XIAN IS MINE

XIAN IS MINE
6



Happpy Reading


.


.


.


.


.


Wuxian bangun sangat pagi,karna kebiasaanya dari kehidupan dulu,ia beda lagi dengan Wei Wuxian yang selalu bangun kesiangan .


Jiang Cheng baru akan mengetuk keras pintu pihak lain,saat pintu terbuka tiba-tiba.


"Eh?Tumben sekali kau bangun Pagi!.."seru Jiang Cheng.


Wei Wuxian memegang pedangnya dan hanya melirik Pria Tsundere itu ,lalu bergerak akan pergi.


"Yaakhhh Jangan Tinggalkan Aku!!"teriak Jiang Cheng dengan cepat menyusul.


Ia memperhatikan Wuxian yang mengenakan cadar itu,Ia tak bisa mengahsihani pria itu karna memiliki penampilan yang sangat cantik.


"Wuxian..Ehh ..kau kemana semalam?"


Wei Wuxian berhenti ,dan menggaruk kepalanya,memasang wajah ceroboh.


"Hahaha...aku tentunya mencari Arak.."serunya dengan melirik ekspresi Pria disampingnya.


Jiang Cheng langsung memukul bahunya.


"Kau anak nakal !!Kau pikir kita dimana ?Yunmeng?Kita di Gusu,Disini peraturannya sangat ketat,Jangan berbuat Aneh deh.."serunya sambil mengajar Wei Wuxian seperti panatua saja.


"Emmm.Mana Jiejie Yanli?"tanya Wuxian mengubah topik.


"Kakak sudah berangkat duluan dengan murid Yunmeng lainnya."jawab Cheng.


"Oh.Ayo cepat !"


Keduanya bergerak dengan cepat,Saat mereka sudah sampai di tempat belajar Cloud Recessess.


Murid lain telah duduk dan mereka bergabung dengan Sekte mereka .Tempat duduk Wuxian tepat di belakang Jiang Cheng.


Ia dengan cepat duduk,membuka Buku kuno dimejanya.


Matanya dengan tenang membaca tiap kalimat.


Jiang Yanli berseru kagum di sampingnya,


"Ah Xian sangat Rajin ahhh..."


Wuxian berbalik dan tersenyum membalas Kakak nya itu.


Jiang cheng berseru dengan mengejeknya,


"Hahaha apakah matahari  terbit  dari barat?kau jadi sangat rajin yah"


"Bodoh.Diam lah"seru Wuxian.


Wuxian merasakan mata yang menatapnya sedari tadu,ia pun mengangkat kepalanya dan sekali lagi ia bertemu dengan mata Emas dingin seseorang .


"Halo,Tuan Muda Lan"ucapnya setengah berbisik.


Namun Lan Wangji langsung memutar kepalanya ,Wuxian yang di abaikan hanya santai ,ia langsung yakin bahwa inilah Wangji yang sebenarnya.


.


.


Seorang pria baya dengan tangan mengelus janggutnya datang dan duduk didepan..


Murid Lan membaca Ribuan peraturan yang harus di taati.


Wuxian mengabaikan suara itu,ia memfokuskan dirinya menyerap aliran Qi yang mulai mengelilinginya..


Sampai suara Lan Qiren membuat Wuxian harus memutuskan Kultivasinya.


"Selamat datang Di Yun Shen Buzhi Chu ,Gusu-Lan,kami menyambut kalian untuk belajar disini"


"Salam Pada Guru Besar!!"seru Semua orang sambil berdiri dan memberi hormat.


Akhirnya acara memberikan Hadiah dari Sekte sebagai tanda Sopan mereka.


Saat Giliran Jiang Cheng,Tiba-tiba beberapa Orang datang mengenakan Pakaian Merah gelap dengan Wen Chao di depan masih memasang wajah Angkuh.


"Kami dari Sekte Qinshan-Wen,datang memberi salam"Seru WanChao dan memberikan kode pada anggotanya untuk memberikan hadiah.


Wuxian menatap pria yang terlihat lemah itu menyerahkan hadiah pada Lan Xichen.


"Heh...kukira apa..jadi begini semua kekuatan dari sekte-sekte terkenal yah..sangat Menyedihkan!"


Jiang Cheng marah ,langsung berseru dingin,


"Ohh..ternyata Tuan Wen yang mulutnya belum pernah di cuci,sangat Menjijikkan"


Wen Chao berbalik menatap Jiang Cheng ,langsung mengangkat pedangnya siap menghunuskannya pada Jiang Cheng


Trrriiinnggg


Suara tabrakan besi bergema,Wen Chao menatap Wuxian yang menghadang pedang miliknya.


