(Before) Angel Vs Demon

(Before) Angel Vs Demon
Episode.01.Cemburu



CEMBURU


Sejak Dhaniel ditugasi oleh Tuan D untuk mengajari Gabriel,Gabriel mulai membututi Dhaniel kemana pun ia pergi,dan itu membuat Dhaniel jengkel dan juga kesal terhadapnya.


Dua minggu kemudian...


Dhaniel dan Gabriel sedang belajar di perpustakaan di sekolahnya,dimana tempat yang biasanya Dhaniel mengajarinya,selagi mengajarinya biasanya Dhaniel membaca kamus baha Jepang sekaligus mempelajarinya."Mengapa kita harus  belajar disini terus menerus aku bosan,yuk kita belajar di luar"ucap Gabriel,Dhaniel berfikir bahwa Gabriel mengajak Dhaniel pergi kencan,dengan begitu Dhaniel langsung menolak,tetapi Gabriel selalu memaksa dan membuat Dhaniel jengkel terhadapnya dan membuat Dhaniel jengkel terhadapnya dan Dhaniel tetap menolak walau Gabriel memaksa,tiba-tiba Anais menyapa Dhaniel,dan membuat Gabriel cemburu terhadap Anais.


"Dhaniel sedang apa kau disini dengannya"ucap Anais,Dhaniel berkata:"Aku ditugasi oleh Tuan D untuk mengajarinya kurang lebih setengah tahun",lalu Anais berkata:"Begitukah?Aku ingin merekomendasi novel ini,novel ini menurut ku bagus,dan bergenre Fantasi Romantis novel ini berjudul Malaikat melawan Iblis(Angel Vs Demon),kisah bagaimana seorang Iblis yang juga pangeran kegelapan berdosa nafsu jatuh hati terhadap seorang gadis cantik dan juga Malaikat",lalu Dhaniel berkata:"wah sepertinya menarik,tapi entalah Anais sepertinya aku tak punya waktu membaca novel,karena aku harus mengajarinya di tambah aku harus belajar bahasa Jepang karena setelah aku berhasil mengajarinya Tuan D akan memberiku bonus petukran pelajar ke Jepang",Anais berkata:"Wah sepertinya kau membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya,ditambah kau harus mempelajari tulisan Jepang",Dhaniel berkata:'Yah sepertinya kau benar Anais,tapi hey apakah kau bisa bahasa Jepang?",Anais berkata:"Sepertinya tidak",Dhaniel berkata:"Aku sudah bertanya kepada kepala sekolah tentang tugas Tuan D dan bonus petukaran pelajar ke Jepang,dan itu benar adanya,huff...seandainya aku punya waktu luang untuk membaca novel yang kau rekomendasikan padaku",Anais berkata:"Bagaimana jika aku menggantikan mu mengajarinya,dan kau bisa istirahat dan membaca novel","Itu ide yang bagus"seru Dhaniel,Anais pun memberikan novel yang direkomendasikannya dan pergi dengan giiranya"Akhirnya aku bisa menjau darinya (Gabriel)"fikir Dhaniel.


"Hai senang bertemu dengan mu kau pasti Gabriel yang di bicarakan banyak orang"ucap Anais,"Kenapa kau menjauhkan aku dengan Dhaniel?!"ucap Gabriel dengan nada cemburu,Anais berkata:"Jadi benar yang dibicarakan orang kau suka menggoda banyak Laki-laki yah termasuk Dhaniel","Aku tak menggodanya,tapi mereka"ucap Gabriel,"Tunggu dulu jadi kau benar-benar menyukai Dhaniel?Apa yang membuatmu suka padanya?,tak biasanya gadis secantik dirimu suka dengan Laki-laki kutu buku sepertinya"ucap Anais lalu Gabriel berkata:"Banyak Laki-laki yang menggodaku karena kecantikan ku","Mungkin kau harus berhenti memakai riasan wajah,atau mungkin caramu berpakaian"ucap Anais,lalu Gabriel berkata:"Aku tidak memakai riasan wajah dan aku suka berpakaian ferminim,yang hanya aku inginkan seorang Laki-laki yang menyukaiku apa adanya bukan seorang Laki-laki yang menyukaiku hanya melihat tampilan luarnya saja","Kau berfikir sama yang aku fikirkan Gabriel,hanya saja kau jangan cemburu terhadap ku,karena baru saja aku memisahkan mu dengan Dhaniel,karena aku membaca buku psikolog aku bisa membaca reaksinya bahwa ia tak berniat mengajarimu tapi ia melakukan itu demi nilainya,lagi pula aku sangat ingin punya teman,aku sangat berharap kita berteman Gabriel,perlu kamu tahu juga bahwa aku dulu suka terhadap Dhaniel karena ia baik,tapi ia sudah menolak ku"Gabriel pun terkejut mendengar ucapan Anais bila ia pernah ditolak oleh Dhaniel"Tunggu dulu kau bisa membaca fikiran Dhaniel apa menurutmu aku seorang gadis yang di sukainya?"ucap Gabriel dengan penuh harapan,Anais berkata:"Aku rasa tidak,bukan membaca fikiran  dalam arti sebenarnya,tapi aku hanya bisa membaca reaksi wajah,dengan begitu aku tahu apa yang difikiran Dhaniel ku rasa begitu",Gabriel berkata:'Bagaimana bisa gadis cantik sepertiku tidak disukainya?",Anais berkata:"Aku juga tidak mengerti,mungkin sepertinya Dhaniel tipe orang yang sulit ditebak,seharunya Dhaniel tergila-gila melihatmu atau tersipu malu atau semacamnya,mungkin kita bisa bertanya kepadanya tipe gadis seperti apa yang dia sukai",Gabriel berkata:"Ah itu ide yang bagus,tapi aku bertanya-tanya sejak kapan kau menembak Dhaniel?",Anais berkata:"Ah itu sebenarnya aku mengenalnya sejak satu SMP dengannya".