Top Martial Arts

Top Martial Arts
Perjalanan Grup Dagang Elang Putih Ke Kota Fuzhou



"Hah? Apa? Grup dagang Elang Putih?" Chen Fan terkejut.


"Iya grup dagang Elang Putih ingin memintamu bekerja untuknya. Kondisinya juga bagus." Jawab Chen Wei.


"Ayah memintaku untuk bekerja di grup dagang Elang Putih kenapa? Aku sudah membantu ayah di penginapan dengan sangat baik." Tanya Chen Fan.


Chen Wei menggertakkan giginya, "Aku tahu-aku tahu, tapi kamu tidak bisa bekerja disini selamanya. Mendengar pelanggan-pelanggan iyu yang menghinamu seperti kemarin membuatku sangat kesakitan."


"Ah... itu... itu karena mereka begitu kejam." Chen Fan merasa sedikit tidak enak hati.


Chen Wei memegang kedua tangan Chen Fan, dia mencoba mayakinkannya, "Kau harus dapat membuktikan kepada ayah dan ibumu kalau kamu telah menjadi pria terhormat."


Sesaat Chen Fan merenung, dia selamanya tidak ingin menjadi beban kedua orang tuanya. Dia sadar kalau dia harus menjadi pria bertanggung jawab, menjelajah dunia luar yang luas lebih baik ketimbang tetap berada dikolam indah sepanjang waktu.


Chen Fan akhirnya memantapkan dirinya, "Aku mengerti ayah, aku akan pergi ke grup dagang Elang Putih. Aku akan menjadi anak yang ayah dan ibu banggakan."


Memegang pundak Chen Fan, Chen Wei merasa bangga kepada anaknya, "Bagus, kamu benar-benar anak yang berbakti. Saat kamu bekerja di grup dagang Elang Putih kamu akan mendapatkan banyak pengalaman."


Setelah itu Chen Fan pergi ke tempat grup dagang Elang Putih berada.


Grup dagang elang putih adalah kelompok yang memperjualbelikan barang, mereka juga mempunyai pelanggan dari clan-clan yang mempunyai pengaruh di kota, dan saat ini mereka kekurangan pekerja seperti prajurit dan pembawa barang.


"Jadi kau ingin menjadi seorang prajurit?" Tanya pria tua yang bernama Li Baisa, dia merupakan penanggung jawab para pekerja, "Hmm..." Memandang Chen Fan dari bawah ke atas dia merasa tidak yakin, 'Apa yang bisa kau lakukan dengan tubuh lemahmu?"


"Apa yang bisa dilakukan olehku?"


Chen Fan mengerutkan kening, lalu sebuah ide muncul di dalam otaknya, dia langsung mengangkat Li Baisa beserta kursi yang Li Baisa duduki, "Apa ini cukup bukti untukmu?"


Seketika Li Baisa terkejut, dia tidak menyangka jika Chen Fan dapat mengangkat dirinya dan kursi yang ia duduki dengan satu tangan, "Woah! Kau sangat kuat, untuk orang yang tampak kurus! Aku mengerti, aku mengerti! Sekarang cepat turunkan aku, cepat!


Menurunkan Li Baisa, Chen Fan lalu bertanya, "Bagaimana?"


"Baiklah kau lolos." Jawab Li Baisa, dia masih berpikir-pikir bagaimana bocah lemah seperti dapat mengangkat dirinya dengan sangat mudah?


"Aku lulus, hehe. Itu sangat mudah."


Sore hari dihalaman mansion grup dagang Elang Putih.


"Baik! Semua orang yang baru bergabung berkumpul di sini. Besok kita akan berangkat ke kota Fuzhou, jadi pastikan semua orang untuk bersiap."


Dihalaman tampak ramai karena sekitar lima puluh orang berkumpul dini.


"Dijadwalkan berangkat besok? Jika aku telat sesaat, aku pasti tidak akan bisa melamar." Ucap Chen Fan.


Lalu pria tua di samping Chen Fan berkata, "Apa namamu Chen Fan? Ini adalah jalan yang panjang menuju Fuzhou, jadi ikuti terus!"


Chen Fan mengacungkan jempolnya dan berkata, "Oke."


Sesaat kemudian Chen Fan melihat Li Yi berjalan dan di ikuti Jian Yan dibelakangnya, "Nona Li Yi bersama dengan Jian Yan, aku sudah lama tidak melihat wajah Jian Yan."


