
Bira saat ini sedang makan bersama dengan yang lainnya.
Setelah selesai makan Bira memangil Robert dan memberikannya jadwal latihan untuk mereka, karena ia akan pergi keluar desa untuk melakukan sesuatu.
Setelah itu Bira pergi ke tempat Maria berada. Ia ke sana karena ingin mengatakan bahwa ia akan keluar desa untuk melakukan sesuatu, jadi jika Maria ingin melakukan sesuatu ia bisa bertanya kepada Robert atau warga desa lainnya.
Beberapa saat kemudian, saat ini Bira sedang di dalam hutan karena ia ingin pergi menuju ke kota Loha sebab, ia ingin mencari tahu tentang keadaan yang berada di kota.
Karena saat ini kerajaan Vermelon sedang kehilangan seorang putri, jadi pastinya akan terjadi keributan, jadi ia ingin melihat situasi yang berada di kota terlebih dahulu.
Beberapa menit kemudian Bira sudah berada di kota Loha.
'Baru beberapa hari semenjak game ini di rilis, sekarang kota pemula sudah sangat ramai, dengan para player.'
'Apaan itu ramai sekali orang yang berkumpul di sana, coba aku lihat.'
Bira mulai mendekati para player yang sedang berkumpul dan melihat sesuatu.
Betapa terkejutnya Bira saat mengetahui bahwa yang sedang mereka lihat adalah sebuah lembaran, yang menjelaskan bahwa tuan putri telah ditangkap oleh para perampok yang membawanya.
Dijelaskan di sana, bahwa siapapun yang berhasil membawa tuan putri ke istana, akan mendapatkan uang dan akan dinikahkan dengan tuan putri.
'Gila...! baru dua hari Maria menghilang, sekarang sudah ada saja lembaran yang menjelaskan untuk membawanya ke istana.'
'Sebaiknya aku tidak membawa Maria kembali ke istana jika ia kembali ke istana ia akan dalam bahaya, tetapi jika aku tidak membawanya ia juga akan tetap dalam bahaya karena diincar oleh para player.'
'Aku akan kembali setelah menjual semua item sampah yang ku miliki.' Setelah mengatakan hal itu Bira segera pergi untuk bersiap menjual item yang ia punya.
Bira bisa saja menjual item yang ia miliki ke fitur 'Shop', masalahnya fitur tersebut hanya memberikan uang yang sesuai dengan kualitas dari item tersebut.
Makanya ia sekarang sedang di kota Loha untuk mencari informasi, sekalian menjual item yang ia miliki kepada para player.
Bira memakai Topeng agar wajahnya tidak terlihat oleh para player karena Bisa saja para player mengincarnya untuk mendapatkan item, ia juga merubah namanya, sekarang setelah Bira berubah menjadi 'NPC' ia dapat mengubah namanya sesuka hatinya.
Bisa dikatakan ini salah satu hal yang ia sukai setelah berubah menjadi seorang 'NPC'.
Saat Bira mulai membuka lapak banyak orang yang melihat-lihat barang dagangan yang ia punya, tetapi mereka sedikit bingung sebab Bira memakai topeng yang membuatnya menarik perhatian banyak orang.
"Itu item yang sangat bagus berapa harganya tuan...?" tanya salah seorang player yang membawa pedang di pinggangnya
"3 koin emas..."
''Apa...!''
''Tuan bukankah itu terlalu mahal...!''
''Tidak itu harga yang cocok, karena semua item yang berada di sini adalah item dengan kualitas terbaik.''
''Memang semua item itu kualitasnya bagus, tetapi itu sangat mahal, kita masih belum memiliki cukup banyak uang...'' Ucap player lainnya.
Secara tiba-tiba saja muncul seseorang berbadan besar, dengan sebuah pedang besar di punggungnya.
Para player yang melihat hal itu menjadi terkejut bukan main, karena mereka mengetahui siapa pria berbadan besar tersebut.
"Hei bukankah ia Lolox teman sekaligus wakil dari pemimpin Guild Minos...?''
