XIAN IS MINE

XIAN IS MINE
7




Happy reading


.


.


.


.


.


.


Wei Wuxian menatap sosok Pria yang memiliki punggung lebar dan tegap.


Dalam ingatan Wei Wuxian asli,tak ada hal baik jika keduanya bertemu ,karna Wei Wuxian pasti akan selalu menganggu dan menggoda Lan Wangji .


Seharusnya jika plot benar ,Wei Wuxian harusnya telah membuat onar dengan Tuan Muda kedua Nie Huaisang,tapi karna Terluka ia harus melewati jalan cerita itu .


Kembali ke kenyataan,Wuxian berjalan di belakang Lan Wangji,Wuxian bisa melihat pita dahi Lan yang panjang berayun dengan indah.


Menurut Ceritanya,Pita dahi itu sangat berharga bagi klan Lan,Wei Wuxian asli tak tau arti sebenarnya pita dahi itu,Apalagi Yang sekarang.Ia hanya harus menjauhi Masalah terlebih dahulu,meningkat kan kekuataan adalah yang terpenting.


Menghembuskan nafasnya,Xian memandang pohon indah tepat ditengah,di hiasi batu putih ,akan terlihat cantik bila salju telah turun nantinya.


Xian melihat bahwa Lan Wangji telah berhenti di depan sebuah ruangan ,dan membukan pintu itu.


"Masuk"serunya dengan tampang datar.


Xian mengangguk dan masuk ,Ia melihat Pria Lan itu berjalan menarik sebuah kotak dan membukanya..


Ia memperhatikan jari-jari yang selalu memetik Zitter itu ,Xian harus mengakui bahwa jari itu sangat kuat dan indah .


Lan Wangji mengambil salep .Ia duduk disamping Xian dengan wajah Masih Datar.


Mata keemasannya  sangat tenang,bahkan jika Ia bertarung dengan ribuan orang ,Mata itu masih akan tetap tenang tanpa riak.


"Lepaskan Cadar."


"Hah?"Xian bingung dan melihat bahwa pihak lain menatapnya,ia pun sadar mengenakan Cadar.


"Oh.hahaha ,,aku bisa sendiri kok,biarkan aku saja yang menerapkannya"Xian mengulurkan tangannya ,siap mengambil obat itu,tapi kalah Cepat.


Lan Wangji mengangkat tangannya keatas ,memandang Xian dengan ekspresi aneh.


"Lepas kan cadarmu" seru lagi.


Xian akhirnya tau bahwa Pria Lan ini tak ingin mengalah ,dengan pasrah Ia menarik Cadarnya.


Memperlihatkan wajah yang bebas jerawat,putih bagaikan Giok dan bibir tipis merah muda yang memikat.


Lan Wangji berhenti sebentar,dan dengan pelan mulai menerapkan salep di wajah Xian.


"Eerrr...."erang Xian mengigil akan sensasi dingin dari salep.


Wuxian tidak memperhatikan tubuh Lan Wangji yang membeku.


Namun masih berusaha tenang dan menyimpan kembali obat.


Xian akan menyentuh wajahnya,tapi langsung ditahan.


Memandang pemilik tangan itu,Xian memandangnya dengan tatapan bingung 'apa lagi'


"Jangan disentuh."ucapnya.


Lan Wangji langsung berdiri ,bagaikan angin,sangat cepat keluar menghilang dari Hadapan Xian.


Xian merapikan cadar nya dan bergumam pelan,


"Dasar Pria Aneh,Tapi sayang dia tampan ckckckck"


.


.


Wuxian atau Xian ,berjalan kembali ke kelas,ia tau bahwa sudah selesai jam pelajarannya jadi Ruangan sudah sepi ,tapi ia masih harus memeriksa apakah Jiang Cheng dan yang lainnya sudah pergi atau tidak.


Saat ia akan berbelok masuk,Ia langsung menabrak dada orang lain yang mana keduanya jatuh mencium tanah.


"Aakkkhh...pantat ku..."keluh suara seorang pria yang terdengar lembut.


Xian mendesis,"issshhh.."ia melihat bahwa kakinya terkilir padahal hanya di tabrak,Ia memandang orang yang juga korban.


