WHEN LOVE TALKS

WHEN LOVE TALKS
04



^^^Hai....hai... author yg chantikkk balik lagi, yg rindu akohhh mana suaranya..... aku cuma mau bilang makasi banyak udah dukung dan tetap setia. buat temen2 yg udah kasi semangat dan juga berjuang buat musnahin plagiat itu, makasi sekali lagi gak bisa sebutin satu2 . buat kamu xavier lo ketauan hihihi😎😎 , aliat udah game over wohooo.... dada babay salam sayang dari akohhh😘😘😘😘^^^


...selamat membaca gengkkk...


...πŸ“–πŸ“–πŸ“–...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


sudah 3 bulan arya menjalani latihan khusus, ingin rasanya dia mati saja, ada rasa menyesal masuk seleksi Tim elit ini. Arya tengah berbaring dengan tubuhnya yg mati rasa, karena naik gunung turun gunung, berenang menyusuri lautan berpuluh kilometer jaunya dan berakhir dengan kepuasan. selama latihan mereka tidak pernah sekalipun melihat komandan Tim Mawar Hitam yg sesungguhnya. Ada banyak kabar yg mereka dengar bahwa komandan mereka itu, orangnya kejam, tegas, menakutkan dan banyak lagi. semua anggota baru terlelap bahkan arya juga, sampai2 seseorang itu datang mereka tidak tau.


" ck....ck .... kebo banget nie orang2, ken anak buah lo begini kelakuannya" danish


" siappp ijin ketua, namanya juga tidur ya... begitu, capek banget mereka" ken


" tunggu.... kalian manggil gue begitu, kenapa gue berasa ketua genk mafia ya.... woho gue udah kayak vernando belum" danish


danish menarik turunkan alisnya, menunjukkan wajah tampan dan rupawannya dengan harapan besar. ken, evan dan fadel cuma ngelus dada, kok ada ya... tentara model begini sialnya ketua tim mereka.


" ahhh diamlah verguso atau aku akan memandinkanmu di akuahhhriummmm" evan


" ck...gue dikira guguk kali"danish


"lagian aneh, ngapain coba lo tengah malem kemari" fadel


" gue denger ada yg ganteng, gila gak terima dong gue, secara gue gantengnya itu udah ketentuan yg gak bisa diubah, mana tu orang" danish


" lo gak liat kita bertiga apa" evan


" lahh iya... gantengkannn" ken


" adeh.... lo pada kayak, berasa, merasa dan gue rasakan aura2 jahanam disini" danish


" kampret...." bertiga


" brisik lo pada, mana tu bocah" danish


" ono bisa liat sendirikan dengan mata kaki lo, yg gak seberapa" fadel


" sialan.....berasa mahluk langka aja gue, mata kaki lagi" danish


temen2nya pada cekikikan, danish memandang semua peserta pelatihan dengan wajah kesel. gimana gak kesel coba, orang muka mereka semuanya diwarnain dengan warna hitam dan hijau. alias masi dalam bentukan penyamaran kamuplase, ingin rasanya danish menendang sahabatnya yg gak seberapa itu ke kutub utara, beku2 deh sana. danish menatap teman2nya dengan malas, dan duduk diranjang yg kosong.


" gue mau ikut pelatihan dan berbaur sama mereka" danish


" ohhh..... APAAAAAA" teriak mereka


"Siappp ndan" semua angota baru


mereka semua bangun dengan siaga 1, danish yg melihat itu cuma menahan senyum dan berdiri tegak. sementara ketiga temannya udah garuk2 kepala bingung. danish memberi kode pada 3 sahabat resehnya itu, untuk setuju dan bertindak seperti biasa.


" sudah.... kalian semua cuci muka dan kembali istirahat, laksanakan" ken tegas


" siapp...laksanakan" semua


" kecuali kamu, beraninya kabur dari sini" evan


" siapp salah" danish


semua orang kecuali danish keluar, sahabatnya langsung memperjelas ucapannya. danish menjelaskan dia ingin melihat kemampuan tim junior ini, alasan sebenarnya adalah dia cuma pingin liat arya yg menurut laporan kemampuannya jauh lebih bagus dari teman2nya. semua kembali ketempatnya, danish bergabung dan membaur dengan baik terutama dengan arya. contohnya pagi ini mereka makan dengan lahab, apalagi danish udah kayak orang gak makan sebulan. acara makannya udah selesai duluan dari yg lain, dan ini waktunya seorang danish buat tingkah.


" ssttt... eh kalian kok lama banget makannya, apa aku yg kecepetan ya..." danish


yg lain cuma senyum2 doang sambil makaan, danish terus ngoceh tanpa henti entah apa yg diomongin. Arya cuma heran aja, apa gak capek ini orang ngomong mulu. jam istirahat diberikan untuk anggota tim junior, untuk sekedar ngobrol termasuk danish.


