
MENCARI TAHU TENTANG GABRIEL
Belakangan ini Dhaniel selalu bermimpi dan memimpikan Gabriel dan itu selalu membuatnya selalu terbangun dari tidurnya,bahkan selalu memikirkan Gabriel.Dhaniel sebagai anak kutu buku tentu saja dia punya kelemahan,dan yah kelemahannya adalah Perempuan,dia sering sekali salah tingkah apa bila Perempuan itu sendiri mendekatinya,saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar(SD) tempat duduknya di atur oleh wali kelasnya dan ia duduk di sebelah perempuan,dan itu membuat Dhaniel sangat cangung untuk berbicara pada teman sebangkunya,di suatu saat teman sebangkunya itu tak membawa pensilnya,Dhaniel pun memberikan pensil itu tanpa harus menatap wajah teman sebangkunya tersebut,di saat teman sebangkunya mengambil pensil dati tangan Dhaniel jarinya bersentuhan dengan jari Dhaniel itu membuat Dhaniel tersipu,di saat itulah Dhaniel memyadari bahwa ia malu terhadap Perempuan,di saat Nancy mengadopsinya menjadi ibu angkatnya,ketika Dhaniel merasa bersedih Nancy datang menemuinya dan memeluknya,dan yah...itu juga membuat Dhaniel sedikit tersipu,"Jangan Dhaniel Nancy itu Ibu mu,walau dia bukan ibu kandung mu,kau harus menggangapnya begitu"pikir Dhaniel,dan di saat Dhaniel berkerja di industri musik(tempat Nancy berkerja)Dhaniel begitu ia melihat Jared selesai memainkan violinya di panggung kerumunan wanita medatanginya,hal biasa bagi Jared tapi itu hal yang memalukan bagi Dhaniel dan ia pun bertanya pada Nancy:"Apakah aku boleh mengubah namaku,maksut ku menyamarkan nama ku?",Nancy pun berkata:"Hmmm...Boleh saja,tapi mengapa?Ini akan membuatmu terkenal","Iya...Aku tahu itu,tapi ada alasan mengapa aku menyamarkan nama ku saat pentas pertama selebriti paling berkaitan yang namanya berita dan gosip jika aki tak menyamarkan nama ku itu mungkin saja merusak reputasi ku,dan juga aku tak ingin teman-teman di sekolah ku tahu bahwa aku pekerja paruh waktu sebagai musisi terkenal,dan kedua(blak-blakan dan sedikit tersipu)...Pe...Pe...Perempuan...adalah kelemahan ku,aku malu di dekati Perempuan"ucap Dhaniel,"Ah...Pantas saja saat aku memeluk mu waktu itu kau pingsan dan mimisan"ucap Nancy,"Dhaniel berkata dengan tersipu"To...To...Tolong jangn bahas itu","Bagaimana jika aku membatu mu menghilangkan kelemahan mu"ucap Nancy pada saat itu Nancy membawa Dhaniel ke psikolog untuk membantunya menghilangkan kelemahannya pada Perempuan,yah walau terapinya berhasil lima puluh persen pada Dhaniel.
Ke esokan harinya...
hal biasa dilakukan Gabriel di hari biasanya yaitu menyapa selamat pagi,mereka pun sepakat untuk selalu bersama,dan yah tugas Dhaniel mengajari Gabriel belum selesai waktu ia mengajari Gabriel tinggal empat bulan lagi.Tak lama kemudian Dhaniel pergi ke ruang BK(kantor Tuan D)untuk mencari informasi tentang Gabriel,sesampainya di depan pintu ruang BK,tak lupa Dhaniel mengetuk pintu untuk mengetahui ada orang di dalamnya"Permisi"ucap Dhaniel,"Ah...Silahkan masuk"ucap Tuan D dari dalam kantornya,Dhaniel pun masuk ke ruang BK tersebut dan berkata:"Ah...Terimakasih...",Tuan D kebingungan atas ucapan Dhaniel yersebut dan bertanya:"Huh?Terimakasih untuk apa?","Terimakasih telah menjodohkan ku dengan Gabriel"ucap Dhaniel,"Huh?Apakau sudah gila?sepertinya kau sedang mabuk asmaran wajar saja kata-katamu yang tak masu akal,jadi ada apa kau kemari?"ucap Tuan D,Dhaniel pun tersipu dan berkata:"Ah...Yah...kau bisa bilang aku seperti itu Tuan","Jadi kau sudah menemukan gadis yang selama ini kau cari?"tanya Tuan D,Dhaniel pun tersipu dan berkata dengan tersenyum hangat:"Sepertinya dudah tuan,dan ternyata selama ini Gabriel adalah gadis...yang aku cari","Bagus lah kalau kau sudah menemukan apa yang kau cari,jika apa yang kau cari itu berharga maka jangan sampai itu hilang dari hadapan mu"ucap Tuan D sambil tersenyum hangat,Dhaniel pun membalasnya dengan tersenyum hangat,"Bila perlu kau tahu aku sudah bilang sebelumnya tugas ini serius"lanjut Tuan D,"B...Baik!"Seru Dhaniel,dan kemudian Dhaniel pun pergi mendekati meja Tuan D dan berkata:"Aku ingin tahu informasi tentang Gabriel,kau punya datanya kan?"tanya Dhaniel,"Ah...Kau datang kemari hanya untuk itu?"Tanya Tuan D,dalam hati Tuan D berkata:"Nathaniel mengingatkan aku pada Nona White,pada waktu itu dia meminjam data diri Nathaniel dari ku",dan Tuan D berkata:"Ah...Soal itu...Itu rahasia","Kenapa kau merahasiakanya?Apa jangan-jangan Tuan suka padanya"tanya Dhaniel dengan tegas,Tuan D berkata:"Heh...Untuk apa aku menyukai murid ku sendiri Nathaniel","Tuan jangan bohong pada ku"seru Dhaniel dengan penuh amarah,Tuan D hanya bisa menggela nafas dan berkata:"Aku bisa saja memberikan mu data dirinya,tapi Nona White meminta ku untuk merahasiakannya dari mu"
Rahasia apaTuan D katakan,dan apa yang disembunyikan Gabriel dari Dhaniel.