
pandangan pertama
"kamu suda hafalan anisa?"tiba-tiba suara itu mengejutkan ku
"be belum tadz"jawab ku gugup
"ya sudah kamu maju,dan hafalan"
"b baik tadz" aku pun menuruti perintah nya.dan menyetor semua hafalan ku hari ini.ustadz fauzan pun memandang ku terus-terusan.yang membuat aku gerogi di buat nya
setelah selesai menyetor hafalan aku pun menuju meja ku sendiri..dan iseng-iseng membuka kitab untuk melihat tanda tangan nya.
aku menemukan secarik kertas di dalam kitab ku ini
"kertas apaan ini"tanya ku dalam hati
aku pun membuka kertas itu dan membaca tulisan itu.
"surat?"tanya ku lagi sembari mengerutkan jidat
Asslamu'alaikum anisa..bisa tidak nanti ke kantor saya waktu istirahat.ada yang mau saya omongin ***dengan kamu.saya tunggu
ustdaz fauzan***
aku pun terkejut setelah membaca surat itu.. lalu aku menengok untuk melihat ustadz fauzan.. beliau pun tersenyum manis kepada ku.
"apa aku mimpi ya alloh?seorang ustadz fauzan idola semua wanita di pesantren ini mengirim ku surat?"kata ku dalam hati..
ada sedikit rasa bahagia ada pula rasa sedikit curiga.akhirnya aku pun melipat surat itu dan memasukan nya ke dalam kantong baju ku.
sementara ustadz fauzan menjelaskan pelajaran hari ini .namun konsentrasi ku terganggu oleh surat beliau
bel istirahat pun berbunyi..aku pun mengikuti perintah beliau untuk datang ke kantor nya..
"assalamu'alaikum tadz"
"wa'alaikumsalam,duduk anisa"
aku pun duduk di depan beliau dengan perasaan yang tidak bisa di artikan.
"jangan takut,saya panggil kamu kesni karna ada yang mau saya omongin ke kamu"
aku hanya terdiam dan menunduk sembari memainkan jari-jari ku
"mau keman na tadz"jawab ku terbata-bata.
"liat besok aja yah,nanti urusan izin .saya yang akan izin ke pengurus.kamu tinggal berangkat bareng saya"
"b baik tadz"jawab ku lirih "kalau begitu saya pamit tadz"
"iyah belajar yang rajin yah nisa"
iyah tadz terimakasih,assalamu'alaikum tadz"
"wa'alaikumslam"
aku pun meninggal kan kantor dan kembali ke kelas ku kembali.
hari ini aku mengikuti pelajaran seperti biasanya.. setiap berpapasan dengan ustadz fauzan hatiku berdetak kencang
"ya alloh rasa apa ini"tanya ku dalam hati
bel pulang pun telah berbunyi. semua santri pulang ke asrama untuk membersihkan diri untuk beriap-siap melaksanakan sholat ashar berjamaah di masjid.
"nisa tadi kamu di panggil ustadz fauzan suruh ngapain?"tanya nada penasaran
"tadi orang tua ku telfon lewat ustadz fauzan dan menyuruhku untuk menemui mereka besok di kota" jawab ku berbohong
"memang ada apa nis? orang tua kamu baik-baik aja kan?"
"gak ada apa-apa kok..mungkin mereka kangen sama anak nya ini"jawab ku sembari tersenyum
"maaf ya da..kali ini aku berbohong kepada mu,demi menjaga "ucap ku dalam hati
nada adalah teman dekat ku.walaupun dia pribumi tapi dia selalu mengikuti kegiatan kegiatan di pesantren tanpa terkecuali.
semua santri menuju masjid untuk menjalan kan sholat ashar berjamaah..
"ayok nis nanti telat ."ajak nada
"iya ini udah siap,"
di pesantren ku yang melanggar aturan pasti terkena hukuman..walaupun telat 1 menit telat ke masjid.
...----------------...