''Kau benar, mengapa seseorang yang memiliki level tinggi sepertinya berada di kota pemula..?''
''Apakah jangan-jangan ia datang ke sini karena ingin melihat cabang guild Minos, yang berada di kota Loha ini...''
''Apa... Benarkah itu, jika seperti itu maka ini menjelaskan mengapa ia berada di kota loha ini...''
''Aku akan membeli semua item yang kau punya, berapa semua harga item ini...?'' tanya pria berbadan besar itu.
''Baiklah ini semua uangnya...'' Setelah mengatakan hal itu, pria berbadan besar itu langsung mengambil semua item yang Bira jual dan melangkah pergi menjauh dari kerumunan tersebut.
'Sepertinya ada beberapa player yang sangat kaya...'
'Padahal jika aku menjual item itu ke fitur 'Shop' mungkin aku hanya akan mendapatkan lima puluh koin emas, tetapi player itu malah membelinya dengan harga seratus lima puluh koin emas.'
'Aku mendapatkan uang lebih banyak dari yang seharusnya, aku harus segera pergi dari kota ini, tetapi sebelum itu sebaiknya aku mengunjungi Npc yang pertama kali ku temui di kota ini.'
'Pertama menuju ke Toko Senjata Laurel baru seterusnya menuju ke Toko Dash.'
Beberapa saat kemudian, Bira sudah berada di depan pintu Toko Senjata Laurel, ia segera bergegas untuk masuk ke sana.
''Ada yang bisa saya bantu tuan...''
''Yo, lama tidak bertemu mbak cantik...!''
''Eh ternyata anda, yang saya kira siapa...''
''Hem...? mengapa wajahmu cemberut seperti itu...?''
''Apakah karena ketampananku ini makanya kau menjadi cemberut seperti itu...?'' tanya Bira dengan sedikit menggoda wanita yang berada di depannya.
''Siapa juga yang seperti itu, aku hanya sedih karena sebentar lagi toko ini akan kututup.''
''Eh, emang kenapa...?!''
''Ka... Karena aku akan menikah...''
''Wow. Bukankah itu bagus karena kau akan segera menikah.''
''Masalahnya aku tidak ingin menikah, apa lagi menikah dengan orang yang tidak aku cintai.''
''Oh. Jadi kau dijodohkan orang tuamu...?''
''Iya, karena itulah mengapa aku akan segera menutup toko ini...''
''Kalau kau sudah memiliki pasangan apakah kau akan tetap dinikahkan oleh orang tuamu...?''
''Tentu saja tidak, aku dinikahkan karena tidak ada seorangpun yang mau menikah denganku, karena itulah mengapa orang tuaku menjodohkan aku dengan orang yang tidak aku kenali...''
''Kalau begitu kenapa tidak denganku saja, aku akan tetap membiarkanmu untuk tetap berjualan dan juga aku akan membahagiakanmu, kau juga sudah mengenalku jadi kita bisa membatalkan pernikahanmu...''
''Eh... Apa...!!'' ucap wanita tersebut dengan wajah yang tersipu malu.
''Kenapa bukankah kau bilang jika ada yang mau menikah denganmu kau tidak masalah, apa lagi orang tersebut kau kenali.''
''Tetapi, apakah kau serius...?'' tanya wanita tersebut dengan wajah yang serius.
''Tentu saja, kenapa apakah kau tidak ingin menikah denganku Miu...'' Ucap Bira sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Miu.
''Tetapi aku hanya seorang pedagang biasa, apakah kau mau menikah denganku...?'' tanya Miu dengan wajah yang tersipu malu.
''Tidak masalah, tetapi jika suatu saat aku memiliki Istri lagi apakah kau tidak masalah...?''
Pertanyaan tersebut bagaikan petir yang menyambar seluruh tubuh Miu hingga membuatnya tidak dapat berkata-kata.
________________<>________________
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....
...Oh ya Comment lah biar lebih ramai Spam juga boleh asal tidak berkata kasar....