WHEN LOVE TALKS

WHEN LOVE TALKS
16



🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Arya dan Saras diam dengan pemikiran masing-masing, tak lama pintu terbuka menampilkan seseorang yg dengan wajah datarnya memandang Arya yg terkejut. Orang itu duduk dengan santai makan dan yg 2 orang itu menatap tanpa berkedip. Tapi Saras langsung merekam 2 sejoli itu, apalagi kalau bukan buat keluarga cemaranya.


" Kenapa....terkejut kok aku balik lagi iya, berharap aku gak balik gitu, terus kayak di drama gitu, ceweknya nangis jalan kaki ehh ujan turun,Β  pakek petir jedar jeder meratapi status yg gak sebanding, gitu maunya " Omel riza


" Ya... Gitu deh, tapi gak selebai itu juga" Cicit Arya


" Nah... Itu tau, lagian aku itu paham mas, apa bedanya aku sama kamu mas, jadi sekarang aku tanya, yg kaya itu siapa? "Riza


" Papaku" Arya


" Terus yg punya rumah, perusahaan, dan semua yg ada yg kalian nikmati punya siapa? " Riza


" Papaku" Arya


" Sekarang adek tanya lagi, apa yg udah mas punya dari hasil kerja mas sendiri " Riza


"Aku alhamdulillah udah punya mobil walaupun murah, motor, ama rumah sederhana" Arya


" Kesederhanaan mas itu dengan menjadi Abdi negara itu yg adek suka, mas menghasilkan dari jerih payah sendiri itu satu bentuk tanggung jawab. Dengerin adek mas ( riza menggenggam tangan Arya dan laki2 itu menatap haru) mungkin kalau adek kenalan dengan mas sebagai Pangerannya keluarga Wijaya, adek bakal mundur tapi mas, kita kenalannya pas mas jadi kacang ijo royo2 hehehe ( Arya tertawa). Mas adek bangga dengan mas yg sekarang, adek cinta sama orangnya bukan harta bapaknya. Adek sayang sama Arya yg berseragam loreng, yg punya jatah rumah dinas sederhana yg catnya aja sama. Adek nyaman dengan mas yg selalu jagain perempuan biasa ini. Adek cuma minta tetep jadi mas Arya yg adek kenal dan tolong bantu adek buat PD disamping mas dan mas yg udah mau berjuang buat seorang itik abu ini mas" Riza


" Makasih untuk tetap disamping mas dek, bantu mas buat perjuangin kamu, ahh jangan rendahin diri dek mas gak suka, kamu itu istimewa" Arya


" Iya mas, bantu adek juga buat jadi perempuan yg layak dimata para Bilioner seperti kalian " Riza


" Apaan biasa aja kok, yg perlu adek bantu itu mas, keluarga adek lebih ya.... Taulah" Arya lesu


" Hehehe.... Semangat dong pak kaptennya aku, ehh mas gak kerja apa" Riza


" Ohh.... Itu, mas dipecat" Arya santai


" Ohhh mas dipecat" Riza


Riza makan dan Arya juga makan, jangan lupa si Saras yg masih merekam semuanya. Disaat riza ingin mengambil makanan untuk Arya dipiring, riza mengingat ucapan santai Arya.


"APAAAAAAA MAS DIPECAT" riza histeris


" Aduhhh kuping ku ya Allah, dek bisa biasa aja gak" Arya meringis


" Ihhh jangan becanda ihh, gak lucu tau, becandanya jelek" Riza kesel


" Tanya aja sama Saras, udah 15 hari jadi pengangguran " Arya


" Iya mbak bener, mas Arya dirumah tu buat pusing" Saras


Riza hanya mampu terdiam memandang Arya, wajah sedihnya tidak dapat disembunyikan. Riza tau bagaimana beratnya masuk tentara, apalagi sekelas perwira tapi ini orang kok bisa santai gitu. Arya lantas membisikkan apa yg terjadi pada riza, bukannya riza sedih justru kesel. Riza mengambil tasnya dan memukul Arya dengan ganasnya, kok mau2nya ngikutin perintah danish yg aneh itu. Saras melotot heran kenapa calon kakak iparnya itu jadi bar2, Arya bukannya kesakitan malah ketawa. Sudah hampir 1 bulan tidak ada kabar dari markas dan Arya masi menikmati Kemalasannya, pukul 10 pagi masih bergulung di selimut. bobok manjahh seorang Arya terganggu, oleh suara hpnya yg meraung-raung minta dibanting. Dengan mata terpejam dan suara serak2 jemeknya, Arya tetap baik hati mengangkat meski harus menunggu 3 kali purnama 😁.


Arya: emmmm hallo....


