XIAN IS MINE

XIAN IS MINE
5






.


.


.


.


Para murid baru memandangi seluruh Lingkungan Gusu yang sangat tenang dan damai.


Wuxian meyenggol lengan  Jiang Cheng disampingnya.


"Hei Cheng...kau coba baca Aturan Sekte Lan itu,Bukankah lama-lama belajar disini kita bisa jadi Biksu ??aturannya sangat BANYAK!!"


Jiang Cheng mengangguk spontan.


"Hei Wuxian,lebih baik kau tidak membuat masalah,Jangan sampai sekte Yunmeng mendapat masalah karna kau"


."iyaa...tau..dasar Bawel!!"


Lan Xichen berdehem sebentar


"Kalian akan belajar Selama Setengah tahun disini,Dan Tempat tinggal kalian semua sudah disiapkan,Semoga anda merasa Nyaman"


Semua membalas salamnya,namun saat Wuxian akan bergerak,ia merasakan sesuatu yang aneh.


Dengan cepat Xian melepaskan Pedang Nya dan mengayungkannya ,Suara saling beradu Antar besi bergema.


Wuxian menyimpitkan matanya,menarik kembali Suibian,Ia memandang ke arah seorang Pria yang mengenakan Baju merah dan putih dengan lambang Matahari.


"Wohohohoho....Jadi Acara penyambutan sudah selesai yah...Hahahah Bagaimana jni"serunya angkuh.


Lan Xichen maju dan menatap ke arah pihak asing itu.


"Tolong perkenalkan diri anda .."


"Hmptt..Namaku WenChao dari. Qinshan-Wen.Datang Sebagai Murid yang akan ikut belajar..."


Lan Xichen hanya mengangguk.


"Kami selalu menerima murid yang akan belajar.Tolong Datang tepat waktu saat Acara belajar Pertama besok"


"Hhmppt."


WnChao berbalik pergi dengan sombong.


Wuxian belum menyimpan pedangnya,Tangan kanannya gemetar ,Entah kenapa mungkin karna Kehidupan dulu tubuh ini,Reaksinya saat bertemu besarnya,Ia akan ikut Merasakannya.


"Tenang...tenangkan dirimu"gumam Wuxian


Jiang Cheng menatap nya bingung dan Khawatir.


"Woi Wuxian!!kau kenapa ??"tanyanya Khawatir .


"A-Xian ada apa?kau merasa kurang nyaman?"tanya Yanli juga.


Wei Wuxian memejankan matanya dan menghembuskan nafasnya sekali lagi.


"Aku Baik.Ayo Pergi"


Wuxian berbalik pergi mengikuti kelompoknya


Namun tatapan Intens Tuan Muda Kedua Lan pada Wuxian ,membuat Lan Xichen menatapnyaa tertarik.


"Apa kau suka tuan muda Wei?Dia kuat dan baik ,Bagaimana dengan mu adik?"


Lan Wangji masih menampilkan wajah tenang,Dan berbalik pergi mengabaikan Kakaknya yang masih menatapnya dengan senyuman .


.


.


Wuxian sampai di Kediaman yang disediakan oleh keluarga  Lan.


Ia langsung berbaring dengan wajah puas.


Saat ia menutup matanya,Ia langsung merasakan tekanan pada dadanya,Dengan cepat ia bangun dan melompat keliar jendela.


Hari sudah mulai Gelap,Wuxian berlari ke arah hutan,Dan ia langsung bersandar di pohon.


Nafasnya mulai memburu ,Matanya perlahan mengganti antara merah dan hitam.


"Ada apa ini??"serunya serak.


Rasa sakit yang mulai merayapi tubuhnya,Seakan didalam tubuhnya seperti Ia Di tusuk dengan pedang.


"Apakah ini adalah Rasa sakit dari kehidupan lampaunya??"


Wuxian perlahan membuka lapisan luar pakaiannya,Ia tak ingin bila terjadi sesuatu,tubuhnya akan terluka dan pakaiannya akan rusak.


Membayangkan wajah Jiang Cheng yang mengamuk ,Ia langsung mengigil.


