
PERNYATAAN CINTA
Setelah kecan pertama Dhaniel dengan Gabriel yang tak semulus Gabriel bayangkan tapi Gabriel tetap merasa senang.
Ke-esokan harinya...
Kali ini Dhaniel luang dan ingin beristirahat dan Dhaniel ingin meminta Anais untuk berukar mengajar,Jeremy yang biasanya di ajari Anais kali ini Jeremy diajari oleh Dhaniel,seperti Dhaniel mengajari Gabriel biasanya Dhaniel selalu membaca kamus bahasa Jepang,"Hey Dhaniel boleh aku sudah selesai belajarnya boleh aku mengatakan suatu hal kepada mu?"ucap Jeremy,"Hal apa yang kau ingin bicarakan padaku Jeremy?","Aku ingin bicarakan soal anak Perempuan padamu",mendengar hal tersebut Dhaniel awalnya terkejut dan tersipu kemudian berkata:"Kamu tujuannya sekolah untuk menuntut ilmu bukan mencari kekaksih","Iya aku tahu itu Dhaniel,tapi setidak nya kita bahas Perempuan sesekali iya bukan kau selalu saja bahas pelajaran?andai kau tahu aku menyukai(mencintai) seseorang saat ini"ucap Jeremy,"Maksud mu Gabriel?,Kalian sangat selasih"ucap Dhaniel,"Bukan dia tapi Anais,alasan aku menyukainya karena dia menyukai ku dan melihatku apa adanya,aku butuh saran mungkin kau bisa membatu ku saat ini karena kau pintar jadi aku mau kau menyarani ku"ucap Jeremy,"Um...Entahlah mungkin kau harus menyatakan cinta mu"ucap Dhaniel sedikit tersipu,"Aku terlalu malu dan gugup untuk menyatakannya"ucap Jeremy,"Aku juga"ucap Dhaniel,"Heh kau juga?"ucap Jeremy dengan terkejut,"Aku hanya membayangkan bagaimana kita sebagai kaum Lelaki menyukai(mencintai) seseorang yang kita sukai(cintai) dan terlalu malu untuk mengungkapkan perasaan kita atau gugup itu mungkin hal wajar yang kita rasakan,tapi jika kita menundanya seseorang itu mungin ada seseorang yang ia sukai(cintai),yang juga kita takuti jika kita menyatakan perasaan kita tanpa menuda perasaan kita mungkin dia juga menyukai(mencintai) seseorang yang ia sukai(cintai),dan berbagai macam ketakutan yang kita miliki,jadi kita harus siap ditolak olehnya walaupun itu terasa sakit dan sesak dihati"lanjut Dhaniel,dengan perkataan Dhaniel tersebut Jeremy sedikit dorongan dan motifasi untuk menyatakan cintanya ke pada Anais.
Setelah jam istirahat kemudian...
Sepulang sekolah kemudian...
Dhaniel pun menemui Gabriel di halaman belakang sekolah mereka,"Hal penting apa yang ingin kau bicarakan kalau itu bukan hal penting aku ingin pulang saja!"ucap Dhaniel sambil membalikan badannya,"Tunggu!"Seru Gabriel,perkataan Gabriel telah berhasil mencegat Dhaniel,"Gabriel pun mendekati Dhaniel dan berkata,"Aku menyukaimu(mencintai mu)",Dhaniel pun terkejut dan berkata:"Ma...Ma...Ma...Maksud mu Se...Sebagai teman?"ucap Dhaniel,Gabriel pun lebih mendekati Dhaniel,ia pun menggelengkan kepalanya dan mencium bibirnya,dan berkata:"Itulah perasaan ku pada mu",kecupan Gabriel membuat Dhaniel tersipu malu hingga memegang bibirnya,Gabriel pun pergi meninggalkannya,jantung Dhaniel tak mau berhenti berdegup kencang karena kejadian itu.
Sementara itu...
Jeremy menyatakan perasaannya kepada Anais di taman sekolah,"Oh Jeremy aku senang mendengar pernyataan cinta mu,sebenarnya aku masih ada rasa terhadap Dhaniel,dan kenpa kau menyukai ku Jeremy aku ini hanyalah gadis biasa dan juga kutu buku"ucap Anais,Jeremy pun menggelengkan kepala lalu berkata:"Aku tak peduli kau kutu buku,aku menyukaimu apa adanya seperti kau menyukai ku apa adanya"ucap Jeremy,"Sungguh?"ucap Anais,Jeremy pun hanya tersenyum hangat dan mencium bibirnya sebagai tanda bahwa ia ingin berhubungan serius dengan Anais.