSARY!?" teriak orang orang itu.
Mata Jisoo mulai berkaca-kaca ketika sudah menyadari nya. Temannya langsung memeluk erat Jisoo.
"Happy anniversary Jisoo," Lisa temannya itu langsung memeluk nya.
"Selamat ya," tambah Rose yang ikut memeluk nya juga.
Dan tak lupa Jennie juga ikut berpelukan.
Jisoo mulai menangis, antara kesal karena di bohongi. Dan juga senang karena di beri kejutan.
Jisoo langsung berlari menuju ke tengah taman menghampiri Taehyung.
"Aku kira kau pingsan beneran," langsung di peluknya Taehyung.
Taehyung Terkekeh,"Aku hanya berbohong. Lihat lah? Kau melupakan hari bahagia kita?" ucap Taehyung, Jisoo melepaskan pelukannya.
"Melupakan hari aniversary kita?" tanya Jisoo, Taehyung mengangguk.
Jisoo makin sedih,"Maaf. Aku jadi pelupa akhir-akhir ini," permintaan maafnya.
Taehyung mengangguk,"Tak apa."
Namun Jisoo kembali Tersenyum tak kala mengingat hal itu,"Keluarga kita akan bertambah penghuni baru," cetus Jisoo tak di mengerti Taehyung.
"Maksudnya?"
"AKU HAMIL!?"
Deg! Semua orang terdiam, tanpa terkecuali Jennie yang sudah mengetahui nya.
"Akhirnya aku memiliki Cucu lagi!" sorak Yoona senang, tak lupa Irene juga ikut bersorak senang.
Jisoo Tertawa melihat tingkah ibu serta ibu mertua nya.
Taehyung memegang pipi Jisoo," Kau Hamil?" Tatapan penuh pertanyaan.
"Iya aku Hamil."
Dengan cepat Taehyung memeluk Jisoo,"Terimakasih," ujar Pria itu dengan Kebahagiaan yang Luar biasa besar.
Kedua pasangan itu menumpahkan Kebahagiaan mereka.
Jennie, Rose, Lisa, Kai, Jimin serta Jungkook hanya memandang kedua pasangan itu.
"Terimakasih Jisoo," ujarnya seraya mencium lama kening istrinya.
Hingga tangannya terulur untuk mengusap perut kecil itu,"Kebahagiaan ku akan segera bertambah lagi."
"Jika dia laki-laki. Akan ku berikan Nama Kim Taekwon. Agar dia Tampan seperti ku," jujur Taehyung membuat Jisoo Tertawa geli.
"Ya, dia akan sangat Tampan seperti suamiku," kekeh Jisoo di ikuti kekehan Taehyung.
"Kau ini, suka sekali menggoda ku ya," seringai kecil Taehyung, tangannya menyelipkan seuntai Rambut kebelakang telinga Jisoo.
-
-
-
-
"ASTAGA!? ADEGAN MESRA APA LAGI YANG HARUS GUE LIHAT?!" teriakkan Jimin membuat kedua aksi pasangan itu terhenti.
Taehyung Tertawa,"Ganggu Lo Jim!" Taehyung menghentikan Niatnya.
Jisoo bernafas lega.
Jungkook serta Kai mengusap Perut istrinya,"Untung anak gue belum lahir, kalo ga? Bisa bahaya mereka ngeliat adegan tak terpuji," ujar keduanya.
Yang lain hanya Tertawa.
Yoona dan Irene hanya Terkekeh melihat Pasangan muda itu,"Ayo dari pada kita terus berdebat, Lebih baik kita Makan saja," ajak Irene.
Semua Tersenyum, setuju. Satu persatu mulai pergi menuju meja makan. Meninggalkan kedua pasangan yang sedang kasmaran.
Taehyung menarik pinggang Jisoo agar mendekat ke arahnya, Lalu menyentuh kembali perut itu.
"Kau harus makan yang banyak, Agar Anak kita cepat tumbuh," perintah Taehyung dengan senyuman khasnya.
Cup!
Jisoo Tersenyum setelah berhasil mengecup pipi Taehyung,"Baiklah. Aku akan mengikuti perintah Tuan Kim."
Taehyung Tertawa lalu mengacak Rambut sang istri.
Keduanya Tertawa bersama. Jisoo tau, suami nya itu memang suka menggoda nya.
-
-
-
"HEY?! SAMPAI KAPAN KALIAN AKAN BERMESRAAN DI SANA?! AYO CEPAT MAKAN!" teriak Pria kecil itu.
"IYA PARK JIMIN BANTET!" balasnya.
Lalu Taehyung serta Jisoo pergi ke meja makan, dengan Taehyung melingkar kan tangannya di pinggang Jisoo.
Candaan terus terlontar, Tawa bahagia menyelimuti Suasana sore itu.
Membuat Seorang Jisoo bahagia memiliki keluarga serta teman yang selalu mendukung nya.
Berharap semua kejadian hari ini akan tetap terukir hingga mereka tak lagi bersama.
"Aku harap, aku selalu bisa melihat senyum indah itu. Hingga aku hilang ditelan bumi," Kim Taehyung.
"Aku harap kenangan ini akan terukir abadi dalam hatiku, hingga saat aku mati pun. Aku masih dapat merasakan nya," Kim Jisoo.
-
-
-
***SEASON 1 ENDβ
SEE YOU SOON SEASON 2 ππ
Makasih ya bagi para pembaca yang udah dukung author π
AUTHOR MAU TANYA???
1.APA SIH YANG MEMBUAT KALIAN INGIN MEMBACA CERITA INI?
2.KALIAN SUKA SAMA CERITA INI KARENA APA?
3.TOKOH YANG PALING BUAT KALIAN KESAL?
4.ADEGAN APA YANG MEMBUAT KALIAN BAPER?
5.SENANG GA ADA SEASON 2 NYA??
DI JAWAB YAπ MAKASIH....
SEASON 2 COMING SOON βπΊππ***