
AKU HANYA INGIN TAHU
Belakangan ini Dhaniel selalu murung dan Dhaniel belum pernah merasa kesepian,Dhaniel belakangan ini tak fokus dalam belajarnya,biasanya Gabriel pergi mendatanginya saat dia(Gabriel) ada tugas sekolahnya atau Gabriel memang suka menempel kepada Dhaniel,kini Gabriel jarang meminta bantuan mengerjakan tugas sekolahnya selain Dhaniel,sudah tugas Dhaniel mengajarinya"Mungkin Gabriel minta Anais untuk tugas sekolahnya sekaligus mengajarinya lagi"fikir Dhaniel,Dhaniel pun datang menemui Anais dan bertanya:"Apakah kau mengajari Gariel lagi?",Anais pun menjawab:"Ah tidak,tumben sekali kau menanyakan dirinya biasanya kau tak peduli dengannya dan ingin menjauhinya",Dhaniel pun memasang wajah kesalnya kepada Anais dan berkata"Tidak ada waktu untuk menjawab pertanyaan konyolmu itu,lalu sekarang dimana dia(Gabriel)!",lalu Anais berkata dengan gagapnya:"A...A...A...Aku tidak tahu...Mu...Mungkin Dia sedang absen(ijin/sakit) hari ini",Dhaniel pun mulai khawatir,Dhaniel akhirnya bergegas mencari Gabriel,"Ah...Tunggu Dhaniel!Aku tak bermaksud membuatmu marah aku minta maaf tentang ucapan ku tadi,aku tahu kau khawatir dengan Gabriel setidaknya biarkan aku membantumu mencarinya"Dhaniel pun memaafkan Anais dan melanjutkan pecarian Gabriel dengan Anais.
Lima belas menit kemudian...
Di saat keadaan kembali lagi normal...
seperti biasanya Dhaniel harus mengajari Gabriel dan Dhaniel harus mempelajari kamus bahasa Jepang Gabriel selalu duduk di depan Dhaniel atau di sebelahnya,disaat Dhaniel melihat Gabriel tertidur di atas meja,Gabriel menidurkan kepalanya ke arah Dhaniel,"Entah apa yang ku rasakan,Gabriel begitu cantik saat ia tidur,entah kenapa jantung ku berdekup kencang,tapi aku hanya ingin tahu apakah dia seseorang yang aku cari dan aku mimpikan selama ini"fikir Dhaniel,Dhaniel pun perlahan mencium Gabriel yang sedang tertidur,membuat Gabriel langsung membuka matanya,saat Dhaniel sadar Gabriel membuka matanya,Dhaniel seketika salah tingkah dan gugup hingga ia terkejut dan terjatuh dari tempat duduknya"Ah...A...A...A...Aku tak bermaksud melakukan hal mesum,ini bukanlah yang kau fikirkan Gabriel"ucap Dhaniel dengan wajah tersipu,Dhaniel pun membedirikan kursinya dan berdiri lalu berkata:"Maaf aku melakuakan hal tersebut,aku akan minta Tuan D agar Anais untuk mengajari mu lagi"Gabriel pun memegang tangan sebelah kiri Dhaniel dan berkata:"Ah tidak,Aku tidak keberatan kau menciumku,Aku merasa besyukur kau akhirnya membalas ciumanku waktu itu"Dhaniel pun duduk di sebelah kanan Gabriel dengan kursinya ia pun hanya bisa berpaling dari Gabriel karena tak kuasa menahan malu yang ia rasakan,"Apakah kau mau berkencan lagi dengan ku?,kali ini aku tak menantang mu dan memilih muhana,tapi kali ini kau boleh memilih muhananya"ucap Dhaniel dengan tersipu,"Ah tentu aku mau kencan dengan mu lagi,bagaimana tempat bisa jam bisanya"