Ia memandang darah di tangannya,Wajahnya menjadi pucat pasi.


Saat ia memejamkan matanya sebentra,ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat.


"Sial!!"umpatnya ,saat ia melihat bahwa ia tak membawa Suibian nya.


Namun melihat darah.ditangannya,Wuxian menyeringai,merogoh pakaiannya ia mengeluarkan Kertas mantra dan mulai menulis dengan darah sebagai tintanya.


"Siap!"


Wuxian merasakan bahwa langkah kaki itu sudah sangat dekat ,Lalu berhenti tiba-tiba.


"Keluar.."


'seorang pria?'batin Wuxian


Ia tak bodoh jika menuruti perintah musuh,ia masih memiliki kertas mantra siap melarikan diri.


"Keluar."suara pria itu dingin ,tapi Wuxian merasa suka dengan suara itu.


"Kau pikir aku bodoh?hanya orang bodoh yang keluar jika disuruh!!"seru Wuxian dengan nada mengejek.


"Aku tak akan menyerang"


"Tak akan pernah !!"seru Wuxian.


Wuxian siap dengan mantra di tangannya,Menghitung dalam hatinya,Ia langsung melempar mantra ke arah pihak lain .


BOOOOMMMMM


suara ledakan bergema,Wuxia langsung.melompat siap melarikan diri.


Namun saat itu,kakinya langsung terikat sebuah tali sihir.


"Eh?Waaahhhhhh.....akkkkhhh!!",Wuxian mengeluh sakit memegang pinggangnya.


Ia menatap.tajam kearah Pria itu,dan betapa terkejutnua ia saat melihat bahwa itu Adalah Lan Wangji dengan pakaian berkabungnya.


"Kau??tuan muda Lan?!!"seru Wuxian kaget.


Lan Wangji tetap diam ,namun ia tak menarik tali miliknya.Berdiri bagaikan patung disana.


Wuxian berdiri sambil membersihkan Pakaiannya,Saat ia berbalik menatap  kesal pria itu.


Ia melihat tatapan terkejug di wajah tampangnya,Mata Emasnya menatap kearah wajahnya,Wuxian langsung menggunakan lengan pakaiannya menutupi wajahnya.


"Jangan Lihat ".


Wuxian menatap tali di kakinya.


"Lepaskan .Tali sihirnya!!"


Wangji menatap kearah kaki yang putih dan langsing itu.


"Tidak."


Wuxian merasa canggung.


Dengan menggunakan energinya,ia memutuskan tali pria utu dan berbalik pergi menghilang.


Lan Wangji menatap sosok Wei Wuxian dengan kuat.


"Jangan Pergi."


Wuxian berhenti ,tapi tak berbalik.


Lan Wangji diam ditempatnya,Namun jika ada yang melihat Bahwa mata yang biasanya tenang memiliki cahaya .


"Jangan Pergi.Tetaplah disini"ucap Lan Wangji dengan menatap erat sosok pria didepannya.


Wuxian menghembuskan nafas frustasi,bukan niatnya untuk berhenti namun seperti tubuhnya memiliki kesadaran diri pada Kata kat Tuan muda Lan itu,ia berhenti.


"Itu...Tuan Muda Lan,apa anda memiliki sesuatu untukku..hehehe..aku hanya sedang kurang nyaman makanya istirahat disini"


Ia tak ingin Pria itu memberikannya hukuman karna berkeliaran di hutan belakang.


Wangji menatap punggung pihak lain,Perlahan melangkah,namun berhenti kembali.


"Dimana yang terluka?"tanyanya.


"Hah?"Wuxian merasa telinganya pasti salah mendengar nada pihak lain yang khawatir dan menanyakan kondisinya.


Menurut ingatan Wei Wuxian ,Lan Wangji dan Dia selalu berkelahi setiap bertemu ,tak ada Kedekatan antara keduanya.


Jadi kenapa pria itu seakan menghawatirkannya.


Tak ingin mendapat masalah,Wuxian melompat dan terbang menghilang.


Lan Wangji menatap sosok Wei Wuxian yang meninggalkannya.


"Kenapa kau meninggalkanku?"


TBC....