VINCENZO

VINCENZO
BAB 14



Hana hanya mengikuti tugas dari bosnya itu padahal dalam hati dia bertanya tanya mau kemana.


seingatnya tidak ada jadwal lain di dalam schedule bosnya ini


" kira kira tuan bawa aku kemana yaa? masa si mau ajak jalan jalan kan gamungkin, apa aku tanya aja ya, ah sudah lah dari pada aku terus penasaran mending aku tanya saja "


" emm.. tuan kita mau kemana ya seingat saya tidak ada jadwal lain hari ini "


akhirnya hana meloloskan pertanyaan yang dari tadi mengganggunya dia pun merasa lega.


tadinya hana berpikir bahwa sang bos tidak akan menjawabnya karna sudah lumayan lama hana bertanya tapi tidak kunjung ada jawaban


" membeli bajumu "


degg...


hana kaget sangat kaget dengan jawaban sang bos


" apa?.... em maaf tuan apa maksud tuan apa ada yang salah dengan pakaian yang saya pakai? "


" tidak ada tapi besok saya akan menghadiri acara pernikahan salah satu klien dekat saya dan saya tidak mau pendamping saya datang dengan pakaian kantor "


jelas vincen dengan sejelas jelasnya


" tuan ini kenapa ya kadang dingin kadang sedikit perhatian kadang juga sangat ketus, huh lagian salah dia sendiri tidak memberi tahu dari awal "


hana hanya mampu mengumpat di dalam hatinya saja


karena jika mengucapkan secara langsung di depan tuan kulkasnya ini pasti akan berbeda lagi urusannya.


bisa bisa dia langsung di tendang dari pekerjaannya


" hiks malang sekali nasibmu naa udah di tinggal orang tua sekarang bekerja dengan orang seperti ini harus banyak bersabar pokonya "


hana tak bergeming sedikit pun namun di dalam benak nya tergesit ide jahil


hana mengambil ponsel miliknya dan menekan kontak bernama presdir vin


diubahlah nama yang tadinya presdir vin menjadi tuan kulkas


" hehe salah sendiri saya juga butuh hiburan bos hehe "


hana hanya cengengesan pelan di samping vincen


vincen hanya melirik sekilas lalu fokus lagi pada jalan raya


" dasar wanita aneh "


vincen hanya terheran dengan tingkah laku hana yang baru beberapa hari saja bersamanya sudah mampu menarik perhatiannya


-


-


-


mobil melaju menembus indahnya kota moskwa kota terbesar yang ada di Rusia.


sampailah mereka berdua di tempat rancangan designer terkenal yang tidak sembarangan orang bisa masuk kesana


Designer Sasha namanya, vincen dan Sasha saling mengenal oleh karena itu saat vincen menelpon untuk memesan dress Sasha langsung menyetujuinya tanpa syarat


" hallo vin how are you? "


" saya baik bagaimana denganmu sha? "


hana menyaksikan kedua sahabat lama itu berpelukan sebenarnya dia merasa canggung tapi tetap di tahan agar tidak mendapatkan masalah.


" kamu bilang ingin mencari gaun untuk siapa apakah kamu sudah punya calon " ucap Sasha sambil melirik ke arah hana dengan senyuman.


hana sadar apa yang sedang terjadi dengan segera dia menyangkal apa yang tadi di katakan Sasha


" anda salah nona, perkenalkan saya hana sekretaris tuan vin "


" oh, aku kira kau sudah punya calon hampir saja aku menangis karena orang seperti kamu ternyata laku juga ya haha "


ejek Sasha namun seperti biasa vincen hanya diam tidak bersuara


Sasha mengerti bahwa sudah tidak ada lagi topik pembicaraan untuk dirinya dan vincen


akhirnya Sasha membawa hana untuk mencoba beberapa pakaian terbaiknya


pilihan kesatu dan kedua biasa saja menurut vincen lalu saat mencoba gaun ke tiga



vincen terpaku matanya melihat hana namun hatinya terasa berhenti berdetak


" degg... dia terlihat cantik "


mulut bisa berbohong tapi hati tidak akan pernah bisa


mungkin kata kata itu sangat tepat untuk vincenzo saat ini....


saranghae❤