"Beraninya kau!!"serunya marah


Cheng menatap saudaranya yang cepat melindunginya .


Wuxian mengayungkan pedangnya dan dengan kuat Pedang milik Wen Chao terlempar dan menancap di depan Lan Xichen.


Suibian sekarang tepat di leher Chao ,Siap menusuk kapan saja.


Keahlian pedang Wuxian bukan hal yang bisa dianggap sepele.


Murid Wen mengangkat pedang mereka ,siap menghunuskan pedang mereka kearah Wuxian.


Keadaan menjadi hening,Wuxian hanya melirik dengan mata dinginnya ,seringai sinis muncul di bibirnya.


Namun sebuah Jarum tak terlihat terbang kearahnya,Dan Ia dengan cepat mengelak,namun Jarum itu menjatuhkan cadarnya.


Semua orang menatap wajah yang sangat cantik pria yang masih menaruh pedanngya si leher Wen Chao.


"Ah Xian!!" Yanli langsung mendekat dan menutupi wajah Wuxian dengan kain.


Wuxian dengan cepat pulih dari kesyokannya,Langsung mencari pelaku jarum itu,Yang adalah seorang Gadis yang masih siap melempar jarumnya.


Suara alunan musik terdengar,Wei Wuxian tau bahwa setelah Musik itu lengkap,pedang mereka akan menancap di langit langit,ia langsung menurunkan pedangnya dan menyarungkan nya kembali.


Mengalihkan pandangannya kearah Lan Xichen yang Meniup alat musiknya.


Wuxian langsung melihat pedang dan jarum semua orang Wen bergetar dan langsung terbang keatas.


"Ehehe"tawanya pelan.


Wuxian melihat wajah terkejut orang Wen sangat senang.


Ia pun memakai cadar dari Yanli dan melipat kedua tangannya.


Wen Chao langsung sadar.


Saat Lan Xichen berhenti ,ia mengayunkan lengannya dan semua senjata langsung jatuh menancap di depan kaki Orang Wen.


Wen Chao yang marah berbalik pergi.Hanya Dua Wen yang tersisa.


Perempuan jarum maju dan memberi hormat


"Maafkan ketidaknyamana Tuan Besar Lan,Murid ini Bernama Wen Qing dan saudara saya bernama Wen Ning,kami berdua adalah orang yang akan ikut berguru di Gusu!!"


"Baik...Besok kau bisa datang "


Lan Qiren mengelus janggutnya dan hanya mengangguk,Kedua Wen Pun bberbalik pergi.


Semua orang kembali duduk,Namun Cadar Di wajah Wuxian menjadi Fokus Lan Qiren.


"Murid yang mengenakan cadar itu,"serunya.


Wuxian berdiri dari tempatnya dan membungkuk salam.


"Wei Wuxian dari Yunmeng -Jiang menghadap Guru Besar"ujar Wuxian dengan Hormat.


"Murid Wei,Sepertinya Anda berdarah ,Di wajah anda ada bekas terluka karna serangan jarum tadi"


"Eh?"ketiga suara kompak


Yaitu Wei Wuxian dan Dua Jiang.


Jiang Yanli menatap khawatir pada Wuxian.Jiang Cheng marah dan mengepalkan tangannya.


Wuxian memegang wajahnya,ia tadi tak memeriksanya,sekarang memang perih.


"Betulkan.Sekarang pergi lah ke Balai Pengobatan .Lan Xichen Antar Tuan muda Wei untuk mengobati lukanya."


Lan Xichen mengangguk,saat ia siap untuk bergerak,Suara adiknya membuatnya berhenti dan menatap adiknya itu heran.


"Biarkan aku saja,Guru Besar"seru Lan Wangji


"Hah??"seru semua orang Heran.


Lan Wangji terkenal dengan bakat,kekuatan dan penampilan yang selalu membuat orang isi dan terksima,Apalagi Tuan Lan itu memiliki sifat Dingin dan acuh tak suka bergaul.


Lan Qiren bertanya dengan ragu.


"Apa kau yakin??"


Lan Wangji mengangguk.


"Baikhlah,Wei Wuxian seilahkan ikuti Lan Wangji untuk mengobati luka mu"


Wuxian buru-buru membungkuk dan bergerak mengikuti Tuan muda Kedua itu  .


TBC..........