
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Di hotel yg sudah didekorasi sedemikian cantik, telah tertata rapi dengan dekorasi yg cantik.
Perlu diketahui untuk resepsi pesta ada 2:
Akad nikah diadakan gedung Graha milik keluarga ruzain yaitu pukul 9 pagi, dilanjutkan dengan resepsi dengan diiringi prosesi pedang pora sampai pukul 3 siang. Resepsi ini dihadiri oleh orang-orang dikalangan militer dan kolega dhuha.
Resepsi kedua diadakan dihotel milik keluarga Wijaya, dengan konsep yg sudah melalui standar dan porsinya. Perbedaan disini adalah Arya hanya dikenal sebagai CEO saja tanpa ada, unsur militernya sedikitpun alias ditutup rapat2.
Ok.... Balik lagi Arya dengan tampannya diapit oleh kedua orang tuanya, menuju kursi yg sudah disediakan oleh panitia.
Setelan jas putih membalut tubuh kurang sopannya, yg buat mata cantik wanita langsung tertuju padanya. Arya duduk begitu gugup dikelilingi oleh penghulu. Arya mau tampil beda gak pakek peci, mamanya udah ngomel dan berakhir Arya yg mengalah. keluarga inti sudah datang dengan baju seragam khas melayu, acara kali ini mereka mengikuti adat sang kepala yaitu dhuha, rasya, rayhan, Kirana, dhanis, tania dan juga deretan cucu masuk dengan baju yg sama.
Dhuha duduk dihadapan calon mantunya dengan wajah datar, tapi dihati siapa yg tau. Sementara Arya udah senam jantung liat mertuanya, ditambah gugup kalau tiba2 gak hapal puisi indah dari surga itu. Sementara diruangan lain riza sudah duduk manis bersama para sahabatnya, jangan ditanya gimana gugupnya dia. Suara penghulu memberi tahu bahwa prosesi ijab kabul akan dilaksanakan.
" Assalamualaikum wr wb, baiklah para saksi sudah lengkap, mempelai pria dan wali mempelai wanita juga sudah hadir. Ada baiknya kita baca doa dahulu sebelum kita mulai " Penghulu
Semua yg hadir menundukkan kepala dan berdoa yg dipimpin oleh penghulu, setelah selesai Arya dan dhuha saling berjabat tangan. Dhuha sempat tersenyum sangat tipis, karena tangan Arya bergetar, berkeringat dan super dingin.
" Bismillahirrahmanirrahim saya nikahkan dan kawinkan anak kandung saya, Riza Azahra Ruzain Binti Dhuha Haidan Ruzain dengan Arya Ananda Wijaya Bin Krisna Wijaya, dengan mahar 50 gram emas, uang 78 juta dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" Dhuha lantang
Dhuha menyertakan genggaman tangan Arya dan disambut Arya dengan wajah tegang, tarikan nafasnya seolah menghirup seluruh udara dibumi ini membuat dhuha terkekeh sangat pelan.
"Bismillahirrahmanirrahim saya Terima nikahan dan kawinnya, *Riza Azahra Ruzain Binti Dhuha Haidan Ruza**in , dengan mahar 50 gram emas, uang 78 juta dan seperangkat alat sholat dibayar tunai*" Arya
"Bagaimana para saksi, sah" Penghulu
" Sah....." Saksi
Semua bernafas lega apalagi Arya adeh.... Bukan lagi, tapi ada satu lagi yg buat dia deg Deg-an yaitu dimana istrinya. Ya.... Sekarang riza adalah istrinya yg buat senyumnya tambah lebar. Sahabat kampretnya yg melihat itu hanya mampu mencibir dari kejauhan. Pintu terbuka lebar membuat semua orang, memandang kearah objek. Seorang gadis melayu yg begitu cantik, berjalan dengan begitu anggun dengan para dayang yg mengiringinya. Bayangin aja ini wajahnya dedek riza ya...
Arya berdiri dari duduknya menyambut istrinya tercinta, Arya tak hentinya memandang riza seolah riza adalah dunianya sekarang. Saras yg berada di sampingnya membawa nampan berisi cincin kawin, udah gatel mulutnya melihat adegan film laga itu.
" Ya.... Elahhh biasa aja kali liatnya, bisa bolong muka kakak iparku mas, ehh maluin aja ampek ngences gitu" Ledek Saras
Secara reflek Arya memegang kedua sudut bibirnya dan tatapan sinis dia hadiahkan untuk Saras, semua orang yg melihat langsung tertawa. Sepasang cincin terpasang di kedua tangan pengatin baru itu, riza langsung mencium tangan suaminya dengan hikmat. Arya mengelus kepala riza dengan membaca doa dalam hati, Arya menatap kedua mata riza lalu mencium kening istrinya. Arya dan riza sama-sama meneteskan air mata bahagia, yg tak bisa dia bendung lagi. Setelah acara akad nikah Arya dan riza langsung menuju ke ruang ganti, setelah acara foto2. Jadilah sekarang Arya dengan gagahnya berdiri, disamping riza yg sudah menebarkan senyum manisnya.