Aryaaaaaaaaaaaaa kamprett, dimana lo hah 😀🀯" Orang disebrang sana


Arya langsung melihat siapa yg menelpon disebrang sana dengan tegagan tinggi dengan gelombang bunyi super cetar


Arya: ya... Elah budek nie kuping dimassss, gue di rumah ganggu aja lo


Dimas: di rumah mana lo, kita di rumah lo sekarang dan lo gak ada kodok, kita disini dari subuh ya... Jangan kurang kampret lo jadi orang


Arya: kenapa lo marah yet, hubungi bapak gue no 08xxxxxxxx, gue sibuk


Dimas : heh... Kambing lo ker-


Arya langsung mematikan sambungan telepon dan lanjut tidur. Tim inti,Β  daffa + 10 sahabat Arya sudah menunggu di lapangan terbuka dideket komplek. Tak lama ada 4 helikopter, 2 helikopter biasa dan 2 VIP itu semua perintah Mr. Krisna. Mereka naik jangan lupakan kekaguman mereka, 15 menit terbang terlihat rumah super mewah dengan landasan helikopter pribadi.




" Gila si Arya beneran Sultan ini mah" Ken


" Pa.... Kita gak lagi ngimpikan " Daffa kagum


" Gila adek gue dapet Sultan, gak salah pilih gue, ini mah bukan lagi, tim kita aman kalok mau ngutang hehehe" Danish


Semuanya cekikikan mendengar celotehan komandannya itu, tak lama datang pria bule paruh baya yg menundukkan kepala tanda hormat.


" Mohon maaf, tuan besar memerintahkan saya untuk membawa anda semua ke kamar tuan muda, mari ikuti saya" Pak will


" Ahh baik Pak" Danish sopan


Mereka mengikuti pak will dan sepanjang jalan cuma kagum, mereka semua tertawa karena danish bilang mereka kayak lagi syuting drama. Pintu dibuka walaaa seekor Arya lagi buat iler.



" Kapten Arya sekarang kau jadi pemalas, bangun dalam hitungan ke 3, satu du-" Danish tegas.


" Saiap salah ndan"Arya


Arya berdiri ditempat tidur dengan ekspresi melongo, bagaimana tidak semua tim dan komandan ada dikamarnya. Entah bagaimana mereka kok bisa dikamarnya saat ini.


" Bahkan untuk bicara saja, kau sudah tak benar dan turun " Danish


" Siap salah ndak, saya nunggu perintah ndan, tapi perintah gak datang, ehh taunya pada kemari" Arya


" Ahh... Gila, rumahmu gede banget, ahhh ini kamar apa lapangan futsal gedek banget" Danish


" Iya bener om, kita kayak lagi d drama koreanya bibi riza, ahhh nyata ternyata ada warbiasa om" Daffa


" Ijin ndan ini rumah papa saya, heyy boy.. Biasa aja nak, besok2 kita juga beli yg penting kerja yg rajin nak, ini punya orang, om aja numpang idup sementara, ini bukan kita banget nak, gak cocok hehe " Arya tersenyum


Arya senang bukan main untuk pertama kalinya temannya berkunjung, Arya langsung menghubungi pelayan untuk mengatar cemilan dan minuman. Arya ijin untuk mandi, tapi mereka ngikutin Arya masuk ke kamar mandi super mewah itu. Tim sudah melihat apa yg ada diruangan itu dan kagum, tak lama Arya keluar.



" Ehhh... Dekpar lo kok makin ganteng, minum apaan kok putih amat, perasaan gue yg ada darah china ama Jepang biasa aja" Danish


" Hahaha... Tau nih, selama bertapa jadi keliatan banget koko2nya bang, nahh karena abang nyinggung nie, jadi papaku itu keturunan Korea, china, Jawa dan mama Tionghoa tulen" Arya


Arya menjelaskan tentang silsilah keluarga dan kenapa bisa jadi Billioner begini. Tak lama pelayanan memberi tau Arya untuk menunggu di ruangan jamuan, papanya sudah dijalan. Pagi bengong dan norak yg mereka lakukan, Arya cuma ketawa.



Saat berbincang ria pintu besar itu dibuka, papa dan mama Arya datang karena Arya langsung menghampiri.




Benar2 keluarga visual mereka ini, Krisna dan helda menyambut semuanya dengan ramah membuat nyaman. Makan siang super mewah ini bertambah mewah dengan kehangatan pemiliknya. Krisna akan mensupport apapun yg dibutuhkan negara, sebatas kemampuan seorang Krisna Wijaya yg warga sipil. Danish tidak membuang kesempatan ini untuk melobi, agar tim tidak memiliki kendala. Arya senang papanya mau membantu, juga papanya secara pribadi menitipkan Arya pada danish. Artinya adalah


tolong bantu anak saya buat nikahi adekmu


Tapi bahasanya lebih dihaluskan dan secara kiasan alias basa basi. Gila part ini berasa berlebihan kayaknya aku terlalu mengumbar, betapa holkay keluarga Wijaya, hajar ajalahhΒ  haha....Next part


Tkn. 22 Desember 2020


Jangan lupa vot dan komen


Makasih banyak2 😘😘😘😘😘😘