WHEN LOVE TALKS

WHEN LOVE TALKS
07



^^^Mohon maaf sebelumnya genk ada yg nanya kok lama banget gak up, terus gak asik bacanya, terus yg kemaren kok up banyak 2 tiap hari lahhh naskahnya udah ada dan aku gak perlu mikir tinggal salin udah. Jadi gini author punya kehidupan nyata yg musti dikerjakan, dan nulis sebagai hobi. Tapi author udah usaha buat seimbang untuk dunia nyata dengan hayalan, contohnya curi2 waktu buat nulis dengan pekerjaan yg numpuk genkk. Ohh... Meski kepala punye karena nulis itu gak gampang, kenapa karena waktu nulis tiba-tiba ilang idenya😒, tapi author semangat karena komen dan vot yg kalian kasi makasi banyak.^^^


^^^Happy Reading genkkk^^^


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Rumah dinas begitu ramai dengan keluarga besar Riza yg lagi ngadain syukuran, kedatangan anggota baru dikeluarga besar Ruzain, sumantri, pramono dan pratama 4 bulan lalu. Abangnya Rayhan mengangkat ajudannya, sebagai anaknya yaitu Riko Mahesa Ruzain. Pria yg umurnya 2 tahun dibawah riza itu begitu bahagia dan bahkan seluruh keluarga, Riza jangan ditanya udah girang dapet ponakan keren, baik dan tentara imut.


Tok... Tok... Tok...


" Siapa disana yg gedor2, princess lagi sibuk" Riza


" Ini Riko tante" Riko teriak


Ya... Yg ngetuk pintu adalah Riko ponakannya, riza langsung ganti baju panjang dan pakai jilbab. Riza membuka pintu dan disambut dengan senyuman manis ponakan gantengnya.


" Tante lagi ngapain sihh, lama amat" Riko


" Ganti baju, sini masuk" Riza


Riko masuk kamar riza dan pintu kamar tetap dibiarkan terbuka, biar gak timbul fitnah. Riza sangat menjaga semuanya, meskipun setatus Riko sekarang ponakannya.


" Tante yg kmaren siapa, kok ngeliatin Riko gitu amat" Riko


" Yg mana sih" Riza mikir


" Yg waktu Riko nganterin tante kekantor" Riko


" Ohh yg waktu ban motor tante bocor" Riza


" Iya... Ada cowok tinggi, putih, berdiri dipintu lobby tapi itu mata kayak gak suka gitu te" Riko


" Ohhh... Itu mas Lukman, dia itu yg suka ama tante, nahh itu yg mau tante bilang kita ada bisnis itu, yg tante telpon Riko pas ada kegiatan di yon" Riza


" Ohh... Yg tante ngomel itu" Riko


" Knapa ngomel nya yg diinget sih.. Tapi ko bantu tante ya... " Riza


" Bantu apaan te" Riko


" Riko jadi pacar pura2 tante ok" Riza


" Ahh... Gak mau, masa Riko pacaran ama tante2" Riko


Riza langsung memukuli ponakan kurang sopannya itu dengan bar2nya, sementara yg dipukul udah minta ampun karena pengap. Gimana gak pengap orang mukanya yg diunyel, mau melawan takut durhaka.


" Ampun tante " Teriak Riko


" Makanya jangan mancing, jadi dia itu aneh banget, tante gak suka liat caranya ngancem2 orang dan anehnya knapa tiap Riko yg jemput dia gak pernah nongol, makanya tante minta tolong" Riza


" Ok tanteku yg cantik, tapi anterin Riko kalau mau ke mall ok, males aja liat mata2 cewek2 yg melotot liat Riko"Riko


" Uluh.... Uluh ponakan tante banyak yg naksir, kalok itu beres" Riza


" Makasi bibi" Riko


"RIKO OOOOOOOOOO" Riza kesel


Mulailah saling kejar2an, rasy yg melihat itu langsung ngomel dan dhuha hanya tersenyum melihat kelakuan keduanya.


