
RAHASIA GABRIEL (BAGIAN KEDUA)
Disaat Gabriel keluar di ruang BK tersebut Gabriel bergegas mencari Dhaniel,tak lama kemudian ia menemukan Dhaniel di depannya dengan di penuhi kerumunan orang berjalan di hadapanya,ia pun bergegas memanggilnya dan mendekatinya bahkan sampai belari untuk mengejarnya dan ia pun memegang sweater Dhaniel dan Dhaniel pun menengok ke arah Gabriel dengan nampak kebingungan ia pun berkata:"Ada apa nona?",Gabriel melihat mata Dhaniel bahwa Gabriel telah dilupakan olehnya?Gabriel pun perlahan mengeluakan air mata dan pergi meninggalkan Dhaniel,dan yah itu membuat Dhaniel bertambah bingung dan berkata:"Mengapa Nona itu bersedih?",Gabriel pun menangis di sebuah halte depan sekolahnya,tak lama kemudian Jared yang hendak pergi ke kampusnya dengan mengedarai sepedahnya sambil ia mendengar musik dari Mp4nya,tak sengaja ia bertemu dengan Gabriel di halte sekolah adik angkatnya tersebut,ketika ia melihat Gabriel menagis di halte,ia seperti melihat seseorang yang di cintainya yaitu Sherlyana Rominson gadis yang ia cintai di mata Jared Gabriel sangat mirip dengan gadis ia cintai tersebut,oleh karena itu Jared bergegas memeluk Gabriel dan memanggil nama Romy,tak lama kemudian Gabriel melepaskan pelukan Jared tersebut,Jared berkata:"Oh...Maaf Aku memeluk mu aku kira kau orang lain","Tidak Apa"Ucap Gabriel,Jared berkata:"Aku melihat mu menangis disini,jadi kenapa kau menangis?",lalu Gabriel berkata:"Aku menyukai seseorang saat pertama kali bertemu tapi dia sudah melupakan aku",Jared berkata:"Orang seperti itu memang keterlaluan,coba katakan siapa namanya",Gabriel berkata:"Apa kau ingin memberi dia pelajaran jika aku menyebutkan namanya",Jared berkata:"Ah tidak jangan khawatir",Gabriel pun dengan spontad menyembut nama panjamg Dhaniel dan yah itu membuat Jared terkejut,Jared meminta Gabriel untuk menunggunya di sini dan ia pun bergegas ke apartemennya denga sepedahnya dan ia masuk ke kamar adiknya dan memakai pakaian adiknya,dan ia pun kembali di hadapan Gabriel ia pun melihat Jared berpakaian layak seperti adiknya,berpenampilan kutu buku,kemeja kotak-kotak lengkap dengan sweater merah dan celana berwana krim cokelat,Jared berkata:"Tada!Bagaimana penampilan ku?",Gabriel pun berhenti menangis dan terpukau melihat penampilan Jared tersebut ia pun berkata:"Entah kemapa kau terlihat mirip Dhaniel?",Jared pun berkata:"Yah...Sebenarnya dia adik angkatmu",Gabriel pun terkejut dan berkata:"Dia Apa?!",Jared pun mendekati Gabriel dan berjata:"Kau boleh mengangap ku begitu",Gabriel pun betkata:"Aku...Aku tidak bisa",Jared pun memeggang kedua tangan Gabriel dam berkata:"Kau bisa dan kau harus bisa",lalu Gabriel berkata:"Aku tidak bisa,bukan kah kau lebih baik jadi dirimu sendiri","Jared tau dimata Gariel bahwa ia tulus mencitai adiknya"Yah..Aku tau itu"ucap Jared dengan tersenyum,lalu Gabriel berkata:"Terimakasih telah menghibur ku",Jared pun berkata:"Apapun untuk gadis ku",lalu Gabriel berkata:"Karna kau kakaknya boleh kah aku minta nomor ponsel adikmu",Jared pun akhirnya dengan sengaja memberi nomor ponselnya tanpa sepengetahuan Gabriel.
Gabriel pun mencoba menelpon dari posel nya dan yah tentu saja Jared mengangkat ponselnya,"Kenapa kau yang mengakat ponselnya bukanya Dhaniel",Jared berkata:"Aku yang memeggang ponselnya",Gabriel pun langsung mengetahui bahwa ia memberikan nomor posel Jared dan bukan adiknya ia pun berkata di ponselnya:"Kau bohong,Aku tahu Dhaniel akan langsung menangkat ponselnya",Jared pun berkata:"Upss...Ketahuan dan yah ini ponsel ku dan nomor ponsel ku,aku sebenarnya tidak ingin memberikan mu nomor ponselnya yang sebenarnya aku khawatir adik ku akan menyakitimu lagi,tapi bagaimana kau tahu semuanya tentang adik ku padahal tadi siang kau bercerita doa cinta pertama mu di saat pertama kali bertemu?",lalu Gabriel berkata di ponselnya:"Aku tahu dari matanya,aku yakin Dhaniel akan mengangkan ponsel ku" lalu Jared berkata:"Kau tahu aku juga anak angkat sama sepertinya,wajah mu mengingatkan diri ku pada seorang yang aku cintai,dan penyakit mu itu juga sama pada seorang yang aku sayangi dan ia juga semuran Dhaniel delapan belas tahun,ia adalah tetangga ku dan juga teman masa kecil ku,gadis yang aku cintai itu sangat mirip persis dengan mu Gabriel,saat kau bercerita tentang penyakit mu pada ku aku hanya bisa bersedih dan menagis,aku hanya ingin dia tahu bahwa dia segalanya bagi ku aku terus membuat musik untuknya dan dialah inspirasiku,suatu hari aku sangat ingin menikah dengannya,dan menikmati suka duka dan juga masa tua bersama","Gabriel pun berkata di ponselnya:"Aku mengerti perasaan mu,tapi seseorang yang aku cinta adalah adik mu,jika kau ada rasa terhadap ku maka kau harus melupakan aku",Jared pun kemudian menangis dan berkata:"Aku tidak bisa,aku tidak bisa melupakannya,aku sudah kehilangan gadis yang aku cintai,dia sudah tiada,aku bahkan tidak sempat mengucapkan selamat tinggal untuknya",Gabriel pun berkata di ponselnya:"Aku bisa mengerti perasaan mu,tapi lau hadus merelakannya dan melupakan aku",Jared habya bisa menangis dan merasa sesak di dadanya kemudian Jared berkata:"Aku tidak bisa sejak dulu orang tua ku bercerai dan ibu kandung ku tidak pernah menganggap ku ada dia malahan terus menerus memisah kan aku dengan Romy",Gabriel pun berkata di ponselnya:"Kau harus sabar melalui ujian ini Jared",Jared terus meneluarkan air matanya dan air matanya berkucuran semakin deras:"Kesabaran apa lagi yang harus aku lakukan Gabriel,dan aku tidak bisa merelakan semua yang aku berikan untuknya"Jared pun menutup ponselnya dan pembicaraan mereka berakhir sampai di situ,Jared dengan merasa sakit hati dia membiarkan Gabriel mencintai adiknya dan perlahan melupakan kejadian yang pernah ia alami dengan Gabriel.