You Give Me A Reason

You Give Me A Reason
Kakak Pulang



" kok pulangnya telat banget sih mir? katanya cuma ketoko buku?" tanya mama ratna.


" maaf ma, tadi motor mira kempes jadinya ke bengkel dulu " jawab mira.


" ya udah kamu mandi sana, setelah mandi bantu mama masak "


" baik ma "


mira naik ke lantai dua dimana kamarnya berada. setelah hampir setengah jam, akhirnya mira menyelesaikan mandinya, berganti baju kemudian turun ke dapur. " ada apa sih ma kok mendadak masak banyak gini? " tanya mira.


" kakak kamu kan jadinya pulang hari ini mir " jelas mama ratna. " yang benar ma? kok aku baru dikasih tau sih " rajuk mira.


" kamu ini udah besar jangan suka ngambek " omel mama ratna. " udah sini bantuin mama kupas kentang " sambung mama ratna.


dua jam lebih mira dan mama ratna bergelut dengan alat-alat dapur, akhirnya selesai lah berbagai masakan indonesia mulai dari rendang, sambal cabe ijo, ayam sambal hijau, ayam gulai, telur balado, sayur asam, ikan bakar, sup, perkedel, bakwan, dan tempe goreng.


" ma, cuma kakak sama mas bimo doang yang datang kok kayak orang mau syukuran sih ma " tanya mira penasaran.


" nggak apa-apa sayang, lagi pengen masak banyak aja " ucap mama ratna santai.


" nanti kalau nggak habis mubazir lo ma " ucap mira mengingatkan.


" pasti habis kok sayang, kamu tenang aja " ucap mama ratna meyakinkan. " ya udh sana kamu ganti baju yang bagus, jangan pakai baju kayak gini, malu. " sambung mama


" iya iya ma, ya udah mira naik dulu "


"assalamualaikum " suara perempuan dari arah ruang tamu. yang ternyata adalah dira.


" waalaaikumusalam sayang " jawab mama sambil memeluk dira.


" assalamualaikum ma " ucap bimo sambil mencium tangan mama.


" waalaikumusalam bim " jawab mama lagi.


" pada kemana ma? kok sepi " tanya dira


" mira lagi ganti baju, atthar belum pulang ngantor kalau papa kamu ada di taman belakang. sana temuin papamu " titah mama. dira mengangguk dan menuju taman belakang diikuti oleh bimo.


Setelah mandi dan berhias, mira turun ke dapur untuk menemui mamanya.


" ma, kak dira masih lama ya datangnya? " tanya mira pada mama ratna.


" kakak kamu udah datang kok mir. tuh ada di taman belakang lagi nemuin papa kamu " jawab mama ratna.


" yeeyy kakak udah datang..." mira bersorak layaknya anak kecil " kalau gitu mira kebelakang ya ma mau ketemu kak dira" pamit mira.


" iya sayang " ucap mama ratna


Ditaman belakang, mira melihat kakaknya sedang bergelayut manja dengan sang papa.


" kak dira..." teriak mira pada sang kakak sambil berlari dan langsung memeluk kakaknya.


" duh... adik kakak tersayang " ucap dira sambil menerima pelukan sang adik.


" kakak kok nggak bilang-bilang sih kalau hari ini pulangnya? katanya jumat depan?" tanya mira bertubu-tubi.


" maaf ya mir nggak sempat ngabarin kamu, soalnya kerjaan mas bimo ternyata lebih cepat selesai dari perkiraan " ucap dira lembut sambil membelai kepala mira dan mira masih memeluk erat kakaknya.


" ehem... ehem.. gini nih kalau udah ketemu kakaknya mas bimo dilupain deh " sindir bimo pada mira.


" eh.. maaf mas bim. sampe lupa kalau ada mas bimo juga hehehe " ucap mira tanpa dosa. " mas bim gimana kabarnya? perusahaan lancar kan? " tanya mira pada bimo.


" alhamdulillah mas baik, perusahaan juga lancar kok. kamu kapan masuk kuliah mir? " balas bimo.


" bulan september mira masuk mas. tapi bulan depan daftar ulangnya. " jawab mira.


" teman mas bimo ada yang di jogja, ntar mas bimo minta tolong teman mas buat cariin kamu kostan yang dekat kampus ya " usul bimo.


" wah.. beneran mas? iya iya aku mau mas " makasih ya mas bim " balas mira antusias.


" iya sama sama mir, kamu kan adik mas juga " balas bimo lagi.


" ya udah sekarang kakak sama mas bim bersih-bersih dulu sana, bentar lagi kita makan malam bareng" titah mira.


" oke adik kakak tersayang " ucap dira. " oke princess" timpal bimo.


Dira dan bimo pun langsung menuju kamar mereka untuk bersih-bersih.