" Bisa berhenti gak sihh, aduhh kepala mama lama pusing, Riko berenti gak oma bilang" Rasya


" Adek... Riko sini" Dhuha


Mendengar suara dhuha 2 anak itu langsung berhenti, buat rasy geram sementara dirinya udah ngegas malah gak didengar.


" Berapa hari liburnya kalian " Dhuha


" Adek 3 hari doang" Riza sedih


" Riko cuma sehari opa, soalnya piket ama mau persiapan ambil sertu hehehe... " Riko


" Yg semangat Riko, cucu opa harus jadi yg terbaik ok" Dhuha


" Siap komandan


Sementara dipedalaman hutan Sulawesi, sedang terjadi kontak senjata. Tim Mawar hitam gabungan antara senior dan junior, rayhan tetap di markas pusat. Aura Ketegangan begitu terasa selama 2 jam ini.


" Tes.... Tes 123 diganti, ehem.... Ehem" Danish


" Wohoooo.... Mainkan" Tim senior


Sementara tim junior bingung dan tidak tau suara siapa itu, tapi seolah semua orang merasa senang dengan kehadiran orang ini. Mereka terus berkonsentrasi dengan sangat serius, tapi dasar danish biang kerok, dari awalnya film action malah jadi komedi. Tapi orang ini nyerocos mulu di saluran komunikasi yg super canggih itu.


" Ahhh... Sepi amat ya... " Danish


" Ya... Elah kagak denger lo, dari tadi suara apa" Riko


" Ck... Ngegas mulu lo kring, wohoo gue dapet 2 ahh" Danish


" Shombong amat lo " Ken


" Ehemmmm...... Shirikkkk uhuk... Uhuk " Danish


" Si kampret " Ken


" Ah.... Gue tau, lo pada rindu denger suara gue.... Ok ehemm lagu dari gue... binti ayahnya asek" Danish


" Mainkan" Senior


"Dengar kamu yang aku sayang-sayang


Cinta ini bukan main-mainan


Aku akan temui ayahmu


Untuk meminta restu


Dalam perjalanan cintaku sayang


Akan ku jemput dengan halal


Cintaku tidak mainan" Danish


" Wohoo gak main2 genk" Sahabat danis


"Ku terima nikahnya


Si dia binti ayahnya


Berjanji tuk menjaganya


Sampai ke surga


Ku terima nikahnya


Si dia binti ayahnya


Dengan seperangkat alat solat


Insyaallah sah sah sah" Danis


" Dedek Tita i'm coming " Sahabatnya


Danis terus bernyanyi mengiringi kontak senjata itu, suasana yg awalnya tegang kini berasa kayak lagi main game.


" Game over " Danish


" Wohoo.... Big bos mah tiada tandingannya " Semua


" Sa ae lo" Danish


Semua junior terkejut ternyata yg dari tadi nyerocos itu Big Bos komandan mereka. Arya hanya tersenyum senang, akhirnya dia bisa berjuang bersama atasan yg sangat dihormati dan hebat. Danish membuktikannya sekarang dengan melumpuhkan 15 orang, dengan nyanyiannya yg merdu tapi lucu.


" Jadi beneran big bos, kok beda sama yg diceritain " Batin junior


" Ok.... Cek... Cek... Dengarkan " Danish


" Siap ndan" Semua


" Okeh.... Tim beres2 udah sama saya sekarang, kalian semua kumpul di padang rumput sebelah selatan sekarang " Danish


" Siap dimengerti ndan" Semua


Mereka berjalan menyusuri hutan tropis khas Indonesia, para tim senior sudah pergi duluan. Maka tinggallah anak2 muda, yg mulai bergosip ria dengan mematikan saluran radio mereka.


