World Art Magic Online: Become an NPC

World Art Magic Online: Become an NPC
Mencari Warga Desa Yang Berhasil Selamat



Bira mengumpulkan semua orang karena ingin melatih mereka seperti sebelum-sebelumnya.


"Para warga desa yang lama akan mulai berlatih sementara warga desa yang baru aku ingin berbicara dengan kalian."


Beberapa saat kemudian sekarang Aziz sudah mengumpulkan semua warga desa yang baru.


"Semuanya dengarkan, aku mengumpulkan kalian semua saat ini karena aku ingin bertanya dimana letak masing-masing desa kalian...?"


"Kenapa kepala desa...?!"


"Aku akan pergi ke desa kalian untuk mencari warga yang masih selamat, karena siapa tau saja jika masih ada yang selamat, maka akan kubawa ke desa ini."


"Tetapi..."


"Tidak masalah jika di desa kalian memang sudah hancur lebur dan warga desanya sudah tiada, maka aku akan menguburkan jenazah mereka semua."


"Hm... baiklah kepala desa."


Mereka semua mulai memberitahukan letak dimana saja masing-masing desa mereka.


Terdapat lima desa yaitu desa Gost dari tempat asal seorang wanita bernama Yuan, desa Nit dari wanita bernama Sasa, desa Fuy dari wanita bernama Mita, yang keempat desa Qin desa tempat asal dari Iris dan yang terakhir tempat asal dari Tasya yaitu desa Vios.


''Kalian bisa menunggu sambil berlatih seperti mereka, baiklah kalau begitu aku pergi dulu." Setelah mengatakan hal itu Bira langsung bergegas ke desa yang paling dekat dengan desa Derlos.


Yaitu desa dari Yuan. baru beberapa menit kemudian saat ini Bira sudah bisa melihat sebuah desa yang hancur lebur.


Segera saja Bira bergegas lebih cepat, saat Bira sudah sampai di desa itu, Bira merasa sangat sedih, karena seperti yang dibilang oleh mereka kalau desa ini sangat hancur.


Bira melangkahkan kakinya untuk melihat sekeliling baru beberapa langkah tiba-tiba saja muncul suara yang datang entah dari mana.


"Siapa kau, mengapa kau berada di ini...?!"


"Aku datang ke desa ini karena aku disuruh oleh Yuan, aku datang untuk melihat keadaan desa ini..."


"Apa...! Yuan, bagaimana mungkin kau tau tentang Yuan."


"Aku menyelamatkannya dari sarang Goblin, saat ini dia dan para wanita yang lain sedang berada di desaku."


"Benarkah itu..."


"Ya tentu saja itu benar, kalau tidak aku tidak akan datang ke desa ini."


Setelah mendengar hal itu para warga desa pada keluar dari rumah-rumah yang sudah hancur.


"Ternyata masih ada yang selamat, kalau begitu ayo kita sekarang berangkat ke desaku."


"Saat ini kami tidak bisa pergi denganmu karena ada warga desa yang lainnya sedang dalam keadaan kritis."


"Oh begitu, apakah ada yang meninggal dunia saat para Goblin itu menyerang"


"Tidak ada, tetapi tidak membutuhkan waktu yang lama hingga mereka semua akan meninggal."


Beberapa saat kemudian Bira saat ini sudah menyembuhkan semua warga desa dan Bira juga sudah membawa mereka semua ke desa Derlos untuk menemui keluarganya.


Bira sekarang sedang menuju ke desa kedua yaitu desa Nit dari wanita bernama Sasa, seperti desa sebelumnya desa ini juga hancur lebur dan ada beberapa mayat yang tergeletak di sana-sini.


Saat Bira mau menguburkan mereka semua, ternyata masih ada yang selamat dan juga yang terluka, Bira segera menjelaskan semuanya dan langsung menyembuhkan para warga desa, setelah itu Bira menguburkan semua jenazah para warga desa.


