
.
.
Happy Reading.
.
.
.
.
Wuxian memeriksa semua area di sekitarnya.
Ia melihat sosok hitam bersembunyi di sudut.
Wuxian menarik pedang Suibiannya .Jangan pernah tertipu dengan penampilan seseorang.
Jika orang itu bisa bertahan di Suhu dingin yang mampu membekukan sekitarnya,tentunya bukan orang .karna pastinya ia akan mati .
"Keluar"perintah Wuxian sambil mengarahkan ujung pedang tajam ke sosok hitam itu.
"To-long"suara serak seorang gadis terdengar.
"Roh Jahat!!Keluar sekarang!!"ancam Wuxian.
Jangan memelas didepannya,hanya Kakak perempuannya yang mampu membuatnya lengah.
Sosok hitam yang bersembunyi ,perlahan keluar,Wuxian menyipitkan matanya dengan waspada mengenggam erat pedangnya.
WUUUSSHHHHH
"MATI!!!"
Teriakan sosok hitam itu dan menyerang ke arah Xian.
Xian langsung menghindar dengan cepat ,lagi-lagi serangan angin yang membuat cadarnya lepas terbang terbawa angin.
"Kau..Roh Jahat!!"seru Xian.
Roh jahat yang tadinya mengigil ,sekarang mengangkat kepalanya menampilkan muka hancur dengan luka yang menyakitkan mata.
Wuxian mengayungkan pedangnya.
"Wowhohoho...aku benar-benar beruntung...hihihi...tubuh muda dan penampilan indah.hahah...Milikku!!"ucapnya semangat dan langsung menerjang ke arah Wuxian.
Xian langsung melompat menghindar.Menggunakan tangan lainnya,ia langsung mengambil kertas mantra .
BOOOMMMM
Semua pandangan di tutupi asap ledakan.Wuxian melihat lengan nya,yang terluka ,darah merembes keluar.
"Sialan!!"umpatnya.
Wwuuussshhh
Cakar tajam hampir mengenai lehernya,Xian dengan cepat menebas tangan roh itu dengan Suibian.
"Aakkkhhhhh!!!"teriakan pilu Roh itu kesakitan.
Perlahan Asap menghilang,Xian melihat Roh itu jatuh memegan tangannya yang terpotong.
Jantungnya tiba-tiba berdenyut sakit.
Xian memegang dadanya ,Nafas nya mulai memburu.
Ia tidak bisa menahan dirinya untuk jatuh.Xian bertekad ,ia tak bisa roboh sekarang.
Melihat bahwa roh itu masih kesakitan,Xian mengangkat Suibian dan menempelkan darahnya.Suibian bercahaya merah terang.
"Mati!"ucap Wuxian dan langsung menebas Roh itu.
"Aakkkkhhhh!!!"teriakan pilu roh itu perlahan menghilang hanya menyisakan debu yang terbawa angin.
Xian langsung menyanggah tubuhnya,Ini kesekian kalinya terjadi ,Jantungnya berdenyut sakit.
Ia dengan cepat menyeret tubuhnya ke arah rumah kosong ,perlahan membukanya,dan kosong tanpa penghuni.
"Hahhh"
Wuxian menghembuskan nafas lelah,tubuhnya mulai di selimuti oleh hawa dingin .
Xian menggunakan Kekuatannya untuk menutup pintu,ia harus hati-hati dari hewan buas.
"Bagaimana dengan yang lainnya,aku lupa membawa batu Komunikasi"
Xian menyesal tidak mendengarkan Jiang Cheng membawa batu komunikasi.
Tubuhnya perlahan membeku,Xian merasa matanya menjadi berat.Ia menyandarkan kepalanya ke tiang dan menyelimuti tubuhnya dengan Jubah Milik Lan Wangji .
"Hangat..bau pria Lan itu sangat enak..emmm.."
Bibir Xian sudah mulai membeku ,matanya mulai menjadi berat.
Saat ia akan tertidur,ia mendengar suara derap langkah kaki.Xian membuka matanya.
Krak.
Pintu di buka dengan keras ,Xian mengangkat kepalanya dan Orang yang berdiri didepannya adalah Lan Wangji.
Lan Wangji ngos-ngosan ,Xian entah kenapa melihat Raut kekhawatiran di wajah tampan pria itu.
Tanpa sadar ,Xian merasa senang di dalam hatinya.
"Lan Zhan~"Ucap Xian Lirih.
Lan Wangji membeku di tempat,matanya menatap sosok yang terbungkus seperti ulat ,dan mendengar suara Wei Wuxian yang bagaikan kelinci meminta elusannya.
"WEI.YING!!"Teriak Lan Wangji saat melihat bahwa Wuxian kehilangan kesadaran .
Lan Wangji berlari dengan cepat ,menarik tubuh pria itu dalam dekapannya.
Tubuh pria dipelukannya bagaikan es batu,sangat dingin,jika saja tidak ada deru nafas pelan yang hampir tak dilihat oleh nya ,ia hampir berfikir Pria ini sudah jadi Beku.
"Wei Ying...bertahanlah!!"serunya ,Wajahnya menyiratkan kekhawatiran.
Wuxian merapatkan tubuhnya ke sumber panas.Ia bisa mencium bau cendana dari Tubuh orang yang memeluknya.
Keduanya saling berpelukan,Lan Wangji menyalurkan energi spritualnya untuk menghangat keduanya.
Ia juga mencium bau darah pekat di udara.Ia langsung mengalihkan pandangannya ke arah Pria yang tidur itu dengan nyamannya ,tangannya yang bebas,membuka Jubah yang membukus Wuxian dan melihat luka Dan darah yang sudah berhenti keluar.
Matanya menjadi gelap saat mengetahui bahwa pria ini sudah bertempur seorang diri dan terluka.tangannya mengepal kuat.