
"Kyaa!"
Tiba-tiba saja Bira mendengar teriakkan dari arah luar rumahnya, ia segera bergegas untuk melihat apa yang terjadi.
"Ini... Bagaimana mungkin semua rumah kita berubah menjadi sangat bagus seperti ini...!"
"Benar, bahkan sampai tembok dan pertanian juga ikut berubah menjadi sangat bagus...!"
"Ini pasti sebuah keajaiban."
Semua orang mulai keluar dari rumahnya masing-masing, termasuk juga dengan keluarganya Robert, mereka ikut keluar dan melihat apa yang sedang terjadi.
"Hei Robert." sapa Bira.
"Ah, kepala desa." jawab Robert sambil menoleh ke arah Bira.
"Bisakah kau nanti kumpulkan semua orang yang ada, sekarang kita makan terlebih dahulu soalnya aku lapar."
"Baik, saya juga tadi mau memanggil anda." Setelah mengatakan hal itu Robert dan Bira makan bersama di rumah Robert.
Kenapa Bira selalu makan dirumah Robert itu karenakan ia belum memiliki peralatan memasak, ia juga lebih suka makan bersama-sama, karena hal seperti itu mengingatkannya saat ia bersama orang-orang yang berada di panti asuhan.
Setelah selesai makan Robert mulai mengumpulkan semua orang
tidak lama kemudian semua orang telah berkumpul di satu tempat, tanpa berlama-lama Bira segera melangkah ke depan dan mulai berbicara.
"Dengarkan semuanya, kalian pasti terkejut, bingung dan penasaran siapa yang telah merubah seluruh desa ini menjadi sangat bagus, orang tersebut adalah aku, aku memiliki skill yang dimana aku bisa merubah bangunan menjadi bagus atau memperbaikinya.''
"Oh, ternyata kepala desa yang melakukannya."
"Seperti biasa, kepala desa selalu bisa memberikan kita sebuah kejutan."
"Hari ini kalian akan melakukan hal yang sama seperti kemarin, kalian akan berlari mengelilingi desa, terus dilanjutkan dengan Push Up dan Sit Up. Setelah itu para wanita akan bertani, untuk para pria dan anak-anak akan membuat senjata, jika para wanita telah selesai bertani kalian akan membantu untuk membuat senjata, kalian mengerti...!" Ucap Bira.
"Kami mengerti kepala desa...!"
Saat semua orang sedang berlatih, Bira saat ini sedang mencari tau lebih lanjut tentang System baru yang ia dapatkan.
"Hm...? dari dulu aku selalu penasaran kenapa Hp dan Mp milikku sangatlah rendah, coba sekarang aku lihat dengan menggunakan System ini." Bira mulai melakukan pencarian tentang mengapa Hp dan Mp miliknya sangatlah rendah.
[Cari: Healer cenderung hanya berguna dalam memberikan Buff kepada seseorang dan melakukan penyembuhan, mereka tidak ahli dalam pertarungan, statistik yang dimiliki oleh seorang Healer sangatlah rendah, Healer juga Class Job yang paling lemah di antara Class Job lainnya dan juga Class Job Healer sangat susah untuk naik level, karena hanya bisa menyembuhkan dan memberikan Buff kepada seseorang]
"Kamvret ternyata begitu, kalau tau seperti ini aku tidak akan memilih menjadi seorang Healer, baiklah untuk membuat para warga desa menjadi kuat aku harus mencari tau Class Job yang sangat kuat dan hebat." Setelah mengatakan hal itu Bira mulai mencari Class Job yang kuat dan Hebat.
[Cari: Class Job yang memiliki daya serang yang kuat. Knight]
[Cari: Class Job yang memiliki daya serang sihir yang kuat dan memiliki Mana yang banyak. Wizard]
[Cari: Class Job yang memiliki daya pertahanan yang kuat. Tanker]
[Cari: Class Job yang memiliki kelincahan yang hebat. Archer]
[Cari: Class Job yang memiliki ketangkasan yang hebat. Assassin]
"Wow, kalau begitu aku akan melatih mereka semua seperti melatih seseorang yang memiliki kelima Class Job ini."
"Jadi bukan hanya meningkatkan semua statistik mereka saja, tetapi mereka juga harus ahli dalam menggunakan semua senjata."
Beberapa saat kemudian mereka semua telah selesai berlatih, sekarang para wanita mulai bertani, untuk para pria dan anak-anak akan membuat senjata.
"Baiklah kita akan membuat lima ratus busur, seribu anak panah, lima ratus tombak, lima ratus pedang dan pisau, untuk yang terakhir akan membuat seribu perisai, semuanya terbuat dari kayu yang kita tebang kemarin, baiklah aku akan mencotohkan cara pembuatannya..." Ucap Bira dengan menjelaskan secara sedetail mungkin.
Tidak lama kemudian para wanita telah selesai bertani, sekarang mereka juga ikut membantu dalam pembuatan senjata.
Beberapa jam telah terlewati sekarang hampir semua senjata telah selesai, kenapa mereka bisa menyelesaikannya dengan cepat, itu karena dibantu oleh Bira, Bira memiliki Title yang dimana ia bisa membuat sesuatu dengan sangat cepat, karena itulah mengapa mereka hampir menyelesaikan semuanya.
Beberapa saat kemudian mereka telah selesai membuat semua senjata dari busur, anak panah, tombak, pedang, pisau dan perisai.
"Baiklah aku ingin kalian semua mengayunkan pedang sebanyak seribu kali, pisau dua ribu kali, tombak seribu kali."