" Heh.... Itu beneran big bos bukan, kok beda" Dimas


" Ho'oh" Semua


" Yg mana harus kita percaya coba" Wira


" Ada yg bilang big bos itu horor tapi, kenapa sekarang beda jauh si" Juan


" Ho'oh " Semua


" Gak kreatif banget jawabannya begitu mulu " Wira


" Capek " Semua


" Ahhh... Akhirnya sampek " Keluh Arya


Mereka semua duduk untuk istirahat sejenak dan tak lama jemputan mereka. Setelah sampai markas pusat mereka diperkenankan untuk bersih2 dan kumpul kembali. Semua orang berkumpul ditempat biasa mereka, rapat akbar alias evaluasi kinerja.


" Siapa lagi yg ditunggu sih" Arya


" Tau tu, kenapa jadi deg degan gini" Wiliam


" Ya... Elah, kayak mau kawin aja lo" Arya


" Kalok kawin gua mau, yg mikir itu nikah, ribet tau" Wiliam


" Orang gila " Arya kesel


Ruangan luas itu begitu gaduh karena, mereka pada ngobrol sendiri. Gimana mereka gak ribut, orang seniornya aja ribut bahkan kayak anak kecil. Pintu dibuka menampilkan sosok yg lagi tebar pesona deng baju serba hitam, teman2 dari orang ini cuma berdecak ngenes.



" Tunggu.... Kok kayak pernah liat, tapi dimana ya... " Arya


" Iya bener, kayakkkkk" Divon


"Leo" Bisik mereka


" Ehem.... Ehem... Tes... Tes... Dicoba sekali, tes... Dua kali, tes... Tes tiga kali " Danish


" Ijin ndan semua aman" Evan ngenes tapi wibawa


" Ohh.. Iya, assalamualaikum wr. Wb, tim Mawar hitam ( semua menyajikan yel2) ok cukup, jangan banyak2 tar lemes. Sebelumnya perkenalkan saya Kapten. Danish alfatih ruzain ketua tim ini, mungkin sebelumnya sudah ada yg mengenal saya. Tujuannya saya sudah membentuk beberapa tim di senior yg diketuai oleh Mayor Inf. Rayhan Alfatih Ruzain dan saya juga membentuk, tim junior yg masih sama dibawahi oleh beliau. Akan tetapi untuk lebih mudah dalam mengkoordinir semuanya, kami memutuskan 1 orang sebagai pemimpinya. Orang yg kami pilih sudah memenuhi standar saya yg tinggi dan tampan ini hehehe, boleh ketawa jangan keras2 sepi amat ( mereka sedikit lebih rileks). Nah.... Kami sudah temukan, silahkan maju Letda. Arya Ananda Wijaya " Danish


Arya terkejut setengah mati, bagaimana bisa dia yg terpilih. Arya maju kedepan dengan tenang menutupi rasa terkejutnya, senang, bangga juga beban besar. Danis menceritakan semua alasan kenapa danish memilih Arya dan panglima setuju. Arya diminta bergabung oleh orang 2 elit, mengagumkan, disegani dan sangat berpengaruh dalam setiap misi.


" Ok... Genkkk berita yg sangat luar biasanya, kalian semua saya undang ke nikahan saya 5 hari lagi. Saya tidak berharap kado atau amplop, yg terpenting isinya hahaha.... Becanda2. Pokoknya kita seneng2 nanti, tapi inget ya... Tetep curi2 kesempatan buat cari info disana. Ok.... Untuk baju beli sendiri yg penting batik, harus cakep jangan maluin saya, mana tau ada yg nyantol jodoh asik" Danish


Begitu kira2 banyolan danish yg dapatΒ  mencairkan suasana dan mengurangi rasa lelah mereka semua. Pemikiran dan hayalan mereka tentang danish selama ini gugur seketika, ternyata big bos mereka ini orangnya


"Konyol dan Selenge'an"


Next part genkkkkkkkk


Tkn. 10 November 2020


Jangan lupa vot dan komen


Masih banyak2😘😘😘😘😘😘😘😘