![[MINE] |VSoo](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-mine---vsoo.webp)
HAPPY READING ☘
Pagi hari ini akan segera merubah segalanya.
Ukiran senyum yang tak pernah berubah di wajah itu. Banyak Pujian terlontar kan, serta Haru biru menyelimuti suasana.
Kim Jisoo melangkah mengenakan gaun putih menjuntai indah kebelakang dengan menggandeng tangan Sang Ayah. Dengan kebahagiaan yang terpancar di wajahnya tak kala, melihat sang pujaan berdiri menunggu nya di atas altar.
Sang pujaan berdiri dengan tegap, menunggu Wanita nya berjalan mendekati, dengan Deru nafas yang terlihat tenang.
Jisoo menggapai Tangan Taehyung, ketika tangan mereka bertemu, saat itulah semua kenangan kembali bertemu dalam memori mereka.
Memori menyimpan kenangan Senang maupun Duka yang mereka lewati hingga detik ini.
Appa Jisoo terlihat Bahagia melihat putrinya nya, Hingga ia mendekati Taehyung lalu berbisik.
"Aku harap kau menjaga Putri ku. Jangan sakiti dia," bisik Suho pada Taehyung.
Taehyung membalas nya dengan Tersenyum serta menggenggam erat tangan Jisoo.
Acara sakral dimulai.
Jisoo maupun Taehyung berdiri berhadapan dengan menggenggam erat tangan satu sama lain.
Jisoo tak henti hentinya memuji lelaki di depan nya, Lelaki paling tampan yang pernah ia temui setelah ayahnya. Lelaki yang akan segera menjadi suaminya.
Ah... Jisoo pikir ini adalah mimpi.
Sang pendeta memimpin mereka untuk mengucapkan janji, Jisoo dan Taehyung mengucapkan nya tanpa melepaskan Tatapan mereka.
"Aku bersedia."
"Aku bersedia."
Semua Tamu bersorak Gembira Melihat kedua pasangan itu saling memakai kan cincin ke jari masing masing.
Hingga saatnya Taehyung harus melakukan sesuatu, Wajahnya mendekati Jisoo perlahan.
"Akhirnya, aku bisa memiliki mu Jisoo," bisik nya sebelum...
Taehyung mencium punggung tangan Jisoo.
"Ah... Akhirnya anak kita," Irene menangis bahagia bersama Yoona.
"Aku tak menyangka ini," jawab Yoona lalu berpelukan bersama Irene.
Kedua suami mereka hanya tertawa melihat istrinya yang sangat senang kerena akan memiliki Cucu.
~M I N E~
Dua pasangan itu terus Tertawa, tak kala mendengar pengakuan dari teman-temannya.
"Ah. Jisoo-ya, akhirnya kapal Vsoo ku berlayar bahagia," Jennie memeluk Jisoo, Taehyung yang mendengar hanya Tertawa.
"Wah kapal kita sudah berlayar," Taehyung menyenggol Lengan Jisoo.
Jennie tentunya Terkekeh,"Bukan aku saja yang menganut shipers Vsoo... Tapi mereka juga," ujar Jennie memperlihatkan orang yang berbaris di belakang nya.
Rose, Lisa, Jimin, Jungkook, Seokjin dan Sowon. Dan tak lupa pacar Jennie, Kai.
"Akhirnya Sobat gue Bisa dapetin pujaan hatinya," Kai langsung memeluk Taehyung ala Pria.
Taehyung Tertawa dengan ucapan temannya,"Bisa aja Lo Kai."
Tak lama Jimin menghampiri Taehyung.
"Yow! Cs gue udah nikah nih? Btw jangan lupa banyakin anaknya ya, biar ponakan gue ikut banyak," cetus Jimin mendapatkan tatapan tajam Taehyung.
Sementara yang lain hanya Tertawa melihatnya.
"Jisoo lagi Hamil, gue ga mau nyakitin anak gue," jelas Taehyung seraya mengusap perut Jisoo.
Yang mungkin usia kandungannya menginjak 3bulan, semenjak kejadian mereka saling meminta maaf.
"Yang udah Married? Gimana rasanya!" Rose langsung memeluk Jisoo dengan hati hati.
"Bahagia gue," jawaban Jisoo di dengar Taehyung.
"Bahagia lah. Kan nikah nya sama pangeran," jawaban Pd Taehyung.
Taehyung tak henti-hentinya memuji sang istri, yang menurut nya terlihat cantik. Ah ralat! Jisoo memang sudah Cantik baginya.
Jungkook, dan Lisa segera menghampiri.
"Selamat ya. Benar kata Jimin, Jangan lupa anaknya di banyakin," suruh Jungkook membuat pipi Jisoo memerah.
"Yak! Jungkook, jangan menggoda Jisoo," larang Lisa yang menyadari Jisoo tengah menahan malu.
Taehyung Tertawa,"Jungkook. Lebih baik kau segera menikahi Lisa, kasihan dia."
