XIAN IS MINE

XIAN IS MINE
13



Follow Ig Dan Akun aku yah


@Shi-san16


@andifajrian_16


.


.


.


.


.


.


Lan Wangji duduk di dalam Ruangan Belajar Miliknya


Jari-jarinya yang elegan memetik Zitter miliknya dengan alunan yang indah.


Suasana di sekitar menjadi sangat tenang dan membuat hati menjadi damai.


Pupil emas itu dengan tenang melihat Zitter yang ia petik.


Sampai ketukan pintu membuat jari Tuan Muda Lan Kedua itu berhenti.


"Maaf Hanguang Jun,Murid lainnya sudah berkumpul di halaman,Hari ini akan di berikan Misi untuk berburu "ujar orang di luar.


"Em."balas Lan Wangji dan berdiri sambil merapikan pakaiannya.


Ia keluar dan berjalan ke arah halaman para murid belajar.


Lan Wangji langsung mengambil tempat dan berdekatan dengan Jiang Cheng.


Lan Qiren melangkah kedepan ,dengan tangan masih mengelus janggut kebanggan miliknya.


"Kalian telah lama belajar di Gusu-Lan ini,Kalian akan di bagi ke beberapa tempat untuk meningkat kan kemampuan kalian dan membuktikan diri kalian,Berburu Malam akan di laksanakan!!"


"Baik!!"


Seru semua orang dengan semangat.


Wei Wuxian atau Xian menguap dengan malas,matanya berair dengan sangat menggemaskan .


Jiang Cheng berbalik menatapnya dan menjitak kepalanya keras .


"Jangan Tidur!"tegur Jiang Cheng kesal.


"Iya-iya bawel !!" ucap Xian dengan memegang kepalanya sakit.


"Hmmptt"dengus Jiang Cheng.


Aksi keduanya tidak luput dari mata Emas dingin pihak lain


Lan Wangji merasa aktivitas kedua orang itu terlalu tidak ia sukai.


Bukan tidak suka pada 'Orang 'nya ,tapi ia merasa sikap akrab mereka membuat nya Panas.


"Konyol."seru nya rendah dan fokus ke depan .


Lan Qiren menyerahkan keras tentang pembagian kelompok .


Saat Xian dan Jiang Cheng mendengar nama anggota lain mereka,Xian membeku di tempat.


Di kertas memang tertulis nama mereka dengan jelas dan bukan mimpi


1.Jiang Cheng



Wei Wuxian


3.Nie Huaisang


Wen Qing


5.Wen Ning


6.Lan Wangji.



Xian dan Cheng saling bertatapan ,saling bertukar pikiran yang sama.


"Keduanya !!"balas Xian dan berdiri siap pergi.


Brakkk


Namun tak sengaja ia menabrak dada seseorang.


Mengangkat kepalanya,ia bertemu dengan wajah tampan yang mengenakan Pita dahi berpola awan dan mata emas yang dingin membalas tatapannya.


Gluk


Xian meneguk ludahnya susah payah,ia langsung mundur beberapa langkah dan tertawa canggung.


"Hahahah...Hanguang-Jun,maaf yah aku tak memakai mataku dan menabrak mu."ucpanya dan membungkuk meminta maaf.


"Ikut aku."seru Lan Wangji


"Hah?Ikut kamu?Aku?" tanya Xian ragu.apa telinganya yang tuli dan salah dengar


Lan Wangji langsung mengulurkan tangannya dan menarik tangan milik Xian.


"Hei!!"


Jiang Cheng berseru tak ingin Wuxian dibawah oleh Pria paling di waspadai itu.


Namun Ia kalah Cepat dengan Wangji,yng langsung menghilang membawa pria lain.


Jiang Cheng merasa seperti Ibu yang anaknya di bawa oleh Pria lain.


Nie Huaisang keluar dan menepuk pundak Pria itu .


"Ahyyaaa...Saudara Cheng tenang saja,mungkin Tuan Lan Kedua ingin membahas soal tanda terima kasih karna menyelamatkannya "ucap Huaisang.


"Tapi...ia tak harus membawanya pergi kan!"tak Terima Jiang Cheng .


Huaisang hanya mengepak kipasnya dan tersenyum diam-diam.


Di sudut lain,Kedua saudara Wen berdiri saling bertukar pendapat.


Wen Ning menatap saudari nya itu dengan gelisah


"Kakak...kenapa ?"tanyanya khawatir.


"Tidak Apa.Ayo sudah saatnya kau minum obat"balas Wen Qing dan menarik tangan Adiknya kembali ke paviliun mereka.


.


.


"Hei!!lepaskan aku "seru Xian berusaha menarik tangannya.


Namun tangan yang memenjarakannya sangat kuat,hasilnya sia sia.


"Kau Dengar aku !!Hanguang -Jun!!"seru Xian keras.


Ia menatap sosok didepannya bingung,seingatnya ia hanya menabrak pria itu,kenapa harus sampai diseret.


Saat Keduanya sudah berada di Jembatan dekat Air terjun,Lan Wangji berhenti dan tak melepas jalinan tangan mereka.


"Hei!!Hanguang-Jun!!"panggil Xian.


Akhirnya Lan Wangji berbalik,Matanya yang dingin mencerminkan hanya sosok Xian sendiri disana,seakan hanya dia di matanya.


"Uukkhh...Hanguang-Jun,kau menarikku pasti ada alasannya"


Lan Wangji berdiri diam,saat jarak mereka dekat,Xian dapat melihat Alis berbentuk pedang dan Bulu mata lentik yang panjang.


"Kau..apa kau..apa.."suara rendah Wangji agar karuan.


Xian langsung tau bahwa pria itu tak tau harus berkata apa.


"Emmm..ayolah kau seorang tuan muda besar,mengapa begitu gagap"


Lan Wangji diam,tapi Xian melihat telinga yang memerah yang tak tertutup oleh rambut panjang Pria Lan itu.


"Saat berburu,jangan jauh dariku"ucap Wangji tidak meminta pendapat Xian dan langsung pergi.


Xian yang tinggal merasa aneh.Mengapa mereka pergi bersama,tapi ia malah ditinggalkan.


Dasar Pria!!,umpat Xian namun tiba-tiba sadar akan sesuatu.


"Bukankah aku juga pria?Tidak,Hanya dia yang ******** ,Xian anak baik!"gumamnya bangga dan berjalan pergi kembali.


Next .....