
Didesa banyak orang yang menyambut kedatangan Bira, beberapa saat kemudian Bira dan yang lainnya sedang makan bersama, banyak orang yang bertanya-tanya siapa wanita yang dibawa oleh Bira.
Saat sedang makan Bira mulai menjelaskan siapa wanita yang dibawa olehnya. Saat mereka semua mengetahui identitas wanita yang dibawa oleh Bira, mereka semua langsung bersujud kepada Maria.
Mereka takut jika mereka tidak bersikap hormat kepada Maria maka mereka semua akan dieksekusi, mereka juga tadinya berpikir Maria seorang wanita biasa pada umumnya ternyata mereka salah.
Mereka tidak mengetahui bahwa sebenarnya Maria merupakan putri dari kerajaan mereka, yaitu kerajaan Vermelon.
Mereka tahu bahwa yang mereka lakukan ini kurang pantas, karena keluarga kerajaan sangat dihormati oleh para rakyat.
Karena itulah mereka meminta ampunan kepada Maria, Maria terkejut bukan main saat secara tiba-tiba saja mereka semua bersujud dan meminta ampunan kepadatannya.
Ia tidak mengetahui bahwa hal ini wajar bagi para rakyat, karena mereka dari dulu sangat menghormati keluarga kerajaan.
Ibunya memang dari rakyat jelata tetapi Maria lahir saat ibunya sudah menikah dengan ayahnya, jadi ia tidak mengetahui soal para rakyat jelata yang sangat menghormati keluarga kerajaan.
Maria memaafkan mereka semua karena ia juga tidak begitu peduli akan hal itu, sebab karena ia lahir sebagai keluarga kerajaanlah yang menyebabkan ia sekarang berada di tempat ini.
Para warga desa juga ikut terkejut, karena Bira dengan santainya berbicara dengan Maria yang merupakan anak seorang raja.
Bira tidak mengetahui akan fakta bahwa semua warga desanya sangat hormat kepada keluarga kerajaan, ia lupa akan sebuah fakta yaitu sekarang ia sudah bukan berada di dunianya lagi, jadi ia juga harus mengetahui akan hal semacam ini agar ia dapat bertahan hidup di dunia ini.
Setelah selesai makan mereka semua mulai kembali ke rumah mereka masing-masing, Bira menyuruh Maria untuk menginap dirumahnya sementara ia akan tidur di Big House.
Tetapi Maria tidak enak dengan Bira meski begitu Bira tetap memaksa Maria untuk tidur di rumahnya, sebab Big House tempat yang begitu luas dan ada begitu banyak kamar, Bira takut Maria akan tersesat jadi ia menyuruh Maria tinggal di rumahnya.
(Keesokan harinya)
"Uh... Aku lelah sekali, apakah sebaiknya aku buat hari untuk libur ya, seperti didunia ku dulu, ada hari Sabtu dan Minggu untuk libur, tetapi didunia ini waktu berjalan lebih cepat dibanding dengan dunia lamaku, apakah tidak masalah aku buat hari untuk libur."
"Sebaiknya tidak, karena para warga desa masih sangatlah lemah, aku akan buat hari untuk mereka libur saat mereka semua sudah menjadi lebih kuat..."
"Hm... Benar juga sekarang ada seorang putri di desa ini, sebaiknya sekarang aku lebih berhati-hati karena aku takut kerajaan akan salah paham dan menyerang desa ini, karena menganggap desa inilah yang telah menculik Putrinya."
"Nanti aku akan pergi ke kota Loha untuk mencari informasi tentang hal ini, ah benar juga katanya desa ini telah dipromosikan menjadi sebuah kota tetapi mengapa aku masih menyebutnya sebagai sebuah desa...?"
"Sebaiknya sekarang aku tetap menyebutnya sebagai sebuah desa, tunggu sampai desa ini menjadi Kerajaan besar, baru aku akan menyebarkan kabar tentang tempat ini."
"Haha... Dengan begini aku lebih banyak kemungkinan untuk tetap dapat bertahan hidup didunia ini..."