Jungkook yang mendengar nya, langsung melihat ke arah Lisa,"Ah secepatnya aku akan menikahi dia. Agar anak kalian akan mempunyai teman," cetus nya membuat Lisa malu.
Sedangkan Seokjin mulai berbisik pada Taehyung,"kau harus hati-hati Taehyung. Ibu hamil biasanya akan sangat Rewel dan manja," bisik Seokjin di dengar istrinya.
"Yak. Kau mengatakan bahwa aku menyusahkan mu?" Sowon akhir akhir ini sangat sensitif.
Seokjin menggeleng takut akan amukan istrinya,"Aku hanya bercanda sayang."
Jisoo melihat itu hanya Tertawa.
"Aku akan membahagiakan mu Jisoo. Bahkan Aku tak segan segan memberikan nyawaku untuk melindungi mu," bisik Taehyung seraya menggenggam erat tangan itu.
~M I N E~
Berjalan menelusuri hamparan pasir putih, dengan menggenggam Tangan keduanya. Tanpa ada niat melepaskan, Seperti ini adalah hari terakhir.
"Jisoo-ya. Apa mengandung anak itu sangat sulit," tanya Taehyung seraya berjalan menikmati deru angin di pantai.
Jisoo berpikir,"Terkadang sangat melelahkan. Pinggang ku sering sakit," eluh Jisoo membuat Taehyung Kasihan.
"Apa setelah ini. Kau tidak usah hamil lagi?" tawar Taehyung membuat Jisoo Tertawa.
"Aku tak pernah lelah mengandung jika ini adalah anak kita Taehyung. Aku tak peduli jika harus merelakan nyawaku demi anak kita ini," ujar Jisoo seraya mengusap perutnya dengan tangan kanan.
Taehyung berhenti lalu menatap Jisoo lekat,"Tak boleh bicara seperti itu. Kita akan selalu bersama," desak Taehyung.
Jisoo Tersenyum,"Kita akan terus bersama. Kau tak perlu takut," Jisoo memegang Rahang Taehyung.
Taehyung memegang tangan Jisoo di pipinya,"Aku takut kau meninggalkanku ku lagi," resah Taehyung.
Hingga Taehyung mencoba sedikit menunduk, mengusap pelan Perut itu. Sesekali ia tertawa bahagia mendapatkan Respon sang bayi di dalam Rahim istrinya.
"Lihat lah. Dia merespon mu bukan, itu artinya dia mengetahui kau Appa nya," jawab Jisoo seraya mengelus Rambut sang suami yang tengah menunduk.
"Jangan menyakiti Eomma nee. Cepat lahir, Eomma dan Appa menunggu mu di sini," ujar Taehyung bicara di depan perut Jisoo.
Jisoo Rasa ia sangat bahagia, sangat! Sangat! Bahagia.
"Appa dan Eomma sangat menyayangi mu."
Cup!
Di ciumannya perut besar itu.
Taehyung kembali menegakan badannya, dan menatap lekat manik mata istrinya.
Taehyung mendesah kecil,"Maaf kan aku. Atas dosa yang pernah ku perbuat pada mu," cicit nya seraya menundukkan kepala.
Jisoo Tersenyum, Seolah Telah mengikhlaskan semuanya,"Aku Memaafkan mu Taehyung."
Dengan Rasa Campur sedih dan senang. Jisoo merangkul Tangan Taehyung, Darah nya seolah Berdesir tak kala melihat Suaminya menetes kan air Mata.
Dengan segenap keberanian, Jisoo Memeluk Taehyung. Menyembunyikan Wajahnya pada Ceruk leher Suaminya.
"Ku mohon jangan menangis," pinta nya seraya Mengeratkan pelukannya.
Taehyung Sesegukan hingga mulai berani memegang tengkuk Jisoo, Lalu Menyatukan Dahi keduanya.
"Ayo. Berjanji lah, agar kau tetap di sisiku. Dan tetap menjadi milikku," ujar Taehyung menatap Binar Tatapan Jisoo.
Tentunya Jisoo Tersenyum lebar,"Nee, Aku berjanji Oppa."
Senyuman Terlukis indah di wajah Lelaki itu, kelembutan itu menggeleyar ke Hati Jisoo, membuat nya mengalungkan tangan di leher milik Taehyung.
"Tersenyumlah," pinta Jisoo.
Taehyung Tersenyum dengan kedua tangannya yang Menangkup pipi sang istri.
-
-
-
"You are Mine."
"Yes, i am yours."
Cup!?
E N D I N G
**ADA YANG MAU BONUS BAB GA? SPESIAL CHAPTER?😍
DI TUNGGU SEASON 2 NYA YA, AKAN DI LANJUTKAN DI NOVEL INI! JADI JANGAN DI HAPUS DULU DARI FAVORIT YA💞🍭💜
NANTI AKAN ADA SESI TANYA YA!
MAKASIH YANG UDAH SETIA BACA DAN SEMANGATIN AUTHOR 😍 MAKASIH UDAH SABAR NUNGGU CERITA INI YA🌺
LOVE YOU GUYS!😘✊**
YANG MAU EXTRA BAB KOMEN!!!