XIAN IS MINE

XIAN IS MINE
11



Happy Reading


.


.


.


.


.


"Hangat..."


"Lebih hangat.."


Tangan Wuxian memperat pelukan nya pada sumber  panas ke tubuhnya .


Dalam ketidaksadarannya,Xian masih bisa.mencari kenyamanan untuk dirinya.


"Emmm....Hangat...."


Wuxian masih merasakan kehangatan dalam pelukannya. Saat ia merasakan ada yang menarik telingannya.


"Akkkhhhh...aduh...."


Wuxian bangun  sambil memegang telingannya sakit.


"Hmppt..akhirnya kau bangun sialan!!"teriakan Jiang Cheng mengisi seluruh ruangan.


"Acheng~..sakit"lirih Wuxian dengan tangan memegang telinga nya yang merah.


Jiang cheng akan memarahinya lagi ,tapi Jiang Yanli tiba-tiba muncul.


"A-Xian...syukurlah kau sudah sadar" ,Yanli menyodorkan sendok obat


Xian menerima obat dari Yanli dan langsung menelannya.


"Ah Xian...Kau tau ,aku sangat khawatir saat melihat kau dibawa dengan kondisi terluka dan tak sadarkan diri"ujar Yanli.


"Tak sadarkan diri?siapa yang membawaku,tak mungkin Jiang Cheng!!"


Plakk


Jiang cheng menjitak kepalanya keras.


"Mana mau aku menggendong dirimu yang berat..Tapi kau pasti akan kaget sangat kaget saat tau siapa yang membawa mu kembali"


"Memang siapa?Zuwu-Jun?tak mungkin Hanguang-Jun kan,si manusia batu ,yang bahkan jika aku telanjang ia tak akan bergeming" ucap Wuxian


Yanli terkikik mendengar ucapan nakal bocah satu ini.


Jiang cheng langsung menepuk bahu Xian keras


"Kau memang sial anak muda..yang membawa mu adalah murid berbakat Lan Qiren dan juga Orang paling berbahaya..Hanguang-Jun."balas Cheng senang .


Xian membeku dan menatap pria itu terkejut.


"Kau pasti bercanda!!"


Jiang cheng menggelengkan kepalanya anda bahwa ia serius.


"Mati aku"gumam Xian dengan wajah pucat.


Jadi selama ia tak sadar sumber panas yang ia peluk erat adalah tubuh orang paling gila kebersihan.


Jiang Yanli menarik Adiknya yang lain dan membiarkan Xian istirahat.


"Istirahatlah.Besok kita akan pergi untuk berterimakasih Pada Tuan Muda Lan Ke 2"


Xian merebahkan tubuhnya ,ia melihat kearah luka yang sudah di balut .


walau masih perih ,ia harus tahan,Padahal menurut kehidupan asli pria ini,Wei Wuxian adalah orang yang sangat kuat dan tahan sakit.


Ia perlahan memejam kan matanya dan mulai tertidur lelap .


.


.


Dua Hari Kemudian...


Wei Wuxian serta Jiang cheng dan Jiang Yanli .


Ketiganya memasuki Kediaman Lan Qiren dan tepat saat ini ada Dua Tuan Muda Lan yang sedang berdiskusi  dengan Paman mereka.


Saat Xian melihat Lan Wangji ,ia hanya mengangguk sebagai balas.


Ketiganya memberi Salam


"Salam pada Guru Besar Lan!!"


"Emm"balas Lan Qiren sambil mengelus Janggutnya yang panjang.


Xian selalu ingin membakar janggut kebanggan orang itu terlalu gemas untuk usil.


"Katakan,alasan kalian bertiga datang kemari?"tanya Lan Xichen.


"Murid ini ingin berterimah kasih pada Hanguang-Jun atas Bantuannya membantu saya yang terluka"seru Xian dengan sifat Nakalnya.


Lan Qiren langsung memandang Keponakannya .


Lan Wangji hanya mengangguk sebagai balasan.


Tiba-tiba Xian berseru


"Oh..Hanguang-Jun..Kau benar-benar hangat yah!!"


Dan mengedipkan matanya sebelah nakal.dan langsung berlari kabur.Jiang Yanli menepuk Keningnya pasrah,Jiang Cheng mendengus marah.


"Kau..!!"Lan Qiren menunjuk sosok yang sudah kabur melarikan diri


Jiang cheng maju ,"tolong maafkan dia,Kalau begitu murid ini pamit"


Lan Qiren hanya mengangguk dan kedua Muda mudi Jiang berbalik pergi.


Lan Xichen melirik adiknya yang telinga nya sudah memerah.


"Ckckck...Anak Muda.."gumamnya pelan.


Next......