
" Ma, mira kerumah nabila ya mau lihat pengumuman kelulusan masuk universitas " ucap mira meminta izin pada mama ratna
" Pulangnya jangan kelamaan ya nak, minta di anterin supir perginya, jangan pergi sendirian " balas mama ratna.
" Oke ma, Assalamualaikum ma " pamit mira sambil mencium tangan mama ratna.
" Waalaikumusalam " balas mama ratna.
Aretha zayba almira sanjaya, itulah nama panjang gadis cantik dengan tinggi 160 cm dengan berat badan 45 kg dan memiliki kulit mulus kuning langsat serta rambut panjang sebahu. Mira adalah anak ketiga dari keluarga sanjaya, keluarga paling kaya di kota bandung. kakak pertama mira seorang perempuan bernama anindira mysha fauziyah sanjaya, dan kakak keduanya bernama atthar zaigham satriya sanjaya.
lima belas menit kemudian mira sudah sampai dirumah nabila.
" Bil, gue deg degan banget nih. takut gue nggak lulus " ucap mira dengan perasaan was was " optimis aja mir, pasti kita berhasil kok " ucap nabila menyemangati sahabatnya. " ya udah mending kita langsung masuk ke web nya aja buat lihat nama kita " sambung nabila kemudian.
Merekapun memasukkan nomor peserta dan password untuk masuk ke web pengumuman kelulusan. satu menit dua menit hening tanpa suara apapun hingga kemudian...
" yeyyyy... kita berhasil bil, kita berhasil " sorak mira sambil memeluk nabila. " iya mir kita berhasil, nggak sia-sia selama ini kita belajar mati-matian " ucap nabila menimpali. " ya udah kalau gitu gue balik ya mau ngabarin nyokap bokap gue " pamit mira. " oke lo hati-hati " ucap nabila.
Sesampainya dirumah, mira langsung berteriak-teriak memanggil-manggil mama, papa dan abangnya. " mama... papa...bang atthar... "
papa sanjaya, mama ratna dan juga atthar langsung berjalan menuju kearah mira yang berteriak-teriak seperti orang gila. " lo bisa nggak sih punya suara di kendaliin! sakit kuping gue dengerin lo teriak-teriak mulu tiap hari. punya adek satu aja bikin pusing " ucap atthar sengit sambil menjewer telinga mira. " aw.. aw.. aw.. sakit tau nggak sih bang! jahat banget sih lo sama adek sendiri " sungut mira pada atthar sambil menghempaskan tangan atthar dari telinganya.
" haduh... udah udah. kalian ini kerjaannya berantem terus tiap hari. kamu kenapa teriak-teriak kayak orang dihutan mir? " tanya mama ratna pada mira. mira langsung berlari memeluk mamanya " ma akhirnya aku lulus di UGM ma, aku akhirnya akan jadi dokter ma " ucap mira bahagia sambil bergelayut manja pada lengan mama ratna.
" beneran nak? alhamdulillah, akhirnya kamu berhasil nak " ucap mama ratna sambil memeluk mira. " akhirnya anak papa ada yang jadi dokter, jadinya kalau papa sakit nggak perlu lagi harus kerumah sakit " ucap papa sanjaya bangga. " wah adek gue akhirnya berguna juga ya " ucap atthar sambil mengacak rambut mira.
" lo kira gue selama ini nggak berguna apa bang? sembarangan aja lo " sungut mira sambil menghempaskan tangan atthar. " hahahah... becanda kali gue mir. gue bangga kok sama lo " ucap atthar. " inget bentar lagi lo bakalan jauh dari rumah, lo harus bisa jaga diri, belajar yang rajin jangan kebanyakan main kayak waktu SMA " sambung atthar. " iya iya gue tau bang" balas mira.
" jadi kapan kamu daftar ulang nak? " tanya papa sanjaya. " bulan depan pa, papa anterin mira ya, mira kan belum berani pergi jauh sendirian " rengek mira pada papa sanjaya. " iya pasti sayang, apapun untuk anak papa tersayang " ucap papa sanjaya. " ya udah sekarang ayo kita kabarin kakak kamu, pasti dia juga penasaran " sambung papa sanjaya.
Mira mengambil ponselnya dan mencari contact kakaknya dan melakukan panggilan video. tak berapa lama ponsel kakak mira pun terhubung.
