Ustadz Fauzan

Ustadz Fauzan
MENYATAKAN CINTA



"nis,,"panggil nya


"i iyah tadz"jawab ku


"aku mau jujur sama kamu nisa,kalo aku suka kamu .kamu mau kan jadi pacar aku?"tanya beliau yang saat itu membuat aku terkejut.


"nis,,,kenapa kamu diam?jawab pertanyaan aku,apa kamu udah ada yang punya yah? setahu aku enggak pernah ada kabar kamu pacaran dengan santri."


"nisa belum pernah pacaran tadz" jawab ku polos


"lalu maukan kamu jadi pacar aku nis?"tanya nya kembali


tidak dapat di pungkiri kalo aku juga menyimpan hati untuk nya.. aku suka dia dari dulu .akhirnya aku menjawab


" i iya nisa mau"jawab ku malu


"makasih ya nisa" ucapnya sembari menarik tangan ku dan mengecup nya.


"tapi gimana kalau kita ketahuan pacaran tadz? anisa takut kena hukuman tadz,"


"tenang nis ..insya alloh aku melindungi kamu,aku juga secepat nya bicara kepada orang tua kamu,untuk merestui hubungan kita ini"ujarnya meyakinkan ku


"i iya tadz,lalu bagaimana dengan pengurus?"


"secepatnya aku bilang ke pak kyai nis,supaya tidak di anggap melanggar"


"i iyah mas"


kami pun ngobrol banyak,tentang sekolah tentang asrama,orang tua


tak terasa waktu pun begitu cepat ,karena kae asyikan ngobrol adzan duhur pun berkumandang.


"ayok sholat nis,mau di cafe atau mau cari masjid ajah"


"nyari masjid ajah tadz"


"boleh enggak aku minta sesuatu dari kamu"


"apa itu?"tanya ku penasaran


"jangan panggil aku ustadz ya kalo kita di luar"


"e h lalu?


"panggil aku mas ya nisa,lebih mesra lebih akrab sayang"


"b baik tadz eh mas"


setelah beberapa saat kami sampai di mushola di tengah-tengah pemukiman.


aku pun mengambil air wudhu di tempat wudhu wanita,sedangkan dia mengambil air wudhu di tempat laki-laki.selesai wudhu aku pun mencari mushola dan menunggu beliau.


"siap jadi makmum ku kan sayang"


aku pun mengangguk.beliau pun berdiri di depan ku..sebahagia ini yang aku rasakan.di imamin orang yang aku suka dari dulu.


setelah selesai sholat dia pun menjawab tangan ku kemudian mencium nya...


"bismillah semoga alloh meridhoi"


"aamiin ya robbal alamin"


tiba-tiba beliau mendekatkan wajah nya dan mencium kening ku. tidak bisa di gambarkan perasaan ku saat ini.


"YA ALLOH apakah ini mimpi"kata ku dalam hati sembari mencubit tangan ku


"aaaauuu"teriak ku


"kamu kenapa nisa?"tanya nya cemas


"eng nggak kenapa-kenapa tadz eh mas"


"kamu sakit?"sembari meletakan tanggan nya di jidat ku


"ti ti dak tadz eh mas"jawab ku masih gugup.


"boleh mas peluk kamu sayang?"


aku pun mengangguk.dan dia pun memeluk tubuh ku dengan erat sembari berbisik


"aku sayang kamu"di telinga ku


begitu lama beliau memeluku begitu nyaman tubuh nya..aku pun tidak ingin lepas dari pelukan itu..


"YA ALLOH kalau dia jodoh ku,jaga dia untuk ku,jangan biarkan dia diambil orang lain"doa ku dalam hati di barengi jatuhnya air mata ku yang menetes di baju nya.


"kamu nangis nis?"tanya nya sembari mengusap air mata di wajah ku


"nisa bahagia,bisa sedekat ini dengan antum,apakah ini mimpi ?"


"mas juga bahagia sayang"dia pun memeluk ku kembali dan mengusap-usap kepala ku