(Before) Angel Vs Demon

(Before) Angel Vs Demon
Episode.04.Ternyata Selama Ini Dhaniel Homo?(Bagian Pertama)



TERNYATA SELAMA INI DHANIEL HOMO?


(BAGIAN PERTAMA)


Dhaniel merasa kesal karena sudah merasa diejek oleh Gabriel sejak Gabriel mengungkapkan perasaannya di perpustakaan,semua orang di sekitar perpustakaan mulai membicarakan Dhaniel,"Akan ku buktikan pada kalian semua bahwa gadis itulah yang Iblis!","Hei bung dia hanya mengungkapkan perasaannya,tega sekali kau


menolaknya,sulit dipercaya kau kutu buku yang begitu egois,kau hanya peduli belajar,belajar emang penting bung tapi lebih penting dari itu adalah cinta",ucap salah satu pengunjung perpustakaan,Dhaniel pun awalnya terkejut mendengarnya dan mengungut buku yang jatuh,"Ternyata selama ini Anais menampar ku dengan buku?!Ah ada catatan!"ucap Dhaniel dalam hatinya dan Dhaniel membaca catatan yang ada di atas buku tersebut dan membawanya keluar dari perpustakaan"Buku psikolog cara membaca fikiran,jadi Anais merekomendasikan buku ini,dengan ini sepertinya buku ini buku yang menarik dengan ini aku tahu apa yang di fikirkan Gabriel",Dhaniel pun membaca sambil berjalan,"Sebaiknya kau pergi dan meminta maaf padanya Dhaniel!Gabriel terus menerus menagis"ucap Anais,"Huff...Baiklah setelah kau bantu aku menghapus rumor ku dari semua orang","Baik!"Seru Dhaniel dan Anais,meskipun hal itu membuat Dhaniel kesal Dhaniel pun mencari Gabriel,dan ia pun menemukannya,Dhaniel pun perlahan mendekati Gabriel duduk sambil menangis tersebut,"Hei aku minta maaf berlaku kasar padamu",Dhaniel pun bertekuk lutut pada Gabriel yang sedang bersedih dan Dhaniel memberikan sebuah sapu tangan berwarna merah kepada Gabriel"Maafkan aku Gabriel harusnya aku tak kasar padamu,akan tetapi perlu kau tahu bahwa aku ingin fokus belajar sebentar lagi mendekati masuk universitas,kalian pasti bertanya-tanya tipe gadis seperti apa yang aku sukai,dan yah itu membutuhkan waktu untuk ku menjawabnya dan soal pernyataanmu aku akan memepertimbangkannya,jadi maukah kau bersabar dan menantikan jawaban ku",ucap Dhaniel,"Tentunya aku akan menunggu mu dengan sabar Dhaniel",ucap Gabriel,"Gadis yang sangat pandai"ucap Dhaniel sambil mengosokan kepala Gabriel,"Kalau aku boleh jujur Gabriel,sebenarnya Laki-laki tak peka terhadap cinta dan perasaan itu hal wajar,Laki-laki hanya bisa mengandalkan logika,huff...apa gunanya aku membicarakan hal ini kepada mu"Gabriel yang awalnya bingung menjadi terkejut"Jadi selama ini kau Homo?!"ucap Gabriel,Dhaniel berkata dengan nada amarah:"Aku ini normal!",Dhaniel pun pergi dan mengambil bukunya,"Terima kasih sapu tangannya,akan ku cuci dan ku kembalikan pada mu",ucap Gabriel,"Tak perlu itu milikmu"Dhaniel pun pergi meninggalkan Gabriel di taman,dan Gabriel merasa senang atas pemberian Dhaniel kepadanya.


Jeremy Watson adalah seorang pemuda tampan,yang se-usia dengan Dhaniel yaitu delapan belas tahun dan sama-sama duduk di bangku kelas tiga SMA dan di kelas yang berbeda dengan Dhaniel,sama halnya dengan Gabriel ia begitu populer di kalangan Perempuan karena ketampanannya tapi tak pernah mendapatkan teman Lelaki karena ketampanannya tersebut ia dijuluki playboy oleh teman lelakinya oleh karena itu ia tak pernah mendapatkan teman Lelaki,meskipun sifanya sebenarnya ramah terhadap semua orang dan juga sedikit polos.


 "Dhaniel ajari aku",ucap Jeremy,Dhaniel pun memiliki sebuah ide dikepalanya,Dhaniel pun mulai memanfaatkan sifat polos Jeremy ,"Baik ada syaratnya"bisik Dhaniel ke telinga Jeremy,"Apapun syarat kau berikan pada ku akan ku lakukan!"bisik Jeremy dengan penuh optimis,"Sebelum aku menajukan pesyaratannya kepadamu,kenapa kamu minta diajari oleh ku?",bisik Dhaniel,"Ah itu karena aku selalu remedial",bisik Jeremy,"Itu karena kamu selalu pergi kencan!"ucap Dhaniel,"Heh jangan kau juga?!"ucap Jeremy dengan ekspresi terkejut"Itu karena mereka yang mengajak ku pergi ke luar,aku tentu saja takkan menolak ajakan mereka,pastinya kau berfikir aku ini


cocok dengan Gabriel,Gabriel memang cantik tapi dia bukan tipe ku,yang aku inginkan adalah mereka berteman pada ku apa adanya,dan tak menilai ku dari segi fisik ku saja",ucap Jeremy,mendengar ucapan Jeremy tersebut hati Dhaniel merasa seperti itu,Dhaniel pun mulai membisikan kepada Jeremy,sebenarnya yang ia rencanakan adalah menjauh dari Gabriel,walau ia masih kesal pada Gabriel tapi Dhaniel masih ingin melakukan apa pun demi nilai juga menghapus rumor semua orang tentangnya.