" hay... kenalin nama gue Leo, nama panjangnya Leonardo Dekapriyo" danish mulai


" hah.... serius" semua


" lahh... beneran ( danish berhenti sejenak berasa ada suara temen2nya yg nyanyi lagu simba buat kesel aja) ehhh gue gabung ya.." danis


" oh... boleh, gue Arya Ananda Wijaya, ini candara, wilson, hari, Nando, sain" Arya


" ehh... kalian udah ketemu Big Bos belum sihh" pancing danis


" saya pribadi belum pernah, hanya denger cerita sekilas tentang beliau yg luar biasa" Arya


" ahh gue denger, tu orang nyeremin, galak, cerewet, suka ngamuk" candra


" nahh ibarat kata udah kayak singa padang pasir" wilson


" waktu kita coba tanya2, gimana visualnya Big Bos, ada yg bilang umurnya udah 40 tahun, perut buncit, kumis lele, botak, pendek, pokoknya kayak gitu deh..gak ada kerennya soal penampilan" hari


" terus belum laku, alias bujang tua" nando


" sialan..... siapa yg sebarin rumor sekeji itu tentang gue, awas aja kalian, cowok sekeren gue.... umaygattttt, gila jatuh banget martabat cowok gateng dan terkeren abad ini mereka buat" gerutu danish dalam hati


" tapi kita jadi semangat, soalnya denger cerita tentang beliau yg mengagumkan dalam setiap misi, gila beruntung saya bisa masuk tim ini" Arya


" ok deh.... apapun yg kalian denger tentang Big Bos sebagian ada benernya dan banyak juga salahnya. gue cuma bisa bilang ama kalian, jangan buat negara rugi memilih kalian berada disini. Masyarakat butuh kita sebagai sandaran dan perlindungan, disini bukan untuk gaya2an dan memanfaatkan hak istimewa yg diberikan. jadilah orang2 yg bisa diandalkan dan pemimpin yg bijak buat anggota kalian nanti. ok lahh ya....gue ngoceh aja dari tadi, kalok gitu gue chabut dulu genkkkk" danish


" hah... iya" mengangguk bagai dihipnotis


segala latihan berat telah dijalani, termasuk danish yg 2 bulan lalu mengikuti hal yg sama. namun hilang bak ditelan bumi 2 minggu setelahnya, membuat semua tim junior heran. sebuah ruang rapat tengah terjadi kegaduhan dan juga kepanikan, mereka tim junior hanya mampu melihat tapi tidak berani bertanya.


" ayo cepat..... BIG BOS ( danish) pingsan, aduhh gilaaaa"


" cepetan.... bergerak"


" posisi mereka dimana"


" gue denger dirumah sakit"


" Mr.ALFA ( rayhan) yg bawa, udah siap kita berangkat"


suara kegaduhan itu yg terus terdengar sampai ketelinga mereka, seharusnya besok adalah hari dimana mereka secara resmi dilantik kemungkinan tertunda.


" aduhh... gagal deh, kita bisa liat mukanya BIG BROTHER " bisik tim junior


Arya tersentak karena tiba2 wajah gadis aneh itu muncul dihadapannya, ya.... dia seperti melihat Riza yg berdiri dengan wajah sedihnya.


" astagfirullahhalazim.... ini apa2an, kok tiba2 gue liat cewek aneh itu, udah kayak setan aja tu anak paud" batin arya


"heh... arya, ngapain lo bengong disitu, ayo balik udah pada nungguin itu" nando


" eh... iya ayok" arya


sementara suasana panik dan tegang dirasakan keluarga besar Sumantri, Pramono dan Ruzain. riza terus menangis dipelukan abangnya Rayhan, pagi yg begitu cerah tapi mendung begitu menyelimuti keluarga itu. ruang oprasi dibuka dan keluar dokter yg merupakan sepupu riza, menjelaskan membuat senyum kembali cerah. sudah 1 minggu abangnya itu pulang dan riza srbagai adik yg baik, selalu menurut lebih tepatnya udah kaya asistennya danish buat kesel.


Rutinitas Riza yg padat, apalagi hari senin buat punyeng kepala. dimeja makan pagi ini ada yg berbeda, abang danishnya udah mulai masuk dan mamanya mulai ngomel.


" adek jam berapa pulang kantor" rasy


" emmm kayak biasa ma" riza


" ohhhh kayak biasa itu jam berapa, soalnya pacaran dulu biasanya" danis mulai


" ih.... sapa yg pacaran sihh, adek masi kecil tau" riza sewot


" ohhh masi kecil ta-" danish


" jangan mulai pagi2" rasy


rasy mulai ngomel dan danish udah kabur tak bersuara bersama ajudan barunya. riza yg melihat itu cuma bengong dan kasi kode buat mamanya itu.


" ok.... dek, pokoknya hari ini kamu ijin cepet pulang, ini penting buat keluarga dan masa depan kita semua, adek harus ikut gak ada penolakan, ini demi kebaikan kita semua, kita harus ketemu dengan orang itu, gak apa2 ya.... dek berkorban sedikit" rasy


mereka semua menunggu jawaban riza dan melihat raut muka riza yg mulai berubah. Riza sendiri entah apa yg dia fikirkan didalam otak cantiknya.


" RIZA GAK MAU, RIZA GAK BISA" teriak riza keras


" RIZA AZAHRA RUZAIN" bentak rasy


wohoooooooo ada apa ini, seperti ada yg lagi panasssssss next part genk...


Tkn.25 oktober 2020


Jangan lupa vot dan komen makasi banyak2 genk😘😘😘☺️😘😘😘😘😘