"Untuk perisai kalian akan berlatih dengan cara menabrakkan diri kalian ke sebuah pohon sebanyak seribu kali."
"Sementara untuk panahan kalian akan berlatih menembak target yang bergerak dan yang tidak bergerak, masing-masing sebanyak seribu kali, kalian mengerti...!"
"Benar, apakah anda bermaksud menyiksa kami?"
"Tentu saja tidak, itu diperlukan agar kalian memiliki pertahanan, kekuatan, kelincahan, ketangkasan dan keahlian yang dimana kalian dapat dengan mudah menggunakan semua senjata yang ada untuk menghabisi semua musuh kalian, apakah masih ada yang ingin bertanya...?"
"Yah, kalau itu diperlukan maka kami tidak bisa menolak."
"Huff... Kau benar." Ucap salah satu warga desa dengan menghembuskan nafas yang panjang.
"Pertama kalian akan berlatih mengayunkan pedang sebanyak seribu kali." Setelah mendengar hal itu para warga desa satu-persatu mulai mengambil sebuah pedang kayu dan mengayunkannya.
Sementara para warga desa berlatih menggunakan pedang, Bira mencoba mencari tau tentang pertanian yang telah mencapai Lv2, ia berjalan menuju ke arah ladang pertanian, beberapa saat kemudian ia telah sampai di tempat tersebut.
"Oh jadi seperti ini ladang pertanian, aku tidak pernah melihat sebuah ladang pertanian yang asli, aku dari dulu hanya melihat ladang pertanian dari Game Android saja, tidak pernah melihat secara langsung seperti ini."
"Ah benar, coba kita lihat tentang statistik ladang pertanian ini."
[Pertanian Lv2: kecepatan tumbuhnya sayur-sayuran dan buah-buahan meningkatkan sebesar 5%, sayur-sayuran dan buah-buahan yang tumbuh juga semakin segar dan menjadi lebih enak]
"Wow...! bukankah jika telah mencapai seratus persen maka bisa tumbuh tidak lebih dalam sebulan."
"Kalau seperti itu maka aku akan meningkatkan Pertanian saja."
"Ah benar juga, coba sekarang aku cari tau tentang Tembok desa, tetapi sebelum itu, Syla kau pergilah ke luar desa dan berburu sendiri saja, jika ada musuh yang kuat kau harus lari, karena bukan hanya desa ini saja yang harus berkembang, tetapi kau juga harus berkembang, apa lagi kau bisa berevolusi karena itulah aku percaya kau bisa berburu seorang diri, jaga dirimu diluar sana kawan."
"Pyuu..!" Setelah mendengar hal itu Syla langsung bergegas menuju ke arah hutan untuk berburu seorang diri saja.
Beberapa saat kemudian, saat ini Bira telah berada di tembok desa, ia mulai mencoba untuk melihat statistik yang dimiliki oleh tembok Lv 2.
[Tembok Lv2: daya tahan (50/50) pertahanan terhadap serangan fisik meningkat 5%, pertahanan terhadap serangan sihir meningkat 5%]
"Oh ternyata tembok ini juga luar biasa, kalau seperti itu aku akan meningkatkan Pertanian dan Tembok saja terlebih dahulu, agar desa ini memiliki uang yang banyak dan pertahanan yang kuat."
"Ah benar, aku harus melihat latihan mereka." Bira baru ingat saat ini ia sedang melatih para warga desa, ia langsung bergegas menuju ke tempat latihan mereka berada.
"Kalian masih belum selesai...?" Tanya Bira kepada mereka semua.
"Iya kami masih belum selesai kepala desa." Jawab Robert sambil terus-menerus mengayunkan pedangnya.
"Baiklah, kalau begitu aku akan menggunakan salah satu skill milikku untuk menyembuhkan stamina kalian."
"Healing Around...!"
"Eh, aku merasa tidak capek lagi."
"Kau benar, sepertinya kepala desa hanya bisa memberi kita kejutan atau penyiksaan saja."
"Hm, kau benar...! pertama dia mengejutkan kita semua, terus menyiksa kita dengan berlatih seperti ini, sekarang ia mengejutkan kita lagi dengan cara menyembuhkan stamina kita."
Banyak yang mulai membicarakan tentang Bira sambil mengayunkan pedang, tetapi Bira hanya mengabaikannya saja, padahal didalam hatinya ia sangat malu dibicarakan oleh orang lain.
Waktu berlalu dengan cepat tidak terasa hari telah jam 5.
'Ini...! mereka benar-benar mendapatkan Class Job Knight, padahal tadi kupikir itu hanya bohongan.'
Ia tadi melihat cara mendapatkan Class Job Knight, dengan cara mengayunkan pedang sebanyak seribu kali, tetapi itu ia pikir hanya bohongan saja, tidak ia sangka ternyata benar-benar berhasil, sekarang semua warga desa dari anak-anak hingga orang dewasa telah memiliki Class Job Knight.
"Baiklah semuanya ayo kita sekarang mulai Bersiap-siap untuk makan malam...!" Teriak Bira dengan wajah yang bersemangat.
"Ayo...!" Para warga desa juga ikut berteriak, meskipun mereka tidak mengerti kenapa kepala desa mereka berteriak seperti itu.
________________<>________________
Hai para pembaca, maaf kalian pasti bertanya-tanya kenapa saya tidak update, itu dikarenakan saya sedang membuat Gambar untuk novel ini.
Dan juga Minggu besok saya akan menghadapi ujian, jadi saya tidak bisa update, tetapi pada saat libur panjang saya akan usahakan untuk update setiap harinya, jadi sampai bertemu kembali para pembaca sekalian.
Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali.