
"kenapa emang? Kn jeje nanya doang, masa gx boleh"ucp ajeng dengan bibir yg sedikit di majukan.
Mereka semua langsung mengelus dadanya masing².
Sabar itu yg harus mereka lakukan sekarang.
Tiba² ada berita pengumuman.
guru²memberi tahukan kalau mereka sedang mengadakan rapat dadakan.
Yg membuat semua siswa di tidak belajar dulu
"ehh iya dino di kelas mana? "tanya nayya.
Dino tersenyum ke arahnya.
"sekelas sama kalian kok"ucp dino.
Mereka hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
"ehh, gw ke toilet yak"pamit nayya.
"gw temenin yak"ucp parsya
"gx ush masa ke toilet doang di temenin"ucp nayya lalu ia langsung meninggalkan para sahabat ²nya.
Sesampainya di dalam toilet ia hanya membasuh mukanya agar terlihat lebih segar.
Tiba² seseorang datang mendekatinya.
Dia adalah chilla.
"gimana permainan yg gw susun? Berhasil kn? "ucp chilla dengan senyuman bangganya.
"bagus banget. Lo udh ngerebut sahabat² gw, pacar gw, bahkan abang gw "ucp nayya sambil tersenyum sinis.
"ett, tapi ada satu hadiah lagi yg akan luh terima nanti"ucp chilla dengan senyuman liciknya.
"gw gx peduli "ucp nayya lalu ia bernjak untuk keluar dari toilet tetapi lengannya langsung di cengkram dengan kuat oleh chilla.
"lepas tangan gw!! "ucp nayya.
"ohh kenapa sakit yak? Gpp lkh yak gw lecetin tangan luh yg gx pernah luka ini"ucp chilla.
Nayya tertawa sinis.
Ini tidak sakit sama sekali baginya.
Ini hanya sebuah cengkraman saja bukan tusukan atau pun tembakan yg sering ia rasakan.
Engga seberapa di bandingkan semua itu.
Nayya langsung memutar tangan chilla kuat sampai membuat chilla meringis kesakitan.
"LUH APA² SIH NAYY!!! GX GITU JUGA KLO LUH BENCI SAMA CHILLA"bentak diva
"GW TAUK LUH KUAT BANGET, JAGO BANGET BELA DIRI, TAPI GX LUH LAKUIN JUGA SAMA ORANG YG GX SALAH APA² SMA LUH nayya"bentak salma dengan nada yg lebih tinggi sambil mencengkram lengan nayya.
Nayya berdiri lalu tersenyum sinis.
"kalian berdua tauk kn? Gw gx akan mulai kalau orang itu gx mulai duluan"ucp nayya dengan tatapan dinginnya.
"CHILA GX SALAH APA² SAMA LUH NAYYA!!"bentak calista.
"BAHKAN DIA NGEBELA LUH DI DEPAN KITA SEMUA!! "bentak tiara.
Lalu tiba² putra datang dan langsung menarik lengan nayya menuju lapangan sekolah yg sedang sangat ramai.
Nayya hanya menatap wajah putra saja yg sedang menampilkan wajah marah nya.
Sesampainya di lapangan putra langsung melepaskan pegangan tangannya.
"MAKSUD LU APA KASARIN CHILLA TADI NAYYA?? DIA GX SALAH APA² !!KENAPA LU KASARIN? "bentak putra yg membuat para siswa langsung menatapnya.
Nayya tertawa sinis.
Lagi² mereka membela chilla.
"aku gx akan mulai duluan kalau dia gx cari masalah duluan putra"ucp nayya dengan menekankan setiap kata² yg dia ucapkan.
"DIA CARI MASALAH APA SAMA LO? YG ADA LO YG CARI MASALAH NAYYA!!!"bentak putra dengan emosinya .
Salma, diva, calista, tiara, chilla, alex,kenneth,dan ryan berjalan mendekati putra dan nayya yg sudah menjadi tontonan para siswa.
Chilla langsung menahan lengan putra.
"udh putra, gx ush kaya gitu juga. Nayya malu nanti ,kasihan dia"ucp chilla.
Putra menatap chilla.
"dia gx pantes di kasihani chilla!!dia udh kasar sama lo"ucp putra dengan tegas.
Tidak terasa sebutir air mata jatuh di pipi nayya.
Dia sudah tidak kuat lagi, di tambah kepalanya yg sudah sangan pusing ,pandangannya pun mulai kabur,tetapi ia berusaha menahannya sekuat mungkin.
Ia harus kuat.
"gx ush sok²an nangis deh lo"ucp calista.
.
Jangan lupa tanggapanya
.