"Ouh, Jian Yan saat berumur 10 tahun ia berlatih di sekte Ouyang, wajar jika kamu tidak pernah melihatnya. Dan sekarang dia di sewa grup pedagang Elang Putih untuk menemani mereka menuju Fuzhou" Ucap pria tua itu.


Pria tua itu berbicara sambil mengelus-elus janggut pendeknya, "Tapi aku ingin tahu, apa yang ditakuti wanita itu sampai meminta anggota Sekte Ouyang untuk menemaninya. Sepertinya ada sesuatu yang mencurigakan, sangat mencurigakan."


Apa jalan menuju Fuzhou berbahaya? Chen Fan tidak terlalu memikirkannya, setelah selesai. Ia pulang ke rumah.


"Apa maksudmu pergi ke Fuzhou menjadi prajurit grup dagang Elang Putih?" Di kamar Luo Yifei sontak kaget karena anaknya tiba-tiba Chen Fan akan pergi ke Fuzhou sebagai prajurit, "Chen Fan, bukankah itu berbahaya? Bukankah lebih baik mulai bekerja disana setelah mereka kembali dari Fuzhou?"


"Tidak ibu, mereka bilang akan membayar lebih jika kita menemani mereka pergi ke Fuzhou." Ucap Chen Fan mencoba meyakinkan.


"Walaupun begitu aku khawatir." Jawab Luo Yifei.


"Ah, jangan khawatir ibu. Begitu kita berada di Fuzhou banyak faksi yang akan berkumpul disana, bahkan Sekte Beiyang juga ada, sepertinya aku akan bertemu Mei Yin dan Mingmei!" Ucap Chen Fan bersemangat


Luo Yifei menghela nafas, dia tidak dapat menghentikan keinginan anaknya, "Kemudian berjanjilah padaku satu hal Fan, berjanjilah padaku kamu tidak akan bertarung karena hal-hal kecil seperti ayahmu dan kedua adikmu. Keduanya membuatku sangat cemas."


Chen Fan tertawa, 'Haha, oke ibu! Aku akan menahan diri, jadi hentikan kekhawatiran ibu dan tunggu aku kembali."


"Baik... terimaksih." Jawab Luo Yifei dengan tersenyum.


"Aku akan segera kembali dan jaga diri kalian baik-baik."


Di pagi hari, grup dagang Elang Putih berangkat ke Fuzhou. Rombongan mereka terdiri dari hampir 250 orang.


Jumlahnya sangat banyak, dan semua orang pasti tidak akan percaya jika ini adalah grup dagang yang berpusat di desa.


Ini adalah perubah terakhir grup dagang ini untuk mengambil kesempatan pada takdir dan memperluas jangkauan dagang mereka.


"Dengarkan! Kita akan mendirikan kemah disini untuk malam ini!"


Karena langit telah gelap, grup pedagang Elang Putih memutuskan untuk beristirahat.


Ki Wukan menghampiri Chen Fan dan berkata, "Chen Fan, ambilkam air dengan dua ember ini danau."


"Baiklah."


Karena banyak berekeringat Chen Fan melepas bajunya dan bergegas membawa dua ember besar untuk mengambil air di danau.


Di tenda milik Li Yi.


"Aku merasa lebih percaya diri, karena sekarang kamu menemani kami ke Fuzhou, Jian Yan."


"Merupakan suatu kehormatan untuk dapat memiliki hak istimewa untuk menemani kalian sejak awal."


"Kamu sangat rendah hati untuk seorang yang berasal dari Sekte Ouyang."


"Kami dengan sangat rendah hati memintamu untuk menjagai kami."


"Hmm... aku tidak rendah hati seperti itu, tapi percayalah padaku aku akan menjaga grup dagang Elang Putih ini."


Dua bawahan wanita Li Yi memuji Jian Yan, tentu saja Jian Yan merasa senang dan bangga, terlepas dari itu semua. Jian Yan menerima permintaan mereka karena grup dagang Elang Putih akan memberikan bayaran kepadanya dengan jumlah yang begitu besar, ditambah dia juga mendapatkan akomodasi mewah selama ia menemani grup dagang Elang Putih pergi. Lagi pula dia senang menemani wanita cantik seperti Li Yi karena dia malas untuk kembali ke sekte yang hanya ada pria tua disekitarnya.