" halo kak " sapa mira. " halo adikku tersayang, gimana hasil pengumumannya? " tanya dira penasaran. " aku berhasil kak, aku bakalan jadi dokter di UGM kak " jawab mira antusias. " alhamdulillah akhirnya keluarga kita punya dokter " ucap dira bahagia. " kapan kakak pulang kesini buat rayain? " tanya mira pada dira. " jumat depan kakak pulang ya mir, soalnya nunggu mas bimo nyelesein kerjaannya dulu " jawab dira. " oke deh kak, ya udah kalau gitu salam buat mas bimo ya kak bye bye kakakku " ucap mira pamit. " bye bye adikku" ucap dira mengakhiri panggilan.
Keesokan harinya seperti biasa, mira berlari pagi keliling kompleks untuk berolahraga.
" Ma, mira izin lari pagi ya " pamit mira " iya sayang " jawab mama ratna.
Jarak empat rumah dari rumah mira, mira melihat mobil box menurunkan perabotan yang kemudian dibawa masuk kedalam rumah.
" baru pindah ya? " mira membatin namun tetap melanjutkan lari paginya sambil memakai earphone kesayangannya.
Setelah mira melewati rumah baru itu, ada sosok laki-laki yang ternyata memperhatikan mira dengan tatapan dingin.
" mir.. kamu lagi ngeliatin apa? " tanya mama santi. " eh... emir nggak lagi ngeliatin siapa-siapa kok ma " jawab emir berkilah yang kemudian membantu mengangkat perabotan.
mama sinta celingukan untuk mengetahui apa yang dilihat anaknya, namun nihil, mama sinta tidak menemukan apapun.
Mira penasaran dengan siapa yang pindah dan bertanya pada pak satpam.
" pak, ada yang baru pindah ya? " tanya mira penasaran. " ada neng, pak bagas dan ibu sinta neng, baru pindah dari jogja " jawab pak satpam menjelaskan. mira hanya ber oh ria.
" makasih pak, kalau begitu saya pulang dulu " pamit mira. " iya neng, hati-hati neng " ucap pak satpam.
tok.. tok.. ceklek
" bang bangun bang, kerja nggak lo? " ucap mira namun tidak ditanggapi oleh atthar
" gila ya lo bang, kebo banget sih lo! pantesan aja masih jomblo, orang lo aja kayak gini" rutuk mira.
" ha.. gue ada ide cemerlang " sambungnya lagi dengan senyuman iblis.
1... 2... 3....
Byurrrrr
" banjir banjir banjir " teriak atthar sambil melompat dari kasur.
" hahahahah ****** lo bang " tawa mira penuh kemenangan dan dengan secepat kilat melarikan diri dari kamar atthar.
" awas lo mir " ancam atthar sambil berteriak.
Setengah jam kemudian papa sanjaya, mama ratna, dan mira sudah duduk di meja makan.
" papa mau sarapan apa pa? " tanya mama ratna. " sandwich aja ma, papa lagi nggak pengen makan yang berat. " jawab papa sanjaya dan kemudian mama ratna membuatkan sandwich daging keju. " mira juga mau ya ma sandwichnya, tapi nggak usah pakai tomat " pinta mira dan di beri angukan oleh mama ratna.
" pa, ma, atthar berangkat dulu ya ada meeting dikantor " pamit atthar sambil mencium tangan kedua orang tuanya yang kemudian berlari ke parkiran untuk mengeluarkan mobilnya.
" ck ck.. kebiasaan deh tu anak nggak pernah sarapan dulu " sungut mama ratna. " ya gimana mau sarapan ma, orang bangun aja kesiangan terus " ucap mira santai. " kayak gitu deh ma kalau belum punya istri, jadinya nggak bisa tanggung jawab sama dirinya sendiri " sambung mira.
Mama ratna langsung terdiam dengan perkataan mira. " benar juga ya. atthar memang harus menikah agar ada yang mengurusnya " batin mama ratna.
" pa, gimana kalau kita jodohin atthar sama anak teman mama pa " tanya mama ratna
" nggak usah lah ma, atthar pasti bisa lah cari pendamping hidupnya sendiri " jawab papa sanjaya santai.
" tapi mama khawatir pa, sampai sekarang atthar masih belum juga memperkenalkan perempuan pada kita pa "
" mama tenang aja, atthar kan laki-laki ma. pada saatnya nanti pasti dia akan memperkenalkan perempuan juga ke kita "
.
.
.
.
.
Tbc...
Jangan lupa like and coment nya guys😊