Bira juga langsung mengantarkan mereka semua menuju ke desa Derlos, Bira kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke desa selanjutnya yaitu desa Fuy dari wanita bernama Mita.


Di desa ini lebih banyak mayat yang tergeletak di sana-sini Bira langsung menguburkan semua jenazah, saat Bira sedang berkeliling desa itu, ternyata masih ada yang selamat meski semuanya terluka parah, tetapi masih ada satu orang yang masih tidak terluka yang merawat warga desa yang terluka.


Bira segera menjelaskan dan menyembuhkan semua warga desa, ia juga mengantarkan mereka ke desa Derlos, sekarang Bira sudah berada di desa yang keempat desa Qin desa tempat asal dari Iris.


Di desa ini ternyata semua warga desanya masih hidup dan tidak ada yang terluka sama sekali, karena itu Bira bisa menjelaskan dan langsung mengantarkan mereka semua ke desa Derlos, mereka tidak terluka karena mereka segera bersembunyi dari para Goblin, mereka hanya bisa bersedih karena pada saat itu mereka hanya bisa bersembunyi dan membiarkan para wanita ditangkap, saat mereka mengetahui bahwa para wanita masih selamat mereka menjadi sangat bahagia bahkan sampai menangis karena sangking bahagianya.


Bira kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke desa yang terakhir yaitu desa Vios, desa tempat asal dari Tasya.


Di desa ini tidak terlihat terlalu hancur seperti desa-desa yang sebelumnya dan entah mengapa Bira merasa ada sesuatu yang berada di desa ini.


Saat Bira mulai memasuki desa tersebut secara tiba-tiba saja ada banyak sekali anak panah yang mengarah padanya, tetapi semua anak panah tersebut bisa ia hindari.


"Siapa kau...!" hanya dua kata yang terdengar oleh Bira tetapi dua kata tersebut bagaikan sebuah senjata karena suara tersebut begitu kencang dan sangat nyaring yang dapat membuat kuping menjadi nyeri dan ngilu.


Bira yang sudah mulai mengatur nafas dan aba-aba langsung berbicara dengan suara yang lantang.


"Aku datang dari desa Derlos, aku kemari untuk mengetahui keadaan desa ini, aku di suruh oleh Tasya kemari, aku telah menyelamatkan Tasya dan saat ini ia berada di desaku, ia memintaku untuk datang ke desa ini untuk mencari tau apakah masih ada yang selamat dari serangan para Goblin...!" Ucap Bira dengan suara yang lantang dan menjelaskan secara detail dan panjang.


"Kau disuruh oleh Tasya...?!"


"Iya...!"


"Semuanya ayo kita keluar...!" setelah mengatakan hal itu muncullah semua warga desa yang masih selamat dengan memegang anak panah dan busur.


Bira mulai menanyakan kepada mereka apakah ada yang terluka, mereka menjawab apa beberapa yang terluka, desa ini bisa masih utuh karena para warga desa bertarung dengan para Goblin, sementara para wanita saat itu sedang bertani makanya mereka bisa tertangkap oleh para Goblin.


Setelah Bira menyembuhkan semua para warga desa yang terluka, Bira segera membawa mereka kembali menuju ke desa Derlos.


Hari sudah mulai malam, karena dari tadi Bira terus-menerus pergi ke berbagai desa untuk mencari yang masih selamat.


Beberapa saat kemudian Bira telah sampai ke desa Derlos, semua warga desa yang melihat keluarganya langsung berlari dan berpelukan.


Mereka berpelukan cukup lama karena mengingat kejadian yang dimana keluarga mereka diambil secara paksa oleh para Goblin.


________________<>________________


...Halo semuanya jangan lupa Klik Like+Comment+Rate+Favorite agar kalian tidak ketinggalan, sampai bertemu kembali....


...Oh ya Comment lah biar lebih ramai Spam juga boleh asal tidak berkata kasar....