"Nie Huaisang!?"panggil Xian,Pria yang tadi mengeluh sakit ,spontan mengangkat kepalanya .


"Kakak Wei??Yooo...kita berjodoh yah kak...duhduhhh"ucapnya dengan cepat berdiri dan membantu Wuxian berdiri.


"Kepalamu jodoh ,Cihh tangan ku sepertinya terluka"


Nie Huaisang memandang Tangan putih lentik yang sekarang  ada bekas kemerahan nya.


"Ckckck..kak Wei,kau ini memang di berkahi yah,,tangan mu seperti seorang gadis"ejeknya sambil mengipasi wajahnya.


Wuxian menarik tangannya dan merapikan rambut panjangnya.


"Hmmptt...Iya tangan GADIS ini akan membuat mu babak belur Hah"


Xian langsung menjitak kepalanya.


"Akh..kakak Wei kau sangat tega,..oh iya  apa yang akan kau lakukan hari ini ?"tanyanya.


"Apa yang akan akan kulakukan,hmmm??Oh benar,Ayo kita bermain di bukit belakang !!"serunya semangat ,ia dengan cepat menarik Huaisang dan keduanya pergi.


Keduanya sampai di sebuah Sungai ,dan banyak bebatuannya disini.


"Ayo!!"


Xian langsung melepas sepatunya ,merapikan rambutnya  dan langsung melompat ke sungai


Byyyuuurrrr


Keduanya berkahir dengan pakaian basah dan Mencari ikan.


"WEI WUXIAN!!"teriakan seorang pria membuat Xian langsung berdiri tegap..


Ia melihat Jiang Cheng berdiri sambil menatapnya garang.


Menunjuk Pria di air,Jiang Cheng berkata dengan marah


"Kau baru saja di bawa ke balai pengobatan,dan sekarang kau main air hah!!"


Xian menggelengkan kepalanya,"Ckckckck..Cheng Kau harusnya berhenti marah -marah sehari saja,lihat kau nantinya kerutan"


"Kau..!!"


Nie Huaisang berdiri dan tersenyum di samping Wei Wuxian


"Benar Kakak Cheng,Ayo ayo ikut mancing ".


"Mancing Palamu!!"balas Jiang cheng kesal dan memilih duduk di atas batu.


10 menit kemudian....


Xian  dan Huaisang meninggalkan air dan menjemur diri disamping Jiang Cheng.


Mata Huaisang langsung menangkap sebuah layang-layang aneh di langit.


"Yahh..murid mana yang bermain Layang-layang"


Keduanya juga ikut melihat benda itu,Jiang Cheng berdiri dan berkata pada keduanya


"Ayo kembali.jangan sampai ada murid Lan yang melihat kita disini,apalagi Tuan Muda Kedua Lan ,Lan Wangji itu."


Wuxian dan Huaisang mengangguk dan berdiri serta merapikan pakaian mereka.


"Kalian berdua duluan ,Ada yang ingin ku lakukan dulu,"ucap Xian tiba-tiba


Jiang cheng langsung menatapnya tajam.


"Tenang aku tak akan membuat masalah,aku janji,pergilah"


Akhirnya keduanya meninggalkan Wuxian,Xian mendesah lega,mengambil Suibian ia langsung bergerak kearah layang-layang tadi.


Saat ia sudah menaiki tangga,ia berpapasan Dengan seorang gadis.


"Nona Wen Qing Kan?"seru Xian dengan senyuman ramah.


Wen Qing langsung menatap Xian siaga.


" ada apa?"tanya nya dingin.


"Apa yang Nona wen lakukan di balik gunung Gusu?ku ingat bahwa Besok barulah kalian Ikut belajar"ucap Xian


Wen Qing membalas,"itu bukan Urusan mu Tuan Muda Wei,Permisi"


Ia langsung berjalan pergi meninggalkan Wei Wuxian.


Wuxian memperhatikan gadis itu pergi.


"Apa kah Wen Qing sudah mulai mencari letak Jimat itu?"gumam Wuxian.Ia langsung berjalan pergi menjauh dari Tempat Terlarang itu.


TBC........