" kita juga masuk yuk pah udah gelap nih " ajak mira pada papanya dan diangguki oleh papa sanjaya.


pukul tujuh malam keluarga sanjaya sudah berkumpul di ruang makan, namun tanpa atthar karena atthar masih belum pulang.


" jangan makan dulu ya semuanya, kita akan makan sama tamu mama nanti " ucap mama ratna. " mira kamu telpon abang kamu, masak udah jam segini masih belum pulang juga sih. " titah mama ratna dengan sedikit kesal.


" iya ma " balas mira. lalu mira pun mencari contact abangnya dan langsung menekan tombol panggil.


tut.. tut..tut..


tak berapa lama panggilan pun terhubung ke ponsel atthar.


"halo, abang dimana? abang inget nggak sih kalau kita mau makan malam bareng? masak jam segini belum pulang-pulang juga! abang kerja apa dikerjain! " sungut mira pada atthar.


" sorry, gue tadi lagi nemuin client. ini juga gue udah dijalan mau pulang. ya udah nggak usah bawel "


tut...


atthar langsung mematikan panggilan sepihak.


" nyebelin banget sih abang satu ini! asal matiin panggilan aja " rutuk mira dengan kesal.


" gimana mir? abang kamu udah dimana?" tanya papa sanjaya mengalihkan kekesalan mira.


" udah dijalan pa, tadi katanya habis nemuin client makanya pulangnya lama" jelas mira dan papa sanjaya hanya ber oh ria.


" siapa sih ma tamu mama? kayaknya jarang-jarang deh mama ngajak orang lain makan sama kita "tanya dira penasaran.


" ntar kamu juga tau kok dir " jawab mama ratna ambigu dan dira hanya garuk-garuk kepala.


ting tong... ting tong...


bunyi bel dirumah keluarga sanjaya.


" kayaknya tamu mama udh datang, sana mir kamu bukain pintunya " titah mama ratna.


" iya ma " jawab mira.


mira berjalan menuju pintu utama untuk membukakan pintu untuk tamu mamanya.


krek...


betapa terkejutnya mira setelah melihat siapa tamu mamanya.


" om bagas.. tante sinta.." ucap mira kaget. dan tak kalah kaget lagi setelah melihat siapa lelaki yang berada dibelakang pak bagas dan ibu sinta. ya, lelaki itu adalah emir.


" mira cantik, kok kamu kaget gitu liat tante sama om datang?" tanya ibu sinta.


" eh... i- iya soalnya mira nggak tau kalau tamu mama ternyata tante dan om bagas " ucap mira terbata-bata. " silahkan masuk tante, om, kak emir " ajak mira.


keluarga bagaskara pun masuk ke kediaman keluarga sanjaya dengan di bimbing oleh mira untuk menuju ruang makan.


" wah udah datang mbak sin mas bagas nak emir, silahkan duduk dulu semuanya " ucap mama ratna menyilahkan.


" iya terimakasih mbak ratna, oiya ini ada sedikit makanan " ucap ibu sinta sambil menyerahkan bingkisan pada mama ratna.


" aduh kok repot-repot sih mbak sin" ucap mama ratna sambil menerima bingkisan.


" nggak repot kok mbak ratna " ucap ibu sinta.


" mir, ini kamu pindahin ke piring dulu " titah mama ratna pada mira dan diangguki oleh mira.


" loh ini dira kan mbak rat? " tanya ibu sinta antusias.


" iya tante, saya baru aja pulang tadi sama suami dira " jawab dira sambil mencium tangan ibu sinta dan pak bagas dan diikuti oleh bimo.


" walah... udha nikah toh dira, tante kok malah nggak tau " ucap ibu sinta agak sedih.


" maaf dira nggak ngundang-ngundang tante, soalnya dira nikahnya di australia tante, di rumah nenek. " jelas dira.


" iya nggak apa-apa kok dir, tante ngerti kok " balas ibu sinta.


" loh ini emir kan tante? " tanya dira dengan ekpresi sedikit kaget.


" iya dir, dia sekarang jadi dokter, mau disuruh papanya buat nerusin bisnis malah ga mau dia dir " curhat ibu sinta.


" wah lo apa kabar mir? udah lama banget ya kira nggak ketemu " tanya dira pada emir sambil mengulurkan tangannya.


" saya baik dir" jawab emir singkat sambil menerima uluran tangan dira.


" wah... lo masih aja dingin ya mir, gue pikir lo bakalan berubah " ucap dira " oiya kenalin ini suami gue " sambung dira.


" saya bimo " ucap bimo sambil mengulurkan tangannya pada emir. " saya emir " jawab emir sambil menerima uluran tangan bimo.


" lo udah nikah mir? " tanya dira tiba-tiba dan emir langsung menatap tajam dira. " eh sorry kalau pertanyaan gue menyinggung " ucap dira cepat sambil menutup mulutnya dengan tangan.


.


.


.


.


.


Tbc...


Jangan lupa like and coment guys 😊