VINCENZO

VINCENZO
BAB 13



Lama penerbangan membuat waktu terasa singkat tidak terasa hari sudah mulai gelap.


hana sudah menyiapkan segala keperluan mereka selama berada di negri orang itu.


hana memilih hotel bintang lima yang paling terkenal di Rusia untuk menjadi tempat mereka beristirahat selama dua hari


hana memesan kamar VIP untuk sang bos dan dia menginap di kamar sebelah vincen agar lebih memudahkan mereka bekerja sama


" ini kunci tuan " hana menyerahkan card untuk membuka pintu hotel kepada sang bos yang sudah terlihat cukup lelah


" hm "


menerima card dan langsung masuk begitu saja meninggalkan hana di luar begitu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun.


" okee selamat istirahat hana "


jika kalian berpikir vincenzo yang mengatakannya kalian salah besar yaa


itu hanya hana dengan kebiasaannya kepada dirinya sendiri


hana masuk kedalam kamar miliknya sendiri dan langsung merebahkan diri di kasur yang sangat empuk


" waah baru pertama kali aku ke Rusia ternyata perjalanan bisnis tidak selalu membosankan "


ungkapan hana, kali ini dia pertama kali pergi ke Rusia dan tampak takjub saat melihat gedung gedung tua di negara ini


baginya suasananya hampir sama saat dia kuliah di London dulu


hana sangat merindukan suasana seperti ini tenang dan sangat hangat


-


-


-


pagi hari datang menyambut negara dingin tersebut


hana tentu saja sudah siap dengan stelan ala kantornya


kali ini dia memakai dress putih yang senada dengan bosnya


karna hana sudah di beri tahu bahwa klien ini sangat pemilih dan setiap orang yang bertemu dengannya dengan pakaian putih akan menambah nilai plus



sangat anggun bukan tubuhnya yang tak kalah dari model terkenal dan senyumannya yang tidak akan di temukan pada orang lain


-


-


begitu pula vincen yang sudah rapi dengan stelan tuxedo putih di padukan dengan celana coklat tua



hana keluar dari kamarnya lengkap dengan tablet dan dokumen yang akan menjadi tujuan utama kepergiannya kali ini.


hana menunggu di luar pintu bertuliskan nomor 511 yang di huni sang bos dengan sabar sampai sang bos keluar dari dalam kamar.


degg


saat vincen keluar hal pertama yang dia lihat adalah wanita berpakaian putih dengan senyuman yang menyambutnya.


hati vincen terasa berdebar sungguh aneh baginya hanya kali ini dia baru merasakan perasaan yang seperti ini.


" apakah aku sakit? kenapa dengan dadaku? sepertinya aku harus menemui dokter saat pulang nanti "


[ udah sii ngaku aja kalo udah punya racaa tuan kulkas xixi ]


" tuan...tuan... apa tuan baik baik saja? "


tanya hana pada vincen yang hanya melamun melihatnya


" tidak saya baik baik saja. sudah kamu siapkan dokumennya? saya tidak mau ada kesalahan "


" tuan tenang saja saya bahkan tidak tidur satu hari untuk melihat dan menghafalkan dokumen ini "


jawaban hana sangat percaya diri sehingga membuat vincen tanpa sadar tersenyum kecil


bahkan hana saja tidak akan menyadarinya


mereka berdua turun bersama berjalan ke restoran yang sudah hana pesan untuk pertemuan kali ini


Restoran itu adalah restoran hotel dengan koki terbaik yang mereka punya


akhirnya tuan Joseph seseorang yang di tunggu tunggu dari tadi datang juga


" selamat datang "


ucap vincen mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan orang di depannya.


kali ini vincen mencoba ramah karena tuan Joseph adalah orang yang berpengaruh di Korea


jika saja kerja sama ini bisa terjalin mungkin tidak ada lagi yang berani melawannya di dunia bisnis


sempat fokus pada obrolan namun hana merasa sedikit teralihkan


hana merasa dari tadi ada yang melihat kearah dirinya saat ini.


namun mungkin itu hanya perasaan hana saja diapun kembali mendengarkan percakapan dan sesekali menjawab jika ada yang bertanya


makanan yang mereka pesan baru saja di sajikan oleh sang koki langsung di hadapan mereka


makan siang selesai pembicaranya pun selesai


" Thank you, Mr. Vincenzo, I hope this collaboration will be mutually beneficial "


translate...


" terimakasih tuan vincenzo semoa kerjasama ini akan saling menguntungkan "


" surely so far nothing has ever failed in my hands "


translate...


" pasti.... sejauh ini tidak ada yang pernah gagal di tangan saya "


percakapan kedua orang ini berakhir dengan sempurna dan ternyata hanya membutuhkan satu hari saja.


tapi kenapa bosnya berkata dua hari?


itulah pertanyaan hana saat ini.


selesai dengan pertemuan mereka mengantar kepergian tuan Joseph dengan ramah


kemudian vincen menyuruh hana untuk mengikutinya


kemana mereka akan pergi????......


saranghae❤