Bayangkan muka Arya yg pakek baret merah dikepalanya ya genkk.... Prosesi pedang pora menjadi tontonan yg langka, bagi keluarga Arya karena dirinya adalah satu-satunya yg menjadi tentara. Ohh yg datang di resepsi ini hanya keluarga Wijaya, keluarga besar chan mereka diminta untuk hadir nanti malam. Kedua mempelai duduk dipelaminan, acara foto2 pun dibuka, acara begitu meriah yg dihadiri oleh kalangan militer. Kemeriahan dan kehebohan terjadi membuat warna tersendiri, pasalnya ini adalah penutup bagi Keluarga dhuha. Seluruh tim diliburkan selama 5 hari, membuat mereka jadi senang dan gak tau diri ngobrak ngabrik acara itu. Tepat pukul 3 siang acara selesai, dan seluruh keluarga bertolak ke hotel yg telah ditentukan untuk beristirahat. Arya ohhhh.... Dia kesal dan bisa merasakan apa yg danish rasakan waktu nikah dulu, yg gak boleh satu kamar dengan istrinya.
" Gak usah lecek banget tu muka, biasa aja kayak di film2 horor gitu " Danish
" Udah sana bobok lo, tar malem lanjut lagi, tar capek lagi" Ikram mengerling jahil
" Iya istirahat sana, ganti baju kek" Danish
" Kok... Perasaanku tiba2 Kayak gak enak, bang kalian gak lagi-"Arya curiga
" Gak usah seujon gitu, abang gak sejahat kalian, udah kayak sahabat tiri aja, untung dedek Tita baik hati abangmu ini dimaafin " Danish
" Pantesan si delisya mirip ama si Katrin, orang waktu acara dia meluk elo bukan, nah pasti waktu proses produksi lo bayangin si uler keket" Rio
" Ehh... Kring lo kira anak gue apaan, produksi2 makin nikah bukan makin waras, ehh ini malah makin edan" Danish kesel
Maka terjadilah adu congor yg jatunya malah lebih kayak, nonton sitkom. Semua tertawa dan saling menimpali, tapi tidak buat Arya juga rayhan mereka cuma ketawa ngakak. Malam hari setelah magrib, acara resepsi dilanjutkan Arya sedang bersiap.
" Wes.... Gila, ganteng banget lo broo" Wira
" Lah... Dia mah bukan level kita, wir" Noah
" Mau dilihat dari sudut mana juga, tidak tergapai kawan " Brayen
" Apaan sihh" Arya
" Lah bener, tu baju satu setel harganya 1 tahun gaji kita, itu dasi anak TK harga 1 motor, bagaimana wahai remahan kerupuk warteg, lo jauh tak terlihat" Dimas
" Yaelah kejem amat perumpamaan yg lo sematkan buat diriku ini, wahai sahabat kampretku "wira misuh2
Sementara ditempat lain, para lady's lagi mengagumi sosok didepan mereka.
" Ya... Allah sumpah non, lo cantik banget" Jasmin
" Gila nemu laki modelan bang Arya dimana sih non, gue minta satu deh" Meli
" Bang Arya itu mahluk langka, coba deh... Diawal dari benci dulu ehh lama2 bucin hahaha... " Heny
" Ck.... Untung aku dah jadi bidadari, coba kalok belum ahhhh" Riza
Mereka bercanda tawa hingga panitia menyuruh mereka semua, untuk menuju tempat resepsi. Di pintu utama sudah ada gerombolan cowok kece, yg lagi berisik. Riza sungguh heran ada apa dengan abangnya satu itu, bukannya yg jadi pagar ayu itu para lajang.
" Eh..... Adek abang, cantik banget sih....diangkat gak bisa apa tu rok, jiwa OG jangan dikelurin, pakek nyapu segala" Ledek Danish
" Bang danish..... Bisa gak sehari aja gak nyebelin, lagian ngapain disini bukannya masuk sana" Riza kesel
" Gak janji sihhh, dengerin dek, abang itu cuma mastiin keamanan kamu, soalnya semalam ada kambing jantan yg ngitipin betinanya didepan rumah, tau tu kambing gak ada kesabaran heran" Sindiran danish
Arya dan sahabat baiknya langsung batuk berjamaah, semakin buat danis girang. Riza malah bingung sendiri, danish malah cuek dan buka pintu besar didepannya. Mereka yg belum siap udah kocar-kacir buat formasi, jangan lupakan sumpah serapah buat komandan jahilnya itu.
Mereka semua melongo liat pemandangan super mewah yg disuguhkan, jangan mereka si pengantin aja melongo. Pesta begitu meriah dan gelamor, dengan para kehadiran tamu undangan yg tidak sembarangan. Tim huru hara jangan ditanya udah pesta kuliner sepuasnya, bahkan panggung dikuasai oleh para senior dan juniornya yg super gila. Hal itu menjadi tontonan tersendiri, baju resmi tidak menghalangi kegilaan tim Mawar merah yg tetep penuh waspada. Arya begitu bahagia sampai dia, lupa diri dengan ikutan gila. Karyawan diperusahaan, kolega dan keluarga menatap takjub melihat Arya yg nyanyi dipanggung bahkan ikut menari. Next part....
Tkn. 29 april 2021
Jangan lupa vot dan komen selamat menjalankan ibadah puasa bagi yg menjalankannya, ahhh turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KRI Manggala 402 purna sudah tugasmu moster laut, selamat jalan prajurit terbaik bangsa, terimakasih sudah mengabdikan diri menjaga samudera untuk kami selamanya.
" Tabah sampai akhir On Eternal Patrol"🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