World Art Magic Online: Become an NPC

World Art Magic Online: Become an NPC
System Tambahan Setelah Berubah Dari Player Menjadi NPC



Sesampainya di desa Bira dan lima puluh lima pria, segera bergegas untuk membangun tembok.


"Bagaimana Robert apakah kalian sudah berlatih seperti yang diperintahkan...?"


"Sudah kepala desa kami juga sudah beristirahat, jadi apa yang harus kami lakukan."


"Kalian akan bergantian dengan mereka, jadi sekarang tugas kau dengan Lima puluh empat pria lainnya akan membuat tembok, sementara mereka akan berlatih, untuk perempuan mereka akan bertani dan untuk anak-anak akan belajar bagaimana caranya memasak."


"Memasak...? untuk apa mereka belajar memasak kepala desa." Tanya Robert dengan wajah yang penuh dengan pertanyaan.


"Bukankah sudah kukatakan bahwa desa ini akan berkembang, tentu saja para warganya juga harus ikut berkembang, jadi mereka harus siap dalam keadaan apapun bahkan untuk memasak sekalipun." jawab Bira.


"Ah, ternyata seperti itu, baiklah akan saya katakan kepada mereka semua." setelah Robert mengatakan hal itu, Bira bersiap-siap untuk membangun tembok.


Beberapa saat kemudian Bira didatangi oleh para warga yang siap untuk membuat tembok.


Pertama mereka menggali tanah yang cukup dalam, setelah itu mereka menaruh batang pohon kedalam tanah, lalu dilanjutkan dengan menaruh kembali tanahnya dan selesai deh.


Beberapa saat setelah selesai membuat beberapa dinding Bira mendapatkan notifikasi, ia pun mencoba untuk melihatnya.


"Ting"


[Selamat anda telah mendapatkan title Builder Boss, meningkatkan kecepatan dalam membuat sesuatu, meningkatkan kualitas dalam membuat sesuatu, meningkatkan kecepatan dalam memperbaiki sesuatu]


'Heh, sepertinya kali ini aku mendapatkan sesuatu hal yang bagus, tidak seperti sebelum-sebelumnya, yang mendapatkan title aneh.' Setelah mengatakan hal itu dalam hati Bira kembali melanjutkan membuat tembok desa.


Hanya itu yang mereka lakukan dari siang hingga menjelang malam, mereka selesai membuat dinding pada hari itu juga, karena yang menggali tanah tersebut adalah Bira jadi bisa diselesaikan dengan cepat.


Pada saat malam hari tiba mereka makan bersama-sama.


"Hei kalian ayo kita makan malam."


"Baik kepala desa!" Ucap mereka semua dengan semangat.


Bira pergi untuk membantu membuat makanan, semua wanita yang melihat Bira ikut membantu mereka malah terkejut, karena mereka tidak mengetahui bahwa Bira memiliki skill memasak.


Beberapa saat kemudian Bira mengantarkan makanan kepada yang lainnya, sama halnya dengan para pria, mereka juga terkejut bahwa Bira bisa memasak.


"Kenapa kalian begitu terkejut padahal hanya memasak bukan hal yang mengejutkan...!" ucap Bira yang mulai kesal dengan para warga desanya


"Maaf kepala desa kami hanya tidak percaya saja, soalnya anda sangatlah kuat tetapi tidak diduga-duga bahwa orang kuat bisa memasak."


"Benar hanya itu saja kok..."


"Huff... ya baiklah kalau begitu ayo kita makan." Ucap Bira dengan wajah yang datar.


Mereka makan bersama-sama disana bagaikan sebuah pesta bersama keluarga besar.


Setelah beberapa saat kemudian mereka telah selesai makan, sekarang bagian yang bersih-bersihnya dimulai.


"Tunggu biarkan Syla yang melakukannya." Ucap Bira sambil menunjukan Syla kepada mereka para wanita.


"Eh, maksud anda kepala desa...?"


"Syla tunjukkan." setelah Bira mengatakan hal itu, Syla langsung melompat ke peralatan makan.


Setelah Syla melompat dan bergerak ke arah lain bekas makanan sudah menghilang entah kemana.


"Eh...! itu kok bisa semua bekas makanannya hilang begitu saja."


"Benar kemana semua bekas makanan itu pergi."


"Itu semua dimakan oleh Syla, Syla bisa memakan makanan bekas dan juga bisa membuat benda kotor dan bau menjadi bersih dan wangi."


"Apa...! benarkah itu."


"Iya, karena itulah Syla selalu bisa diandalkan."


"Kepala desa, apakah aku juga boleh memiliki seekor Familiar milikku sendiri...?" Tanya seorang anak perempuan ia bernama Lin, ia merupakan salah satu anak dari lima puluh keluarga, yang berada di desa ini.


Di desa ini tidak ada lansia, sebab desa ini terus-menerus diserang oleh para monster, karena itulah mengapa para lansia tidak ada di desa ini, semua lansia selalu meninggal pada saat para monster menyerang desa ini.


Terdapat 110 pria dewasa, 110 wanita dan 50 anak-anak yang berumur lima sampai sepuluh tahun, yang berada di desa ini.


Meski begitu sebagian juga ada para remaja yang tinggal bersama dengan keluarganya, karena itulah mengapa di setiap keluarga bukan hanya ada tiga orang saja ada empat sampai lima orang dalam satu keluarga, seperti keluarga Robert.