"Huff... Aku rindu dengan duniaku yang dulu, sekarang aku sudah tidak bisa menonton film Animasi kesukaanku."
"Apa lagi tahun ini ada banyak sekali Animasi Movie yang akan tayang... Sepertinya ini memang sudah menjadi takdirku." Ucap Bira dengan nada yang lirih.
"Ah... Benar juga, kalau tidak salah di 'Cari' ada beberapa barang seperti yang didunia ku dulu, coba aku lihat sekarang."
[Cari: Shop]
[Shop : Beli \= Televisi Besar]
[Harga : 3000 Silver]
"Gila...! benar-benar ada, yah tapi kan tidak ada tempat untuk nyolokin kabel Televisinya..." Bira mulai mencari tahu apakah ia tetap bisa menonton Televisi, meski tidak ada tempat untuk kabel Televisinya.
"Wow... Bukankah ini berarti aku lebih hebat dibandingkan dengan protagonis yang lain yang hanya bisa menjadi over power saja, sementara aku bisa menjadi over power, tetapi juga memiliki kemampuan yang serbaguna dengan menggunakan fitur 'Cari'."
"Baiklah aku beli." Setelah Bira mengatakan hal itu secara tiba-tiba saja muncul cahaya yang sangat terang dan secara perlahan mulai menghilang, saat cahaya itu menghilang sepenuhnya muncul sebuah Televisi yang cukup besar berwarna hitam.
"Ini... Benar-benar tanpa kabel, baiklah ayo kita coba..." Bira mulai menghidupkan Televisi tersebut.
...[Channel Bumi atau Channel World Art Magic Online]...
"Oh ternyata benar-benar ada dua pilihan dari dua dunia."
"Aku pilih Bumi aja deh, aku ingin melihat film Animasi yang ada saat ini..."
Ternyata Televisi itu benar-benar terhubung dengan bumi, karena jadwalnya sama seperti yang berada di bumi, dengan kata lain Bira bisa melihat keadaan yang sedang terjadi dibumi dan didunia World Art Magic Online saat ini.
Setelah itu Bira mulai melihat Channel World Art Magic Online, ternyata ada begitu banyak hal tentang dunia ini di Televisi, tetapi Channel World Art Magic Online hanya menampilkan tentang berita saja.
Meski Channel Televisinya sudah diganti, tetapi Channel dunia World Art Magic Online masih tetap menampilkan tentang berita.
"Yah meski dengan begini aku mengetahui apa yang sedang terjadi pada dua dunia, tetapi sebaiknya aku menyembunyikan tentang Televisi kepada mereka semua, agar aku tetap dapat berada ditempat ini bersama dengan mereka semua..."
Saat Bira sedang seru-serunya menonton film Animasi di Channel dunia Bumi ia berteriak sangat kencang dan sangat nyaring.
"Televisi memang ciptaan manusia yang terhebat...!"
Para warga desa yang mendengar kepada desa mereka berteriak membuat mereka langsung bergegas menuju ke tempat Bira berada.
"Tok." "Tok."
"Kepala desa apakah anda baik-baik saja...?!" Tanya seseorang yang berada dipintu kamar Bira.
Bira yang mendengar hal itu menjadi panik dan langsung menaruh Televisi kedalam inventori miliknya.
Setelah itu Bira langsung membuka pintu dan mencoba melihat apa yang telah terjadi.
"Ada apa ini kenapa kalian semua datang tiba-tiba dan berteriak didepan kamarku...?"
"Tadi kami mendengar anda berteriak jadi kami langsung bergegas menuju kesini untuk mengetahui apa yang telah terjadi kepada anda...!"
"Oh... Itu... Karena tadi ada kecoa makanya aku berteriak... Maaf ya membuat kalian terkejut dan khawatir..." Ucap Bira dengan wajah yang tersipu malu dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ah... Begitu, tidak apa-apa kepala desa kami terkadang juga berteriak saat ada kecoa atau serangga lainnya..."
Setelah itu Bira dan para warga mulai pergi menuju ke tempat makan.
________________<>________________
...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....
...Oh ya Comment lah biar lebih ramai Spam juga boleh asal tidak berkata kasar....