"Tentu saja boleh tetapi kalian semua harus menjadi lebih kuat terlebih dahulu, agar kalian bisa mendapatkan Familiar, kau mengerti Lin." Jawab Bira sambil mengusap kepala Lin.


"Aku mengerti kepala desa." Ucapnya dengan wajah yang bersemangat.


Beberapa saat kemudian Syla telah selesai membersihkan semua kotoran bekas makanan, sekarang semua orang menuju ke rumahnya masing-masing, begitu pula dengan Bira, ia juga sedang tertidur dengan sangat nyenyak.


Di dunia nyata lebih tepatnya di perusahaan Game World Art Magic Online, saat ini para petinggi perusahaan sedang mengadakan rapat, yang membahas tentang Bira.


"Jadi maksudnya pria ini tidak meninggal begitu."


"Ya, jiwa/roh miliknya tersangkut saat-saat ia mau mencapai kematian."


"Maksudnya."


"Sebelum ia mati, ia berhasil masuk kedalam game dan akhirnya mati tetapi tubuhnya yang berada di dunia nyata saja yang mati, tetapi jiwanya tersangkut di dalam game ini." ucap seorang pria yang mencoba menjelaskan kepada mereka semua.


"Apakah itu mungkin." tanya seorang wanita dengan tubuh yang aduhai.


"Itu mungkin saja, Alpha apakah itu mungkin jika dilakukan." Jawab seorang pria berbadan kekar.


"Jadi bisa dikatakan sebelum ia mati, ia harus berhasil masuk kedalam game, begitu...?" jawab seorang pria berkacamata.


{Ya, bisa dikatakan seperti itu, kemungkinan berhasilnya adalah 70%}


"Jika seperti itu bukankah kita bisa mencegah kematian seseorang." Ucap seorang wanita berpakaian rapi berambut pendek.


{Ya, itu mungkin saja}


"Hm, ini sebuah temuan yang sangat mengejutkan kita semua, tetapi yang saat ini kita bahas adalah nyawa seseorang." ucap seorang pria tampan dengan wajah yang dingin.


"Yang dikatakannya benar saat ini kita sedang membahas sebuah nyawa, tetapi pria itu masih hidup didunia game, tetapi didalam game itu sangat berbahaya banyak sekali para player yang tidak segan-segan untuk membunuh para NPC."


"Jadi kita harus menolongnya bukan."


"Ya, kita akan menolongnya karena sebagian ini juga kesalahan kita, Alpha bisakah kau tambahkan sebuah system hanya untuk dirinya saja."


{Ya, aku bisa melakukannya}


Kembali ke dalam dunia World Art Magic Online, saat ini Bira baru saja bangun dari tidurnya, ia mencoba untuk melihat-lihat statistik miliknya.


"Status"


...[Cari:.......................]...


...[Nama : Bira (NPC)]...


...[Ras : Human]...


...[Title : The First Person to Get Familiar. The First Person to Beat the Area Boss. Men Never Give Up. Goblin Slayer. Derlos Village Head. Master Lumberjack 1,2,3. Rabbit Slayer. Builder Boss]...


...[Class Job : Healer]...


...[Familiar : Slime Lv12]...


...[Level : 19]...


...[EXP : 90/1900]...


...[Hp : 200]...


...[Mp : 220]...


...[STR : 86>88]...


...[DEF : 46>48]...


...[AGI : 116>118]...


...[DEX : 96>98]...


...[INT : 66>68]...


...[SP: 10]...


...[Skill Aktif : Hell Lv5, Healing Around Lv4, Self Healing Lv4, Vital Point Attacks Lv2]...


...[Skill Pasif : Blow Lv6, Cook Lv3]...


...[Atur: Desa Derlos]...


"Apa...!" Bira terkejut sampai berteriak sangat keras.


"Perasaan kemarin tidak ada tulisan 'Cari' dan 'Atur' seperti ini, apakah ini system tambahan setelah menjadi NPC, tidak itu tidak mungkin jika seperti itu harusnya kemarin aku sudah mendapatkannya."


"Hm, apakah ini sama seperti aplikasi Android yang mencari semua hal yang ada dimuka bumi, tapi ini di dalam game, ah coba ajalah." setelah mengatakan hal itu Bira mengetik nama desa Derlos.


Beberapa saat kemudian muncul penjelasan dari 'Cari' yang ia lakukan.


[Cari: Desa Derlos berada di kerajaan Vermelon, didekat kota Loha, desa ini sering diserang oleh monster dan perampok, sekarang desa ini dipimpin oleh seseorang bernama Bira yang merupakan mantan petualang]


"Wow, benar-benar bisa, sekarang coba kita lihat apa kegunaan dari 'Atur'."


[Atur:


[Desa Derlos: Tembok Lv1. Rumah Lv1. Pertanian Lv1. Rumah Kepala Desa Lv1]


"Wow, ini seperti game android yang dimana aku mengatur sebuah desa/kota, ini luar biasa coba kita tingkatkan semuanya menjadi Lv2."


...[Tingkatan Lv2: Harga 50 Koin emas]...


...[Yes/No]...


"Apa, kenapa harganya mahal sekali, padahal masih Lv1 kenapa untuk naik tingkat uang yang dibutuhkan banyak sekali."


"Hm...? ya sudahlah, aku pasrah saja, lagi pula sekarang aku hidup didunia ini." Ucap Bira dengan wajah yang lemas.


Setelah itu Bira meningkatkan semuanya menjadi Lv2 dan secara tiba-tiba saja terdengar suara teriakan dari luar rumahnya.


________________<>________________


Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali.